Tips Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Mudik sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia di bulan Ramadan. Anda tentu perlu mempersiapkan segala sesuatunya sematang mungkin agar perjalanan jauh saat puasa Anda tetap nyaman dan lancar, terlebih jika harus membawa bayi atau anak kecil. Yuk, simak tips mudik dengan anak yang nyaman dan aman berikut ini.

Aman dan nyaman mudik dengan anak dengan tips jitu ini

Bayi dan anak kecil mudah rewel tiap kali merasa bosan atau tidak nyaman, terutama di perjalanan panjang yang memaksa mereka untuk duduk diam di mobil berjam-jam. Bukannya tiba di tujuan dengan senyum sumringah, Anda malah keburu stres dan kecapekan.

Namun, jangan cemas dulu. Tips aman dan nyaman untuk mudik dengan anak di bawah ini bisa membantu Anda sekeluarga.

1. Periksa kondisi kendaraan dengan baik

bawa kendaraan sendiri

Sebelum berangkat, bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk pastikan kondisi fisik dan mesin mobil dalam keadaan sempurna. Kondisi kendaraan yang baik menjamin keselamatan Anda dan keluarga.

Selain itu, kondisi mobil yang baik tentu juga membuat perjalanan Anda terasa nyaman, tak terkecuali untuk si kecil. Servis ke bengkel sebeum mudik membantu Anda mencegah segala kemungkinan terburuk selama di perjalanan nanti, seperti ban bocor atau mogok.

2. Pilih waktu mudik yang tepat

tips perjalanan

Pilih waktu berangkat mudik saat si kecil biasanya istirahat, contohnya saat jam tidur siang anak. Selain mencegah anak rewel, berkendara di siang hari juga lebih aman karena membuat Anda yang nyetir bisa lebih fokus dan waspada untuk membaca situasi-kondisi jalanan ketimbang mudik di malam hari.

Bila tidak hati-hati, nyetir saat ngantuk justru akan membahayakan Anda dan keluarga.

3. Siapkan makanan dan keperluan anak

Menentukan Jumlah Kalori Makanan Bayi Setiap Hari

Beberapa hari sebelum mudik, pastikan Anda sudah melengkapi segala perlengkapan bayi yang wajib dibawa saat bepergian — mulai dari peralatan mandi, selimut, popok, baju ganti, mainan, hingga obat-obatan.

Masukkan semua ke dalam tas yang mudah dibawa, dan taruh di tempat yang mudah Anda jangkau saat di mobil (jangan ditaruh di bagasi). Bila perlu, bawa car seat atau kursi mobil khusus anak agar si kecil lebih nyaman berada di mobil. Lengkapi dengan bantal dan selimut hangat agar si kecil semakin nyaman saat mudik bersama Anda.

Bila Anda mudik dengan pesawat, taruh tas bayi di atas kabin kursi Anda agar lebih mudah diambil bila dibutuhkan.

Jangan lupa juga bawa banyak camilan yang praktis tapi tetap sehat, seperti buah, sereal, atau biskuit kesukaan anak. Dampingi dengan susu dan air putih untuk mencegah dehidrasi pada anak selama di perjalanan.

4. Bawa mainan favorit anak

memilih mainan anak

Mainan ampuh untuk menenangkan anak yang sedang rewel ketika bosan terjebak dalam kendaraan selama berjam-jam. Maka, jangan lupakan “senjata” yang satu ini jika camilan saja tidak cukup untuk mengalihkan pikirannya. Semakin lama si kecil sibuk dengan mainannya, semakin kecil pula risiko anak rewel selama di perjalanan.

Tapi ingat, lama kelamaan si kecil juga bisa merasa bosan dan ingin kegiatan lain yang lebih menarik. Untuk menyiasatinya, putarkan musik kesukaan anak dan ajaklah ia bernyanyi bersama Anda untuk mengalihkan perhatiannya. Anda juga bisa menyetel video edukasi untuk membuatnya tertarik dan belajar bersama Anda.

5. Jangan panik saat si kecil rewel

menghadapi anak rewel

Kunci terpenting agar mudik dengan anak terasa nyaman adalah jangan gampang panik. Memang sih, anak yang rewel bikin ortu mudah terpancing emosi, tapi ketimbang membuang-buang energi dengan emosi, ada baiknya segera tenangkan diri Anda.

Cari tahu apa, sih, kemauan dan kebutuhan si kecil hingga ia bisa rewel dan menangis. Bila anak rewel karena merasa lapar, segera berikan makanan kesukaannya dan pastikan si kecil makan sampai kenyang. Sementara bila anak rewel karena mengantuk, bantu si kecil agar bisa tidur dengan nyaman.

Kalau si kecil merasa bosan, hadirkan suasana baru dengan mengajaknya bermain secara interaktif. Contohnya menghitung jumlah pohon di jalan atau bernyanyi bersama. Ini akan membantu mengalihkan perhatian si kecil sehingga perjalanan mudik Anda jadi lebih tenang.

6. Istirahatkan tubuh dengan menepi di tempat yang aman

bahaya nyetir saat mengantuk; risiko ngantuk sambil nyetir

Bila si kecil terus bosan dan menangis meski sudah dihibur dengan berbagai cara, ada baiknya segera pinggirkan kendaraan Anda di pom bensin, tempat makan, atau rest area tol terdekat. Tenangkan anak sejenak sembari mengistirahatkan tubuh Anda setelah duduk berjam-jam di mobil.

Tak perlu terburu-buru sampai ke tujuan bila memang tidak memungkinkan. Meneruskan perjalanan dalam kondisi yang tidak nyaman justru dapat meningkatkan risiko berbahaya selama di perjalanan.

Bila perlu, istirahatkan diri Anda dan keluarga di penginapan terdekat untuk memulihkan kembali energi yang telah terkuras habis di perjalanan. Begitu si kecil kembali tenang dan stabil, barulah Anda bisa melanjutkan perjalanan hingga sampai ke tujuan.

Selamat bermudik ria bersama anak dan keluarga, ya!

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca