Di hari-hari awal puasa, Anda mungkin masih punya segudang ide untuk menu makan sahur dan buka puasa. Seiring berjalannya Ramadan, barulah Anda bingung mau buat masakan apa lagi. Meski bingung, jangan langsung berserah diri pada “pertolongan” resto cepat saji. Contek saja beberapa inspirasi menu buka puasa dan sahur untuk seminggu ke depan ini.

Meski waktu makan jadi cuma 2 kali sehari, menunya tetap tak boleh sembarangan

Waktu makan yang hanya ada dua, pagi buta dan sore menjelang malam, bisa membantu Anda mengendalikan nafsu makan dan berat badan. Namun, ini semua tentunya tergantung pada seberapa sehat menu buka puasa dan sahur Anda setiap hari. Asupan makanan yang tepat juga dapat membantu menjaga kesehatan Anda selama bulan puasa.

Jika tidak hati-hati, makanan yang Anda konsumsi saat berbuka puasa dan sahur bisa justru bisa menyebabkan berat badan Anda melonjak drastis. Ingat, dua hal yang harus Anda perhatikan adalah disiplin dan kontrol diri. Apabila dua hal tersebut dijalankan dengan baik, tidak ada lagi istilah berat badan naik karena puasa.

Supaya asupan makanan Anda dapat terkontrol, terapkan pola makan gizi seimbang dengan proporsi karbohidrat, lemak, dan protein yang tepat. Saat berbuka, konsumsilah makanan yang mudah diserap tubuh. Hindari makan kalap ketika berbuka puasa dan jangan langsung tidur setelah makan. Beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan agar tubuh dapat mencerna dengan baik.

Sementara pada sahur, perbanyak asupan serat dan protein supaya membantu Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tidak cepat lapar saat puasa.

Usahakan selalu hadirkan buah dan sayur setiap hari dan pilihlah menu makanan dengan kandungan minyak, gula, dan garam yang relatif sedikit. Agar lebih menyehatkan, hindari memasak dengan cara digoreng. Makanan yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, dan dipanggang merupakan makanan yang paling baik.

Inspirasi menu buka puasa dan sahur untuk seminggu

menu sahur

Berikut ini beberapa pilihan menu buka puasa dan sahur untuk seminggu yang bisa jadi inspirasi Anda memasak:

Hari ke 1

  • Sahur : dada ayam panggang, kentang tumbuk, setup brokoli, buncis, dan wortel
  • Buka puasa: infused water, nasi merah, tumis tempe cabai hijau, urap, lalapan labu

Hari ke 2

  • Sahur: Telur rebus ditambah parutan keju dan brokoli, semangkuk buah
  • Buka puasa: es kelapa, nasi merah, kacang panjang cah tahu, pepes ikan, setup buncis

Hari ke 3

  • Sahur: oatmeal ditambah yogurt dan kurma, semangkuk buah
  • Buka puasa: kolak tanpa santan, nasi merah, sayur bayam, pepes tahu, sambal

Hari ke 4

  • Sahur: roti gandum panggang isi telur orak-arik dan alpukat
  • Buka puasa: smoothies, nasi merah, cah kangkung, perkedel, empal balado

Hari ke 5

  • Sahur: sereal susu dan semangkuk buah
  • Buka puasa: es buah sehat, nasi merah, pepes ikan, tumis kacang panjang, tempe atau tahu bacem

Hari ke 6

  • Sahur: Semangkuk salad sayuran (isi selada, tomat, bawang bombay, kol ungu/biasa, jagung sisir, jeruk nipis, sedikit minyak zaitun) dan telur urak-arik.
  • Buka puasa: bubur kacang hijau, nasi merah, tumis putren bakso, ikan pindang asam manis, perkedel

Hari ke 7

  • Sahur: jagung rebus ukuran sedang, telur rebus, buah
  • Buka puasa: puding buah, nasi merah, tumis bayam dan jagung, dada ayam panggang, tempe bacem

Ada banyak pilihan menu buka puasa dan sahur selama seminggu lainnya. Anda bisa mengulang kembali menu yang sudah disebutkan di atas atau menggantinya sesuai dengan kreativitas Anda. Pada intinya, agar berat badan Anda terkontrol dan kesehatan Anda terjaga selama bulan puasa, penting bagi Anda untuk memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi saat berbuka ataupun sahur.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca