4 Alasan Kenapa Kita Butuh Vitamin C Saat Puasa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Menjaga tubuh agar tetap sehat selama bulan Ramadan merupakan salah satu kewajiban Anda selama menjalankan ibadah puasa. Untuk itu, Anda harus memastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang diperlukan. Salah satu nutrisi yang baik bagi Anda selama berpuasa adalah vitamin C. Namun, seberapa besar sih manfaat vitamin C saat puasa? Ini dia ulasan lengkapnya.

Fungsi vitamin C bagi tubuh

Vitamin C adalah salah satu nutrisi penting yang diperlukan tubuh karena fungsi utamanya, yaitu memperbaiki dan memicu pertumbuhan beragam sel dan jaringan dalam tubuh. Mengingat seluruh anggota tubuh Anda mulai dari tulang, jantung, darah, hingga rambut terdiri dari sel dan jaringan, maka vitamin C berperan besar dalam menjalankan fungsi tubuh Anda.

Selain merawat sel dan jaringan dalam tubuh, vitamin C juga punya peran penting lainnya. Vitamin C kaya akan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas. Radikal bebas sendiri yaitu zat yang bisa menyebabkan penyakit, penuaan dini, serta kerusakan organ tubuh.

Manfaat vitamin C saat puasa

Di bulan Ramadan, tubuh Anda akan mengalami berbagai macam perubahan untuk menyesuaikan diri dengan pola makan baru Anda selama berpuasa. Akibatnya, Anda mungkin merasa lemas atau jadi mudah sakit. Inilah mengapa Anda butuh vitamin C. Yuk, baca manfaat vitamin C saat puasa selengkapnya di bawah ini.

1. Menjaga daya tahan tubuh

kebiasaan hidup sehat

Supaya Anda tetap sehat, sel-sel imun Anda bertanggung jawab untuk melawan virus atau bakteri penyebab penyakit. Akan tetapi, ketika Anda puasa sel-sel imun mungkin sedang berusaha mengikuti perubahan jam biologis tubuh.

Misalnya karena di bulan puasa Anda harus bangun lebih pagi dari biasanya dan tubuh tidak kemasukan asupan nutrisi apapun selama berjam-jam. Sistem imun pun melemah sehingga Anda lebih rentan terserang penyakit.

Untuk itu, Anda perlu vitamin C yang bisa memperkuat sel-sel imun dan menjaga daya tahan tubuh terhadap penyakit. Sejumlah penelitian juga telah membuktikan bahwa mencukupi kebutuhan vitamin C harian Anda mampu mempercepat proses penyembuhan dari penyakit.

2. Mencegah lemas saat puasa

sindrom kelelahan kronis

Biasanya di awal-awal masa puasa, badan jadi terasa lemas dan lesu. Ini karena sistem metabolisme Anda masih dalam tahap penyesuain untuk menghemat energi sepanjang hari. Anda juga mungkin jadi lemas karena daya tahan tubuh menurun.

Dengan mengonsumsi vitamin C, sistem metabolisme akan lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan pola makan selama puasa. Anda pun akan merasa lebih segar dan bertenaga saat menjalani ibadah puasa.

3. Membuat tidur lebih nyenyak

tidur siang saat puasa

Dirangkum dari berbagai penelitian, vitamin C berkhasiat untuk meningkatkan kualitas tidur Anda. Hal ini tentunya sangat baik buat Anda yang berpuasa dan harus bangun lebih cepat dari biasanya untuk menyantap sahur. Bila Anda tidur lebih nyenyak dan berkualitas, Anda pun bisa menyiasati berkurangnya jam tidur di bulan puasa.

Pasalnya, kurang tidur atau tidur tidak nyenyak bisa mengakibatkan berbagai keluhan kesehatan. Mulai dari mudah lapar, mood jelek, badan lemas, hingga melonjaknya tekanan darah.  

4. Pikiran segar sepanjang hari

merasa diawasi meningkatkan fungsi otak

Salah satu manfaat vitamin C saat puasa yang tak boleh dilewatkan yaitu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Pasalnya, vitamin C mampu menjaga fungsi beragam sel dan jaringan dalam otak. Sedangkan saat puasa fungsi kognitif otak seperti berkonsentrasi, mengingat, dan mengambil keputusan mungkin saja menurun karena otak kekurangan asupan oksigen dan Anda kurang tidur.  

Apa saja sumber makanan yang kaya vitamin C?

Kementerian Kesehatan menganjurkan dalam sehari anak-anak mengonsumsi paling sedikit 40-50 mg vitamin C. Sedangkan orang dewasa sebaiknya mengonsumsi setidaknya 75-90 mg vitamin C sehari.

Anda dapat mencukupi asupan vitamin C dari bahan pangan alami seperti jambu biji, cabai, bayam, brokoli, pepaya, kembang kol, dan jeruk. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C. Namun, konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum mulai minum suplemen apapun.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca