9 Tips Hidup Sehat Meski Punya PPOK

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Ketika seseorang didiagnosis memiliki PPOK adalah hal yang wajar untuk merasa khawatir dan takut. Apalagi mengetahui bahwa penyakit ini adalah penyakit yang tak bisa disembuhkan. Hal itu jelas dapat membuat mereka terpuruk. Namun, punya PPOK bukan berarti kehidupan berakhir. Ikuti beberapa tips hidup sehat dengan PPOK berikut ini agar kualitas hidup lebih baik.

PPOK memang tidak bisa sembuh, tapi bukan berarti hidup sehat dengan PPOK adalah hal mustahil

PPOK adalah penyakit paru kronis yang tak bisa disembuhkan. Sekali divonis, hal itu berarti bahwa paru-paru Anda telah rusak dan hal itu tidak bisa diubah. Anda akan hidup dengan paru-paru yang tak bisa bekerja seperti orang normal. Terpuruk karena vonis ini adalah respons yang wajar. Namun, sebaiknya jangan terlalu larut dalam kesedihan. Anda harus mengambil langkah pengobatan agar tetap dapat hidup sehat dengan PPOK sekalipun.

Walaupun tak bisa disembuhkan, Anda masih bisa mengendalikan penyakit ini dengan mencegah gejalanya memburuk. Apa yang dapat dilakukan? Menjalani gaya hidup sehat. Dengan begitu, Anda tetap bisa hidup sehat dengan PPOK.

Tips hidup sehat dengan PPOK

Wajar untuk merasa takut dan khawatir ketika didiagnosis PPOK. Namun, sebelum kekhawatiran semakin menjadi-jadi, apakah Anda tahu bahwa kualitas hidup Anda tetap dapat meningkat sekalipun punya PPOK? Ya, dengan pengendalian yang baik, hal itu sangat mungkin terjadi.

Selain bergantung pada obat yang Anda gunakan saat menderita PPOK, Anda juga bisa memperbaiki kesehatan di rumah dengan mengikuti tips hidup sehat dengan PPOK berikut ini.

1. Atur napas

Ada beberapa latihan pernapasan yang bisa Anda lakukan. Sebagian besar latihan pernapasan itu melibatkan pernapasan dalam, yaitu bernapas dari perut, bukan dada. Konsultasikan pada dokter atau terapis pernapasan mengenai teknik pernapasan sepanjang hari yang lebih efisien. Ahli rehab medik mungkin juga dapat membantu Anda.

2. Bersihkan saluran napas

Batuk memang bisa jadi salah satu tanda gejala PPOK yang memburuk. Namun, tahukah Anda bahwa batuk adalah mekanisme tubuh untuk menjaga agar saluran udara tetap bersih? Batuk dan minum air dapat membantu Anda mengencerkan lendir di paru-paru. Dengan begitu, Anda bisa bernapas dengan lebih mudah. Menggunakan humidifier juga bisa membantu menciptakan udara menjadi lebih baik untuk pernapasan.

3. Olahraga secara teratur

Anda mungkin khawatir olahraga dapat memperburuk kondisi PPOK Anda sehingga memilih untuk tidak melakukannya. Namun, tahukah Anda bahwa saat berolahraga, semua otot di tubuh, paru-paru, dan diafragma (otot di antara paru-paru dan perut) akan bekerja. Ini akan meningkatkan kekuatan Anda secara keseluruhan dan juga meningkatkan daya tahan Anda.

4. Jalani diet sehat

Ketika gejala PPOK memburuk, makan pun bisa menjadi kegiatan yang sangat membebani sistem pernapasan itu. Namun, jangan lupa bahwa tubuh Anda membutuhkan nutrisi yang sehat untuk meningkatkan sistem imun. Lakukanlah diet sehat dengan memilih makanan yang punya kandungan nutrisi yang baik. Jika mengalami kesulitan makan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan cara untuk makan sehat dengan PPOK.

5. Berhenti merokok

Saran pertama dari dokter adalah untuk berhenti merokok dan itulah yang harus Anda lakukan. Anad dapat menggunakan obat-obatan dan juga menerima bantuan dari keluarga dan teman untuk membantu Anda berhenti merokok.

6. Hindari asap dan polusi udara

Selain berhenti merokok, penting untuk menghindari tempat-tempat di mana orang lain merokok. Asap rokok dapat berkontribusi terhadap kerusakan paru lebih lanjut. Jenis polusi udara lain, seperti asap knalpot kendaraan atau limbah pabrik, juga bisa mengiritasi paru-paru Anda.

7. Periksa ke dokter secara teratur

Kemungkinan besar Anda harus pergi ke dokter sesekali untuk memeriksakan kondisi sekalipun Anda merasa baik-baik saja. Anda harus memenuhi janji dengan dokter untuk berjaga-jaga jika PPOK Anda mengalami perkembangan. Tanyakan pada dokter vaksin apa yang perlu Anda terima dan apakah sudah waktunya untuk melakukan vaksinasi ulang (karena banyak orang lupa untuk menerima vaksin yang kedua kalinya).

8. Pelajari PPOK lebih lanjut

PPOK adalah kondisi kronis. Itulah sebabnya, semakin banyak yang Anda ketahui, semakin baik Anda dapat mengendalikan PPOK Anda. Bahkan sekalipun memiliki PPOK, banyak orang bisa menjalani hari-hari yang memuaskan dan menikmati kehidupan mereka. Hidup sehat dengan PPOK adalah hal yang mungkin didapatkan. Pelajari pemicu yang bisa memperparah PPOK dan cari cara untuk menghindarinya.

9. Dapatkan dukungan dari keluarga dan teman

Saat terkena PPOK, Anda mungkin tidak akan bisa melakukan semua aktivitas harian jika Anda tinggal sendirian. Jadi, keluarga dan teman adalah sumber bantuan yang berharga. Anggota keluarga dan mereka yang tercinta perlu mendukung di setiap waktu, terutama jika pengobatan PPOK Anda sampai harus membutuhkan terapi oksigen. Menggunakan oksigen portabel di tempat umum bisa sulit untuk dihadapi karena itu adalah tanda jelas bahwa Anda menderita kondisi ini, sehingga dukungan dari orang tercinta bisa menjadi bantuan yang sangat besar.

Anda bisa mencoba menggabungkan perubahan gaya hidup, perubahan pola makan, dan solusi rumahan sederhana untuk mengatasi masalah kesehatan ini. Selain itu, konsultasikan pada dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat untuk penyebab dasar dari penyakit ini. Dengan menjalankan semuanya, hidup sehat dengan PPOK tentu bisa didapatkan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca