Daftar Pantangan dan Anjuran Makan untuk Penderita PPOK

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Jika Anda menderita penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK, nutrisi yang baik memainkan peran penting dalam mencegah kerusakan lebih lanjut pada paru-paru. Ada makanan yang dapat menyebabkan kembung atau gas, yang bisa memengaruhi kemampuan bernapas. PPOK dapat membatasi paru-paru untuk berfungsi dengan baik.

Penting untuk mengubah pola makan demi mengoptimalkan pernapasan Anda. Berikut adalah daftar anjuran dan pantangan nutrisi PPOK yang harus Anda ketahui.

Anjuran nutrisi untuk penderita PPOK

Makanan memberi Anda energi dan nutrisi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, dan salah satunya adalah bernapas. Saat Anda menderita PPOK, Anda membutuhkan lebih banyak energi untuk bernapas daripada seseorang tanpa PPOK. Otot-otot yang membantu Anda bernapas bisa memerlukan 10 kali lebih banyak kalori daripada orang pada umumnya.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan menyangkut nutrisi PPOK:

1. Tambahkan protein ke dalam diet

Protein sangat penting untuk melindungi tubuh dari infeksi dengan menghasilkan antibodi. Saat Anda tidak makan cukup protein, paru-paru Anda bisa tidak mampu untuk melindungi diri dari infeksi. Sumber protein terbaik adalah yang berasal dari daging, ikan, telur, unggas, kacang-kacangan dan produk susu.

2. Pertahankan berat badan sehat

Anda harus berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi menyangkut tujuan berat yang tepat dan jumlah kalori yang tepat bagi Anda. Saat Anda kelebihan berat badan, paru-paru Anda perlu bekerja jauh lebih keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi tubuh. Perencanaan diet yang tepat, disertai dengan olahraga teratur, dapat membantu Anda mencapai tujuan berat badan sehat.

3. Minum banyak cairan

Anda harus menargetkan untuk minum minimal 6 sampai 8 ons gelas sehari. Dengan minum lebih banyak cairan, Anda bisa membuat lendir tetap encer dan mudah untuk dibatukkan. Anda harus memilih cairan tanpa kafein dan tanpa karbonasi. Air putih tetaplah yang terbaik!

4. Makan porsi kecil dengan lebih sering

Ini akan membantu mencegah lambung Anda melebar, sehingga tekanan pada paru-paru menjadi berkurang dan mudah bagi Anda untuk bernapas. Satu tanda untuk mengetahui bahwa perut memengaruhi pernapasan adalah jika Anda mengalami kesulitan bernapas selama makan atau tepat setelah makan.

5. Bersihkan saluran napas minimal 1 jam sebelum makan

Ini akan membantu Anda bernapas dengan lebih mudah selama makan.

6. Makan dengan perlahan sembari duduk tegak

Ini akan membantu Anda mencerna makanan dan bernapas dengan lebih mudah selama makan.

Pantangan makan bagi penderita PPOK

Makanan yang harus Anda hindari adalah yang dapat menyebabkan kembung dan gas, atau yang menahan terlalu banyak cairan dalam tubuh. Selain itu, hindari makanan yang mengandung terlalu banyak lemak atau rendah nilai gizinya. Berikut beberapa hal yang harus Anda hindari:

1. Makanan yang mengandung terlalu banyak garam

Berhati-hatilah dengan makanan beku atau makanan takeaway. Jenis makanan ini bisa mengandung natrium dalam jumlah tinggi. Anda dapat memeriksanya dengan melihat label nilai gizi. Cari makanan yang mengandung kurang dari 140mg sodium per porsinya.

Mungkin akan lebih mudah untuk melihat persenan nilai gizi harian (%AKG). Jika angka kecukupan gizi adalah 5% atau kurang per porsinya, maka ini dianggap rendah. Jika angka kecukupan gizinya lebih dari 20%, maka ini dianggap tinggi sodium. Terlalu banyak natrium dapat menyebabkan retensi cairan dan berakibat pada kesulitan bernapas.

2. Makan berlebihan

Makan berlebihan dapat membuat Anda mengalami kenaikan berat badan yang berlebih. Kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan lebih pada paru-paru.

3. Makanan penyebab gas atau kembung

Makanan ini bisa termasuk gorengan, makanan pedas, kacang-kacangan, dan brokoli. Beberapa buah yang dapat menyebabkan gas adalah apel, alpukat, dan melon. Saat perut penuh, paru-paru menjadi terbatasi dan tidak dapat mengangkut cukup oksigen, sehingga menyebabkan sulit bernapas.

4. Menyiapkan makanan yang sulit dikunyah

Anda harus menjaga makanan Anda tetap sederhana dan mudah untuk dikunyah. Simpan energi Anda untuk bernapas. Anda juga bisa meminta bantuan dari teman dan keluarga untuk menyiapkan makanan untuk menghemat energi Anda.

Hidup dengan PPOK bisa menjadi suatu tantangan, tetapi Anda bisa membuatnya menjadi lebih mudah untuk diatasi dengan diet sehat. Menjalankan yang boleh dan tidak boleh untuk nutrisi PPOK dapat membantu Anda bernapas dengan lebih mudah dan meningkatkan kualitas hidup. Anda bisa berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi untuk membantu Anda membangun rencana diet sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca