Saat Anda menderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), mendapatkan istirahat cukup adalah hal yang sangat penting. Tentu saja, bahkan orang yang tidak memilikinya membutuhkan tidur, tetapi mereka yang menderita PPOK menggunakan jauh lebih banyak sumber energi untuk melewatkan satu hari. Maka dari itu, saat mereka akan tidur, mereka perlu tahu cara untuk tidur nyenyak.

1. Pilih posisi tidur yang nyaman

Oleh karena penderita PPOK bisa merasa sulit bernapas saat berbaring, mereka sering tidur dalam posisi duduk. Namun, posisi duduk membuat Anda sulit untuk tertidur dan tetap terlelap.

2. Tinggikan kepala untuk tidur

Berbaring datar membuat Anda sulit untuk bernapas. Jadi, tidurlah dengan kepala di atas 2 bantal atau lebih, sisipkan bantal kesehatan (wedge pillow) di bawah bahu atau bahkan taruh balok di bawah kepala tempat tidur Anda.

3. Lakukan meditasi dan pernapasan dalam sebelum tidur

Berbaringlah atau duduklah dengan tenang, dan tarik serta buang napas sedalam mungkin selama 5 sampai 15 menit sebelum tidur. Ini dapat sedikit membantu membersihkan saluran napas dari lendir, memungkinkan Anda untuk melepaskan tekanan dan kekhawatiran pada hari tersebut dan menempatkan Anda dalam kondisi tenang dan rileks yang kondusif untuk tidur.

4. Gunakan oksigen tambahan

Jika Anda menggunakan oksigen tambahan sepanjang waktu, maka pastikan untuk tidak mematikan alat tersebut saat tidur! Namun, jika Anda hanya menggunakan oksigen “sesuai kebutuhan” atau sama sekali tidak menggunakannya dan Anda mengalami sulit tidur, maka konsultasikan pada dokter apakah dengan menggunakan oksigen tambahan pada waktu tidur dan sepanjang malam bisa bermanfaat bagi Anda.

5. Konsultasikan pada dokter mengenai pilihan obat-obatan

Hormon yang dijual bebas yang disebut melatonin bermanfaat bagi sebagian orang yang mengalami sulit tidur. Melatonin adalah hormon yang secara alami terdapat dalam tubuh manusia, tetapi terkadang ekstra dosis hormon tersebut yang digunakan pada waktu tidur dapat membantu Anda merasa lebih mengantuk.

6. Luangkan waktu 2 jam sebelum tidur untuk rileks

Cobalah untuk menghindari berolahraga atau minum minuman berkafein pada waktu ini, karena keduanya dapat mengganggu kemampuan Anda untuk tertidur dengan cepat. Selain itu, cobalah untuk tidak tidur siang.

Tips umum lainnya untuk tidur lebih nyenyak

Terlepas dari status PPOK Anda, berikut beberapa tips yang juga bisa membantu Anda mendapatkan tidur nyenyak.

  • Gunakan tempat tidur Anda hanya untuk tidur dan seks. Hindari menonton TV, membaca, atau hanya berbaring terjaga di tempat tidur.
  • Beranjaklah dari tempat tidur jika Anda tidak bisa tertidur dalam 20 menit. Lakukan sesuatu yang membuat Anda rileks sampai Anda merasa cukup mengantuk untuk tidur.
  • Hindari tidur siang sehingga Anda akan bisa tidur di malam hari.
  • Berolahragalah secara teratur, tetapi tidak dalam dua jam sebelum tidur.
  • Pastikan kondisi kamar tidur Anda tenang, gelap, dan sejuk.
  • Jangan minum kafein dalam lima jam sebelum Anda akan tidur.
  • Jalani jadwal tidur yang teratur, pergi tidur dan bangun di sekitar waktu yang sama setiap harinya.

Dengan mengetahui tips umum untuk tidur nyenyak bagi pasien PPOK, Anda dapat mempersenjatai diri dengan strategi untuk mendapatkan istirahat malam yang lebih baik. Tidur yang nyenyak dapat membantu tubuh Anda menjadi lebih kuat dan lebih mampu melawan gejala PPOK.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca