3 Cara Jitu Merawat Bekas Luka Operasi Kanker

Oleh

Setelah operasi, langkah selanjutnya adalah merawat bekas sayatan sekaligus merawat diri Anda dengan baik. Ini penting untuk meningkatkan pemulihan Anda dan juga membantu Anda mencegah resiko infeksi akibat luka yang disebabkan oleh operasi.

Yang mungkin terjadi setelah operasi kanker

Setelah operasi, wajar bagi Anda untuk merasa gamang atau pusing akibat efek dari obat bius. Anda akan diberikan oksigen melalui selang atau masker sehingga Anda dapat bernapas dengan lebih mudah dan membantu Anda untuk merasa lebih baik. Mual atau muntah juga bisa disebabkan oleh obat bius. Dokter dapat meresepkan obat untuk membantu meringankan ketidaknyamanan ini.

Selain itu, Anda dapat mengalami sakit tenggorokan dan mulut kering. Tekanan darah Anda akan diperiksa dengan manset otomatis yang meremas dengan ketat pada waktu yang teratur. Perawat Anda dapat mengukur suhu Anda dengan teratur untuk memastikan kondisi kesehatan Anda setelah operasi.

Luka operasi mungkin yang paling Anda khawatirkan karena luka tersebut memengaruhi citra diri Anda. Jangan terlalu khawatir mengenai hal ini. Anda benar-benar dapat mempercepat penyembuhan luka tersebut dengan langkah-langkah perawatan yang tepat. Luka operasi seringkali sembuh dalam dua minggu. Mungkin diperlukan waktu yang lebih lama jika Anda memiliki kondisi medis atau Anda menggunakan obat-obatan tertentu, seperti steroid.

Yang harus dilakukan setelah operasi kanker

Hindari pembekuan darah

Penting bagi Anda untuk menghindari pembekuan darah, sehingga Anda harus bergerak sesegera mungkin. Berlama-lama rebahan di tempat tidur tidak akan membantu Anda untuk pulih lebih cepat, dan hanya menyebabkan sebagian darah untuk berkumpul di kaki. Hal ini menempatkan Anda pada risiko pembekuan darah.

Melakukan sedikit olahraga kaki dianjurkan untuk membantu Anda mencegah pembekuan darah. Tidak perlu sesuatu yang rumit, hanya sesederhana meregangkan lutut atau pergelangan kaki, dan menggoyang-goyangkan telapak kaki Anda.

Anda dapat diberikan stoking dengan penyokong khusus untuk dikenakan setelah operasi untuk membantu memperlancar sirkulasi darah Anda. Pastikan bahwa Anda memahami bagaimana cara menggunakannya.

Kurangi resiko infeksi

Luka setelah operasi mudah untuk terkena infeksi jika tidak dirawat dengan tepat. Untuk mengurangi risiko infeksi, konsultasikan dulu dengan dokter mengenai berapa lama Anda harus menjaga daerah tersebut tetap kering dan kemudian taati petunjuk dokter. Jangan lupa untuk memeriksa bekas sayatan setiap hari untuk tanda-tanda infeksi. Jika Anda dianjurkan untuk mengganti perban, lakukanlah.

Selain itu, ada satu hal yang pantang Anda lakukan kecuali jika Anda ingin terkena infeksi: menggosok atau mengusap bekas sayatan. Melakukan ini akan menyakiti luka Anda. Jangan lepaskan plester dari bekas sayatan jika tidak diminta. Daripada mandi berendam, lebih tepat untuk mandi dengan shower atau dengan lap tubuh sampai dokter mengatakan Anda sudah boleh mandi berendam. Namun, luka Anda harus ditutup dengan tas plastik atau metode lain untuk menjaganya tetap kering.

Rawat bekas sayatan Anda

Anda dapat diberikan jahitan, staples, atau lem operasi untuk menutup sayatan operasi Anda. Jika Anda mendapatkan staples, dokter bedah akan melepaskannya setelah luka telah sembuh, sedangkan lem operasi biasanya hilang dalam 5 sampai 10 hari. Dalam kasus jahitan, jahitan akan hilang seiring waktu atau dokter bedah yang akan melepasnya.

Yang harus Anda lakukan untuk merawat bekas sayatan Anda adalah mengangkat anggota tubuh tempat luka berada supaya berada di atas jantung selama beberapa hari untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri, dan untuk mempercepat penyembuhan. Mencopot jahitan, staples, plester, atau lem operasi sendiri tidaklah diperbolehkan. Jika luka terasa gatal, obat pereda gatal pada dokter. Jika Anda mengalami perdarahan di lokasi sayatan, tekan luka tersebut selama setidaknya lima menit menggunakan tisu atau handuk bersih. Jika ini tidak berhasil, hubungi dokter atau pergi ke UGD rumah sakit terdekat.

Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa bekas sayatan Anda bisa sembuh dengan baik agar tidak meninggalkan bekas luka permanen. Selain itu, perawatan yang baik juga membantu Anda terhindar dari infeksi. Dianjurkan bagi Anda untuk berkonsultasi pada dokter jika ada sesuatu yang salah pada tubuh Anda setelah operasi.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca