Labia, vagina, uterus, dan rahim merupakan beberapa bagian dari organ reproduksi wanita. Tapi, tahukah Anda ada banyak fakta menarik tentang organ penting ini?

1. Rahim berukuran sangat elastis

Ketika sedang tidak digunakan (hamil), rahim merupakan organ reproduksi dengan ukuran yang kecil. Ukuran panjangnya hanya sekitar 7,5 cm dan lebarnya 5 cm.

Selama kehamilan akan terjadi perubahan drastis, bahkan rahim bisa membesar hingga mencapai pusar.

Dan ketika janin berada di usia 36 minggu, bagian luar rahim sudah mencapai bagian bawah rusuk. Jika diukur, hal ini sama saja dengan 500 kali lipat membesarnya rahim dari ukuran normal.

2. Vagina bersifat asam

Tingkat keasaman (pH) vagina berkisar antara 3.5 – 4,5. Padahal tingkat keasaman yang normal ada di angka 7. Tingkat keasaman vagina tersebut setara dengan buah tomat atau minuman bir.

Hal ini disebabkan oleh mikroba pada vagina, yang merupakan penyebab tingginya tingkat pH. Salah satu koloni bakteri baik di vagina adalah laktobasilus yang memproduksi bakteri asam laktat. Tingkat keasaman di organ intim ini bertujuan untuk mencegah bakteri patogen masuk ke dalam rahim.

3. Vagina bisa membersihkan dirinya sendiri

Ya, salah satu kehebatan vagina adalah mampu membersihkan dirinya sendiri. Pada dasarnya vagina dilapisi oleh berbagai kelenjar yang menghasilkan cairan untuk melumasi dan membersihkan vagina dari kuman dan bakteri.

Namun, untuk menghindari adanya infeksi dan aroma tak sedap pada vagina, Anda bisa menggunakan cairan antiseptik khusus kewanitaan yang bisa mencegah kuman dan bakteri jahat bermukim pada vagina Anda terutama pada saat terjadi iritasi, gatal, bau tak sedap dan saat menstruasi.

4. Ada lebih dari 1 titik G-spot pada vagina

Sebagian wanita yakin kalau G-spot berada nun jauh tersembunyi di dalam vagina sana. Meski begitu, para ahli belum menemukan letak persis di mana titik G-spot itu berada. Namun Chua Chee, yang juga seorang ilmuwan seks dari Malaysia, menyatakan kalau ada titik rangsangan lain selain G-spot, yaitu A-spot.

Letak dari A-spot ini dikatakan berada beberapa inci di atas posisi G-spot, yaitu di sepanjang sisi vagina bagian dalam. Mengingat belum pasti ditemukannya letak G-spot yang akurat, ilmuwan juga percaya kalau banyak titik kenikmatan yang tersebar di dalam vagina, dan tidak harus selalu pada G-spot saja.

5. Ada dari lebih ribuan saraf pada klitoris

Klitoris hanya memiliki satu fungsi, yaitu untuk memberikan kenikmatan seksual. Tapi ada fakta yang lebih mengejutkan lagi dari organ reproduksi wanita yang satu ini. Ya, klitoris punya 8.000 sel saraf, ia pun dikenal sebagai organ yang paling sensitif daripada organ tubuh lain.

6. Vagina juga bisa keriput seiring bertambahnya usia

Seiring bertambahnya usia kulit wajah atau pun tubuh akan mengerut dan keriput. Tak terkecuali dengan vagina Anda. Labia atau bibir vagina merupakan bagian vagina yang berisi lemak dan kolagen. Nah, seiring bertambahnya usia, semakin kendur dan keriput pula labia Anda. Hal ini juga kadang dipengaruhi oleh kadar esterogen yang menurun, sehingga kekencangan kulit Anda pun menurun.

7. Vagina bisa dilatih jadi lebih kuat dan kencang

Pernah dengar senam kegel? Ya, senam ini dikenal sebagai latihan yang bisa membuat organ reproduksi wanita jadi kuat dan kencang, khususnya otot panggul dan vagina. Selain itu, senam ini berguna bagi wanita saat melahirkan, mencegah infeksi saluran kencing, sampai meningkatkan performa seksual.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca