Penyakit Ginjal Sebagai Komplikasi dari Lupus

Oleh

Apa itu lupus?

Lupus adalah nama singkat untuk penyakit yang disebut “lupus erythematosus.” Kata lupus berarti serigala, dalam bahasa Latin. Ruam kulit yang ditemukan pada beberapa pasien dapat membentuk pola kupu-kupu di atas batang hidung, menyerupai gigitan serigala. Lupus disebut penyakit “autoimun” karena sistem kekebalan tubuh, yang biasanya melindungi tubuh dari penyakit, berbalik melawan tubuh, menyebabkan kerusakan pada organ dan jaringan.

Ada dua jenis lupus. Sistemik lupus eritematosus dapat membahayakan kulit Anda, sendi, ginjal dan otak serta dapat berakibat fatal. Jenis lain, yang disebut “discoid” lupus erythematosus, hanya mempengaruhi kulit Anda.

Apa yang menyebabkan lupus?

Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan penyakit ini. Riwayat keluarga dan keadaan di sekitar lingkungan Anda seperti infeksi, virus, bahan kimia beracun atau polutan (asap mobil, asap pabrik) mungkin memiliki peran dalam menyebabkan penyakit ini. Pria dan wanita dari segala usia dan ras bisa terkena lupus. Namun, sekitar 90 persen orang yang didiagnosis dengan lupus adalah wanita. 

Apa saja gejala lupus?

Setiap orang memiliki gejala yang berbeda. Ini mungkin termasuk ruam kulit, nyeri sendi, rambut rontok, sensitivitas terhadap matahari, kelelahan, penurunan berat badan, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri dada dan keterlibatan saraf.

Bagaimana bisa lupus dapat membahayakan ginjal?

Kerusakan ginjal sebagai komplikasi lupus bisa ringan atau berat. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada unit penyaringan (glomeruli) pada ginjal. Karena unit penyaringan ini membersihkan darah dari limbah, kerusakan unit ini dapat menyebabkan ginjal Anda bekerja dengan buruk atau tidak bekerja sama sekali. Sekitar 90 persen pasien lupus akan mengalami beberapa kerusakan ginjal, tetapi hanya dua sampai tiga persen yang benar-benar mengembangkan penyakit ginjal cukup parah hingga memerlukan pengobatan.

Penyakit ginjal mungkin terkesan “diam” dan tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, Anda mungkin memiliki urin berwarna gelap, nyeri pinggang, tekanan darah tinggi, berat badan naik yang disebabkan oleh cairan berlebih dan pembengkakan di sekitar mata, tangan, dan kaki.

Bagaimana saya tahu jika saya memiliki lupus?

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik, melihat riwayat kesehatan Anda dan melakukan tes khusus seperti sinar-x dan tes darah untuk antibodi antinuclear (ANA).

Bagaimana pengobatan lupus?

Lupus diobati dengan obat yang menghalangi sistem kekebalan tubuh Anda. Beberapa di antaranya adalah prednisone, azathioprine, siklofosfamid atau siklosporin. Sebuah obat terbaru, belimumab, adalah antibodi monloclonal yang juga tersedia. Obat antimalaria, seperti hydroxychloroquine dan klorokuin, juga dapat digunakan untuk membantu mengontrol lupus.

Apakah obat ini memiliki efek samping?

Setiap obat ini dapat memiliki efek sampingnya sendiri. Untungnya, efek samping ini biasanya dapat dikendalikan pada sebagian besar pasien. Diskusikan perawatan Anda dengan dokter Anda.

Apakah saya harus mengikuti pola makan khusus?

Terkadang. Semua pasien harus mengikuti pola makan (diet) yang seimbang. Ketika penyakit ini aktif, Anda mungkin harus mengikuti beberapa pantangan. Anda perlu berbicara dengan dokter atau ahli gizi tentang diet terbaik untuk Anda.

Jika Anda kemudian terkena penyakit ginjal, Anda mungkin perlu makan lebih sedikit protein dan natrium (garam). Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda harus memastikan mengonsumsi obat yang diresepkan untuk mengontrol tekanan Anda. Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda.

Bagaimana saya bisa tahu jika lupus telah menyakiti ginjal saya?

Seorang dokter dapat menguji darah dan urine Anda untuk mengetahui apakah Anda memiliki penyakit ginjal karena komplikasi lupus. Sebuah tes urin dapat memeriksa jumlah protein, darah dan hal-hal lain untuk menunjukkan adanya kerusakan ginjal. Tes darah untuk kreatinin serum dapat digunakan untuk menghitung tingkat glomerular filtration (GFR), yang menunjukkan seberapa baik ginjal Anda menyaring limbah dari darah.

Apa yang terjadi jika saya menderita gagal ginjal karena komplikasi lupus?

Jika ginjal Anda gagal, Anda dapat diobati dengan dialisis atau cangkok (transplantasi) ginjal. Pasien lupus juga bisa melakukan perawatan ini seperti pada orang yang memiliki jenis lain dari penyakit ginjal.

Banyak pasien dengan penyakit lupus ginjal telah menerima transplantasi ginjal. Obat yang digunakan untuk mencegah tubuh Anda dari menolak ginjal baru sama atau mirip dengan yang digunakan untuk mengobati lupus. Tidaklah umum bagi penderita lupus untuk menolak ginjal baru. Keseringan, lupus berada pada posisi tidak aktif. Pasien lupus dengan ginjal baru melakukan hal yang sama seperti pada setiap pasien lain dengan transplantasi ginjal.

Bagaimana prospek jangka panjang saya?

Kebanyakan pasien melakukannya dengan baik dalam waktu jangka panjang. Anda mungkin perlu untuk mengonsumsi obat selama bertahun-tahun. Bahkan pasien yang memiliki keterlibatan kurang harus memiliki pemeriksaan berkala.

Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu diri saya sendiri?

Anda sebaiknya mempelajari lebih lanjut tentang penyakit dan faktor-faktor yang menyebabkannya kambuh. Salah satu faktor tersebut adalah paparan sinar matahari. Anda harus menghindari kegiatan di luar ruangan dari pukul 10:00-16:00. Jika Anda harus pergi keluar, Anda sebaiknya mengenakan tabir surya yang kuat, topi bertepi lebar dan kemeja lengan panjang. Anda harus mengikuti perintah dokter Anda dengan hati-hati dan mengonsumsi obat seperti yang diarahkan.

Kelelahan juga dapat menyebabkan penyakit kambuh. Anda harus merencanakan kegiatan fisik dan waktu istirahat Anda. Olahraga yang direncanakan bisa membantu.

Penyakit kronis juga membutuhkan pemahaman dan dukungan dari anggota keluarga. Ketika penyakit ini aktif, pasien lupus mungkin mengalami penurunan kemampuan untuk menangani tugas rumah tangga atau pekerjaannya. Kemampuan untuk lebih fleksibel akan membantu saat hidup dengan lupus.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 17, 2016 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca