Bolehkah Penderita Kulit Eksim Membuat Tato?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagian orang sangat menggemari tato. Proses menggambar tubuh dengan tinta ini, pada dasarnya tidak berbahaya dan aman bagi kulit. Namun, bagaimana dengan penderita eksim? Apakah penderita kulit eksim boleh membuat tato?

Bagaimana jika penderita eksim membuat tato?

Eksim atau dermatitis atopik merupakan kondisi di mana kulit meradang, gatal, kemerahan, retak, dan kasar. Kondisi kulit ini tidak bisa disembuhkan. Namun, dengan perawatan yang tepat, peradangan pada kulit eksim bisa dicegah.

Peradangan yang terjadi pada kulit eksim muncul karena ada pemicunya. Setiap penderita eksim, pemicunya berbeda-beda. Namun, sebagian besar dipicu oleh bahan kimia, polusi udara, dan alergi atau penyakit tertentu.

Sementara itu, membuat tato berarti menempatkan tinta atau pewarna secara permanen pada kulit. Meski diklaim aman, tato memiliki efek samping bagi kulit. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi, seperti reaksi alergi, infeksi kulit, keloid, kelainan darah, atau komplikasi saat pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging).

Siapapun berisiko terhadap efek samping tersebut bila membuat tato, apalagi bagi penderita eksim. Penderita eksim berarti memiliki kulit yang sensitif terhadap alergen (zat yang menyebabkan alergi). Adapun tato menggunakan zat pewarna yang bersifat alergen bagi penderita eksim.

Selain itu, panas yang dirasakan dari alat pembuat tato pun dapat memicu timbulnya peradangan pada kulit eksim. Bahkan, meski tato dibuat di area kulit yang tidak mengalami eksim, peradangan masih mungkin muncul, baik selama proses pembuatan maupun setelah pembuatan selesai dilakukan.

Dengan demikian, membuat tato bagi pemilik kulit eksim tidak direkomendasikan karena justru dapat meningkatkan risiko munculnya reaksi alergi dan infeksi pada kulit.

Apa risiko penderita eksim membuat tato?

Pada dasarnya, risiko yang mungkin muncul saat penderita eksim membuat tato hampir sama dengan orang lainnya. Namun, karena kondisi kulit yang sudah sensitif, reaksi alergi pada penderita eksim bisa lebih parah. Dilansir dari Healthline, berikut ini beberapa risiko yang mungkin muncul pada penderita eksim yang membuat tato:

  • Rasa gatal yang semakin parah pada kulit.
  • Infeksi.
  • Muncul peradangan eksim, termasuk rasa gatal dan merah yang semakin parah.
  • Terjadi hipopigmentasi (warna kulit yang lebih terang atau putih karena kekurangan pigmen) atau hiperpigmentasi (munculnya bercak coklat atau hitam pada kulit).
  • Reaksi alergi terhadap tinta tato yang digunakan.
  • Munculnya jaringan parut (keloid).

Adakah tinta tato yang aman bagi penderita eksim?

Sebenarnya, beberapa seniman tato sudah memiliki jenis tinta yang aman untuk kulit sensitif. Bila Anda penderita eksim dan ingin membuat tato, ada baiknya Anda menanyakan kepada seniman tato apakah ia sudah memiliki tinta tersebut atau belum.

Anda juga perlu mencari seniman tato yang legal, berlisensi, serta memiliki pengalaman pada konsumen yang memiliki kulit eksim. Biasanya, seniman tato tersebut sudah mengetahui bagaimana merawat kulit eksim setelah dibuatkan tato.

Bila peradangan masih muncul meski membuat tato menggunakan tinta untuk kulit sensitif, Anda mungkin perlu mengobati peradagangan tersebut. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kulit eksim. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Krim obat untuk kulit eksim yang diresepkan dokter.
  • Krim hidrokortison.
  • Mandi oatmeal untuk mengurangi gatal dan peradangan.
  • Menggunakan pelembap yang mengandung oatmeal.
  • Minyak essensial untuk mengatasi eksim.

Meski demikian, ada baiknya Anda memastikan penanganan dan obat eksim yang tepat ke dokter untuk mengatasi eksim pada kulit Anda. Tanyakan juga apakah tato diperbolehkan pada kondisi kulit yang Anda miliki.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

Bayi termasuk kelompok usia yang paling banyak mengalami dermatitis. Seperti apa gejala dermatitis pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 12/04/2020 . Waktu baca 7 menit

6 Jenis Obat untuk Mengatasi Eksim Kering dan Basah

Peradangan oleh eksim bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau luka terbuka yang basah. Apa saja jenis obat yang tepat untuk eksim kering dan basah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 07/04/2020 . Waktu baca 6 menit

6 Jenis Dermatitis dan Macam-Macam Gejala yang Ditimbulkannya

Peradangan kulit akibat dermatitis muncul dalam berbagai jenis. Bagaimana perbedaan gejala, penyebab, dan pengobatan macam-macam dermatitis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 07/04/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 14/03/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 5 menit
pelembab kulit eksim

Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Eksim

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Ciri-ciri dan gejala eksim

Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . Waktu baca 6 menit