Apa yang Anda pikirkan saat mendengar kata ‘tulang keropos’? Apakah Anda berpikir kondisi ini hanya akan dialami orang-orang berusia tua? Nyatanya, menurut Kementerian Kesehatan RI, meskipun tulang keropos berisiko lebih banyak pada usia 50 hingga 80 tahun, namun tulang keropos dapat menyerang siapa saja, termasuk usia muda. Apa sebenarnya penyebab tulang keropos?

Penyebab tulang keropos

Kondisi tulang keropos atau yang mungkin lebih dikenal dengan sebutan osteoporosis adalah kondisi di mana tubuh kehilangan banyak jaringan tulang, sehingga tulang menjadi rapuh dan keropos. Saat tulang diletakkan di bawah mikroskop, tulang terlihat tak jauh berbeda dengan sarang lebah, namun dengan ukuran lubang dan jarak yang lebih kecil.

Osteoporosis terjadi saat tulang kehilangan mineral, dalam hal ini kalsium, lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan tubuh menggantikannya sehingga massa tulang jadi berkurang dan mudah patah. Pada kondisi yang lebih serius, tulang tersebut bahkan mungkin saja menjadi sangat rapuh dan mudah patah bahkan hanya karena benturan ringan. Menurut seorang ahli endokrinologi, Paul Mystkowski, berikut beberapa hal yang dapat menjadi penyebab tulang keropos:

1. Ketidakseimbangan hormon

Terdapat beberapa hormon yang berperan dalam meningkatkan massa tulang, diantaranya hormon kalsitonin, paratiroid, dan hormon pertumbuhan. Hormon-hormon inilah yang bertugas dalam penggunaan kalsium oleh tulang serta menentukan kapan waktunya membentuk dan menghancurkan tulang. Sehingga terganggunya kadar hormon-hormon tersebut dalam tubuh dapat menjadi salah satu penyebab tulang keropos.

2. Kurangnya kadar kalsium

Keberadaan kalsium dalam darah sangat dibutuhkan oleh beberapa organ seperti jantung, otot dan syaraf. Sedangkan tulang adalah seperti wadah yang digunakan dalam menyimpan kalsium dan fosfor. Sehingga, saat organ-organ tersebut membutuhkan kalsium, organ-organ tersebut akan mengambilnya dari tulang.

Dengan kata lain, kadar kalsium yang rendah dalam tubuh dan organ yang akan tetap mengambil kalsium dari tulang, tentu akan menyebabkan tulang menipis hingga memudahkannya patah. Selain kalsium, keberadaan kandungan fosfor dan vitamin D yang cukup dalam tubuh juga sangat dibutuhkan dalam menjaga kesehatan tulang.

3. Aktivitas fisik yang rendah

Melakukan aktivitas fisik yang sedikit dapat menjadi penyebab tulang keropos karena semakin jarangnya tulang digunakan, maka tulang akan semakin lemah.

4. Kebiasaan merokok

Beberapa penelitian berhasil mengungkapkan bahwa keracunan nikotin pada sel tulang dapat menyebabkan tubuh jadi mengalami kesulitan dalam menggunakan estrogen, kalsium, dan vitamin D yang dibutuhkan dalam menjaga kesehatan tulang.

Cara mencegah tulang keropos

Selain menyerupai sarang lebah, struktur tulang juga menyerupai beton dalam bangunan maupun jembatan. Tulang merupakan kerangka yang mampu menyangga tubuh, melindungi organ tubuh dari benturan dan tempat terkaitnya otot sehingga otot mampu digerakkan dengan sambungan tulang satu dan yang lainnya sebagai sarananya. Dengan kata lain, tulang merupakan penunjang utama tubuh dalam beraktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa makanan yang Anda konsumsi sehari-hari baik untuk kesehatan tulang. Pilihlah makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D untuk menjaga tulang tetap kuat dan tak mudah keropos.

Kalsum bisa didapat dari bayam, kedelai, ikan, dan keju, sedangkan vitamin D bisa didapat dari sinar matahari dan ikan berlemak.

Jika makanan sehari-hari ini dirasa belum cukup memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin C, Anda juga bisa mengonsumsi CDR, suplemen yang kaya akan kalsium, vitamin D, vitamin C, dan vitamin B6 untuk menjaga kesehatan tulang hari ini hingga di masa senja nanti.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca