Menciptakan Kebiasaan Makan yang Baik Bagi Anak Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda seorang ibu yang bekerja, Anda mungkin mengkhawatirkan kebiasaan makan anak Anda. Anda mungkin memiliki pengasuh atau menempatkan anak Anda di tempat penitipan anak sementara Anda bekerja. Dalam kedua kasus, Anda harus memastikan anak Anda mendapatkan menu makan sehat dan menciptakan kebiasaan makan yang sehat. Jika anak Anda menderita maag atau penyakit refluks asam lambung (GERD), kebiasaan makan yang buruk dapat memperburuk kondisi. Menciptakan kebiasaan baik anak dari usia muda sangatlah penting. Anda dapat membantu anak mengontrol heartburn dan nyeri refluks serta mencegah obesitas. Berikut beberapa tips untuk menciptakan kebiasaan makan yang baik.

Buat waktu makan menjadi waktu keluarga

Anak Anda seperti banyak anak-anak lain mungkin tidak menyukai waktu makan. Sulit bagi seorang anak untuk duduk di satu tempat dalam jangka waktu panjang. Anak Anda lebih suka pergi bermain dan mengeksplorasi. Anak-anak perlu melihat bahwa makan makanan yang baik adalah bagian berharga dari kehidupan dan waktu makan itu menyenangkan.

Untuk membuat waktu makan yang menyenangkan, pastikan seluruh keluarga berkumpul bersama-sama. Tunjukan pada anak bahwa waktu makan adalah waktu ketika keluarga dapat berbicara dan makan bersama-sama. Sarankan anak Anda berbagi tentang hal-hal yang ia lihat hari itu atau apa yang mereka lakukan di sekolah. Sebagian besar keluarga terlalu sibuk dan kadang-kadang makan secara terpisah di depan TV atau sambil menggunakan gadget. Waktu keluarga selama waktu makan penting bagi perkembangan anak dengan menunjukan interaksi sosial.

Juga merupakan ide yang baik untuk menjaga sopan santun tapi jangan biarkan waktu makan menjadi terlalu kaku dengan terlalu banyak aturan. Anak Anda tidak akan menyukainya.

Hindari pemaksaan makan

Setiap kali Anda akan melihat pengasuh atau bahkan orangtua yanh menyuapi makanan yang mungkin tidak disukai anak Anda. Hal ini menciptakan kebiasaan makan yang buruk. Anak Anda tidak dapat belajar ketika terlalu kenyang dan lebih berisiko terkena maag dan GERD.

Pastikan anak Anda mendapatkan ukuran porsi yang tepat. Ingat anak Anda tidak sebesar Anda. Perut mereka masih kecil dan tidak memerlukan jumlah kalori yang dibutuhkan oleh orang dewasa. Jangan memaksa memberi makan anak Anda, hal ini hanya akan membuat keadaan menjadi lebih buruk. Biarkan mereka tahu bahwa tidak apa tidak menghabiskan makanan. Terlalu banyak memberikan makan pada anak dapat menyebabkan maag dan GERD atau bisa membuat gejala lebih buruk. Dianjurkan menghindari makanan asam dan lebih sering makan dengan porsi kecil.

Anak-anak sering lapar setelah sekolah. Dalam keluarga yang makan malam lebih malam, Anda dapat memberi anak makanan ringan ketika pulang sekolah. Makanan ringan yang sehat mencakup apel, yoghurt, atau pisang.

Buat makanan menyenangkan

Alih-alih memiliki rencana makan yang ketat, sarankan pengasuh Anda untuk membuat makanan yang anak Anda suka selama makanan tersebut menyehatkan.  Coba untuk memperkenalkan makanan baru tapi jangan memaksa mereka untuk menyukainya. Beri mereka kebebasan mengeksplorasi akan membuat waktu makan menyenangkan dan menemukan pilihan sehat baru.

Anak-anak lebih mungkin untuk makan jika mereka pikir makanan tersebut menarik. Berikan warna-warni pada makanan untuk menarik perhatian anak. Anda dapat membuat bentuk yang menarik atau pengaturan yang menangkap mata mereka. Juga coba lebih sering beri mereka makanan yang dimakan dengan menggunakan tangan atau jari. Lebih menyenangkan ketika mereka bisa menyentuh makanan mereka.

Buah-buahan dan sayuran sulit bagi anak-anak karena mereka mungkin tampak membosankan. Anda harus menghindari memasak sayuran terlalu banyak agar tetap menjaga makanan tetap renyah. Adapun buah-buahan, hindari memberikan buah yang berwarna kecoklatan. Coklat bukanlah warna menarik dan dapat membuat anak berpikir buah sudah busuk dan menolak untuk makan.

Jika Anda memberikan makanan penutup untuk anak, Anda harus memperlakukannya hanya sebagai bagian dari makan dan bukanlah hadiah untuk menyelesaikan makanan. Hal ini dapat membuat anak berpikir bahwa makanan tersebut buruk dan menolak makan jika tidak ada makanan penutup.

Mempraktikkan apa yang Anda pelajari

Anda mungkin tidak melihatnya tapi anak Anda memperhatikan Anda. Anak-anak cepat untuk meniru apa yang mereka lihat pada orang dewasa. Anda juga pengasuh Anda harus menjadi panutan bagi anak Anda. Ini berarti Anda harus memiliki pola makan dan kebiasaan makan yang sehat.

Anda dapat mengajarkan anak Anda tentang keamanan pangan dengan membawa mereka ke perjalanan kelontong. Hal ini juga membantu anak Anda memilih apa yang mereka sukai untuk dimakan. Mereka tidak akan memiliki alasan untuk tidak makan nantinya.

Ingat bahwa Anda menyukai jika seseorang memaksakan hal-hal pada Anda, begitu juga anak Anda. Membesarkan anak adalah seni dan tidak ada cara yang benar atau salah untuk melakukannya. Jika Anda memiliki anak yang pemilih makanan, Anda dapat berbicara dengan orangtua lain tentang kebiasaan makan mereka atau ahli gizi untuk mendapatkan lebih banyak tips dan ide. Kebiasaan makan yang baik penting untuk mencegah heartburn dan GERD serta obesitas.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis atau perawatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

    Memang benar makan tidak teratur bisa bikin Anda cepat gemuk. Tapi dari sisi kesehatan, ada banyak efek samping buruk lainnya. Apa saja?

    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

    Banyak yang mengira makan makanan sehat itu susah dan perlu banyak usaha, jadi orang yang sibuk tidak akan bisa. Padahal, kenyataannya tidak begitu.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juli 2020 . Waktu baca 12 menit

    Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

    Wajar bila orangtua panik saat bayi atau balitanya mendadak step alias kejang saat demam. Tapi sebenarnya, kondisi ini tak seburuk kelihatannya, kok.

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Parenting, Tips Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

    9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

    Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pendidikan montessori

    Mengenal Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Bereksplorasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

    Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    alergi makanan

    Alergi Makanan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit
    porsi makan ideal

    Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit