Inilah 5 Daftar Pantangan Makanan untuk Penderita Osteoarthritis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Osteoarthritis (radang sendi lutut) adalah jenis arthritis yang cukup umum, terutama pada orang dewasa. Peradangan tersebut menyebabkan nyeri sendi parah disertai pembengkakan. Gejalanya akan terus memburuk jika pasien mengonsumsi makanan yang memicu peradangan. Untuk itu, pasien harus memperhatikan pilihan makanan. Yuk, simak beberapa makanan untuk penderita osteoarthritis yang harus dihindari berikut ini.

Daftar pantangan makanan untuk penderita osteoathritis

Supaya peradangan tidak menyebar dan bertambah parah, pilihan makanan untuk pasien osteorarthritis harus diperhatikan. Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari antara lain:

1. Makanan atau minuman bergula

Makanan bergula seperti minuman soda, teh manis, permen, atau keik, memang manis dan memanjakan lidah. Sayangnya, termasuk dalam daftar pantangan makanan penderita osteoarthritis untuk dikonsumsi. Kenapa? Gula dapat memicu pelepasan sitokin, yaitu protein kecil yang membawa sinyal peradangan dalam tubuh. Akibatnya, reaksi peradangan akan terjadi dan membuat persendian Anda yang tegang jadi semakin lemah.

Meski makanan bergula itu tidak baik, Anda tetap bisa menggunakan pemanis alami sebagai penggantinya, contohnya madu. Namun, penggunaannya harus dibatasi, ya. Selain itu, makanan karbohidrat olahan seperti nasi putih, keripik kentang, roti putih dapat memicu nyeri sendi. Makanan ini merangsang produksi oksidan yang bisa meningkatkan peradangan di dalam tubuh.

2. Makanan mengandung banyak garam

Makanan asin memang membuat Anda ketagihan dan ingin makan lagi dan lagi. Meski enak di lidah, makanan ini mengandung banyak natrium sehingga jadi pantangan makanan untuk penderita osteoarthritis.  Kadar natrium yang tinggi menyebabkan sel-sel tubuh menahan air. Akibatnya, pembengkakan pada sendi akan semakin besar dan risiko rusaknya sendi akan semakin meningkat.

Untuk menerapkan diet garam pada makanan, gunakan rempah-rempah sebagai gantinya. Tambahkan lebih banyak bawang putih, paprika, lada, atau perasan jeruk nipis atau lemon pada masakan Anda.

garam untuk anak

3. Makanan tinggi lemak jenuh

Kentang goreng, donat, burger dan makanan junk food lainnya mengandung lemak jenuh yang tinggi. Senyawa kimia dari hasil penggorengan makanan dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh sehingga peradangan jadi semakin bertambah parah.

Selain itu, makanan tersebut juga cenderung membuat berat badan Anda naik. Ini akan menambah tekanan pada sendi di lutut Anda yang sudah bermasalah. Selain menghindari makanan cepat saji, menggoreng makanan untuk penderita osteoarthritis sebaiknya menggunakan minyak zaitun atau minyak jagung.

4. Makanan yang mengandung asam lemak omega 6

Semua nutrisi akan menyehatkan tubuh jika kadarnya seimbang. Salah satunya asam lemak omega 6 yang berperan untuk pembentukan sel dan mencegah peradangan. Jika kadarnya berlebihan, alih-alih mencegah peradangan, asam lemak tersebut malah membuat peradangan jadi semakin memburuk. Biasanya asam lemak ini ada pada kuning telur atau daging merah.

5. Susu

Pada beberapa orang, produk susu dapat meningkatkan peradangan dan memicu rasa nyeri pada sendi. Jadi, selalu perhatikan bagaimana reaksi tubuh Anda setelah mengonsumsi makanan olahan dari susu.  Jika reaksi tidak nyaman muncul setelah memakan produk susu dari hewan atau kambing, ganti dengan susu kedelai atau susu almond yang lebih aman.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca