Mengobati Maag Dengan Perubahan Diet dan Gaya Hidup

Oleh

Pernahkan Anda mengalami sensasi panas di bagian atas perut Anda? Biasanya terjadi setelah makan besar dan terus berlangsung sampai beberapa jam kemudian. Sensasi terbakar ini disebut heartburn.  

Heartburn biasanya terjadi setelah makan. Hal ini terjadi ketika makanan di perut Anda kembali ke esophagus, menyebabkan rasa sakit terbakar di belakang tulang dada Anda. Ketika menelan makanan, otot (esophagus) melemas untuk memindahkan makanan dari mulut ke perut Anda, kemudian mengencangkan untuk mencegah makanan naik kembali (refluks asam). Ketika otot ini rusak, refluks asam dapat terjadi dengan mudah.

Meskipun umum, heartburn dapat menyebabkan kondisi serius lainnya yang membutuhkan perawatan medis. Heartburn bukanlah kondisi ringan, jika berkepanjangan dan tidak diobati dapat menyebabkan asam lambung merusak lapisan usus.

Cara termudah untuk mengendalikan heartburn adalah dengan mengubah kebiasaan gaya hidup Anda. Perubahan gaya hidup berarti memodifikasi hal yang Anda kendalikan, termasuk menghindari faktor-faktor dan pemicu yang dapat membuat gejala memburuk.

Bagaimana cara mencegah heartburn dengan perubahan gaya hidup?

Heartburn adalah suatu kondisi perut, jadi tentu Anda harus mengubah pola makan untuk menghindarinya. Kuncinya adalah menghindari tekanan pada usus dan menghindari pemicu:

  • Jangan makan terlalu banyak atau makan terburu-buru. Porsi kecil berarti lebih sedikit makanan yang masuk ke perut pada suatu waktu, sehingga mengurangi terjadinya refluks asam lambung.
  • Buatlah jurnal dari hal-hal yang menyebabkan refluks asam untuk menghindari makanan ini. Beberapa pemicu umum seperti bawang, peppermint, cokelat, minuman yang mengandung kafein seperti kopi, buah jeruk atau jus, tomat, atau makanan tinggi lemak dan pedas.
  • Berhenti merokok dan batasi penggunaan alkohol. Nikotin dalam tembakau dapat mempengaruhi kerongkongan, yang memungkinkan asam lambung lebih mudah masuk ke kerongkongan.
  • Hindari menempatkan tekanan pada perut Anda. Mengenakan pakaian longgar yang tidak menekan perut dan turunkan berat badan. Semakin berat Anda, semakin terdapat tekanan  pada usus.
  • Hindari berbaring setelah makan. Anda bisa membayangkan perut Anda seperti botol air dan berbaring dapat menyebabkan tumpah. Tempatkan kepala Anda sedikit lebih tinggi dari tubuh dengan bantal untuk mencegah refluks asam. Jika mengangkat kepala Anda tidak bekerja, cobalah mengangkat tubuh Anda dari pinggang ke atas.
  • Berolahraga secara teratur. Hal ini dapat membantu pencernaan Anda. Tidak aktif dapat memperlambat pencernaan dan membuat heartburn lebih buruk. Beberapa latihan intensitas rendah mencakup berjalan, berenang dan yoga.
  • Menjaga berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan menambah berat berlebih di sekitar daerah perut Anda. Ini akan menempatkan lebih banyak tekanan pada perut dan menghambat kelancaran pencernaan. Anda harus mengurangi berat badan berlebih jika Anda kelebihan berat badan.
  • Minum segelas air setelah makan. Ini akan membantu mencairkan dan membersihkan asam apapun dalam kerongkongan Anda.
  • Hindari merokok dan minum alkohol. Jika Anda menderita heartburn, disarankan untuk menghindari rokok dan alcohol sebelum, selama dan setelah makan. Rokok dan alkohol dapat melemahkan otot esophageal sphincter muscle (LES) yang bertugas menjaga konten makanan di perut Anda dan mencegah refluks.
  • Mengunyah permen karet. Kadang-kadang mengunyah permen karet dapat membantu Anda mencerna. Dengan mengunyah permen karet, sebaiknya non-peppermint, merangsang produksi air liur dan meningkatkan gerakan  konten makanan di perut Anda untuk membuang ke usus kecil. Air liur terdiri dari bicarbonate yang dapat menetralkan kelebihan asam.

Meskipun sebagian besar heartburn tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu kehidupan sehari-hari Anda. Jika Anda memiliki heartburn parah yang tidak dapat diobati dengan obat over-the-counter, periksalah ke dokter. Dokter dapat menilai kondisi Anda untuk memberikan perawatan yang terbaik.


Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis atau perawatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca