Ranitidin merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan asam lambung. Ranitidin untuk maag atau penyakit lain yang terkait dengan asam lambung dapat digunakan dengan resep dokter maupun tanpa resep dokter. Jika Anda mengambil ranitidin tanpa resep dokter, sebaiknya baca aturan pakai terlebih dahulu.

Bagaimana cara menggunakan ranitidin untuk maag?

Ranitidin untuk maag tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, pil, dan sirup. Anda bisa menggunakan ranitidin untuk maag melalui mulut sebelum atau setelah makan. Biasanya, Anda disarankan oleh dokter untuk menggunakan ranitidin sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Bahkan, terkadang ranitidin diresepkan untuk dikonsumsi sebanyak empat kali dalam sehari pada kondisi-kondisi tertentu. Jika Anda mengonsumsi ranitidin satu kali dalam sehari, Anda bisa mengambilnya setelah makan malam atau sebelum tidur.

Dosis dan lamanya pengobatan tergantung dari kondisi Anda dan bagaimana tubuh Anda merespon obat tersebut. Selain itu, juga tergantung dari usia Anda. Dosis untuk anak kecil juga biasanya tergantung pada berat badan yang dimilikinya. Ikuti petunjuk yang disarankan oleh dokter. Terkadang, Anda mungkin juga diberikan obat lain oleh dokter (seperti, antasida) dikombinasikan dengan ranitidin untuk membantu menyembuhkan penyakit Anda.

Dosis ranitidin untuk dewasa

Orang dewasa (17-64 tahun) direkomendasikan untuk mengambil ranitidin sebanyak 150 mg satu kali per hari atau 150 mg dua kali per hari atau 300 mg satu kali per hari. Ini tergantung dari kondisi Anda.

  • Untuk mengobati maag: 75 mg satu kali per hari, sebaiknya dikonsumsi 30-60 menit sebelum makan. Dosis bisa ditingkatkan mencapai 75 mg dua kali per hari.
  • Untuk mengobati tukak lambung: 150 mg dua kali per hari
  • Untuk mengobati tukak usus: 150 mg dua kali per hari atau 300 mg satu kali per hari
  • Untuk mengobati GERD: 150 mg dua kali per hari

Dosis ranitidin untuk anak

Untuk anak (1-16 tahun), dosis ranitidin (oral/ diminum melalui mulut) disesuaikan dengan berat badan yang dimiliki anak.

  • Untuk mengobati maag (khusus untuk anak usia 12 tahun atau lebih): 75 mg satu kali per hari, diminum 30-60 menit sebelum makan. Maksimal 150 mg per hari.
  • Untuk mengobati tukak lambung: 4-8 mg/ kg berat badan dua kali per hari, setiap 12 jam. Maksimal 150 mg per hari.
  • Untuk mengobati tukak usus: 4-8 mg/ kg berat badan dua kali per hari, setiap 12 jam. Maksimal 150 mg per hari.
  • Untuk mengobati GERD: 4-10 mg/ kg berat badan/ hari diminum dua kali per hari, setiap 12 jam. Maksimal 300 mg per hari.

Gunakan ranitidin secara teratur, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari obat ini. Usahakan untuk selalu mengambil ranitidin dalam waktu yang sama setiap hari. Ini untuk menghindari Anda lupa mengonsumsi obat ini. Jika Anda lupa minum obat ini, sebaiknya lewati saja dan teruskan minum obat seperti biasa pada jadwal selanjutnya. Jangan meningkatkan dosis atau mengambil lebih sering dari yang seharusnya.

Jangan mengonsumsi ranitidin untuk maag lebih dari 2 tablet (300 mg) dalam waktu 24 jam, kecuali jika disarankan oleh dokter. Juga, jangan mengonsumsi ranitidin lebih dari 14 hari berturut-turut. Jika penyakit Anda tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari mengonsumsi ranitidin, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca