Apakah Kanker Serviks Bisa Dicegah dengan Gaya Hidup Sehat?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Penyakit kanker serviks merupakan salah satu momok terbesar bagi kaum perempuan. Selain disebabkan oleh faktor genetik, perkembangan kanker sangat dipengaruhi oleh gaya hidup yang Anda jalani. Kabar baiknya, penyakit kanker serviks adalah satu dari sekian banyak kanker yang bisa dicegah dengan vaksinasi, yaitu vaksin HPV. Namun bagaimana dengan pola makan dan gaya hidup sehat? Apakah mungkin mencegah kanker serviks dengan menjalani hidup sehat?

Gaya hidup sehat bisa menurunkan risiko kanker serviks

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, sekitar 30 sampai 40 persen kanker dapat dicegah dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Meskipun tidak ada makanan tertentu yang bisa mencegah kanker serviks, namun beberapa gaya hidup sehat berikut dapat membantu menurunkan risiko Anda terkena kanker serviks.

1. Olahraga

Sudah bukan rahasia lagi bila olahraga rutin memberikan segudang manfaat untuk Anda. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, olahraga juga dapat mempertahankan berat badan Anda dan mengatasi penumpukan lemak di seluruh tubuh. Pasalnya, orang-orang dengan kelebihan berat badan lebih berisiko untuk terkena kanker.

Bila Anda tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, Anda bisa tetap bergerak aktif melalui hal-hal sederhana setiap harinya seperti berjalan ke halte bus, memilih menaiki tangga daripada lift kantor, atau rutin melakukan pekerjaan rumah sebelum pergi ke kantor.

2. Berhenti merokok

Selain mencegah kanker tenggorokan dan paru-paru, upaya berhenti merokok juga dapat menjauhkan Anda dari kanker serviks. Sebuah penelitian melaporkan bahwa wanita perokok berisiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker serviks dibandingkan dengan yang tidak merokok. Hal ini disebabkan karena merokok dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh yang seringkali mengarah pada perkembangan kanker serviks.

3. Menjaga pola makan yang sehat

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi makanan kaya antioksidan, flavonoid, folat, karotenoid, vitamin C, vitamin E dan serat mengalami penurunan risiko kanker serviks sebesar 40 hingga 60 persen. Zat-zat tersebut dilaporkan dapat membantu membersihkan infeksi HPV lebih cepat dengan menghambat perubahan sel-sel leher rahim menjadi sel kanker.

Nah, manfaat zat-zat tersebut bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Beberapa contoh sayuran penurun risiko kanker serviks adalah brokoli, kubis, bawang putih, bawang merah, selada, bayam, wortel, ubi jalar, labu. Sementara daftar buah yang bisa Anda konsumsi adalah alpukat, apel, stroberi, jus jeruk.

Bila Anda penggemar teh, cobalah untuk menggantinya dengan teh hijau yang dapat membantu mencegah Anda terkena kanker serviks.

4. Menjalani tes pap smear

Bila Anda sudah aktif secara seksual, maka Anda wajib menjalani tes pap smear. Pasalnya, tes ini berguna untuk melihat kemungkinan adanya perkembangan sel kanker serviks. Melalui tes pap smear, dokter kandungan Anda akan mengambil sampel sel serviks Anda untuk mencari kemungkinan sel yang bisa berubah menjadi kanker. Jadi, bila terdapat sel prakanker yang patut dicurigai, maka sel tersebut bisa segera disingkirkan.

American Cancer Society merekomendasikan bahwa mulai usia 21 tahun, wanita harus menjalani pap smear setiap tiga tahun hingga usia 29 tahun. Setelah itu, Anda dianjurkan rutin melakukan pap smear hingga usia 65 tahun dalam rentang waktu 3-5 tahun. Semakin awal Anda melakukan pap smear, maka semakin bisa Anda mencegah sel kanker berkembang lebih parah.

Namun, meski gaya hidup dan pola makan di atas bisa mengurangi risiko terbentuknya kanker serviks, namun hal ini tidak dapat mencegah infeksi virus HPV yang merupakan biang keladi kanker serviks. Karena itulah, Anda tetap membutuhkan vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Mencegah Pola Hidup Sehat, Dapatkah Mencegah Kanker Serviks? https://cegahkankerserviks.org/pola-hidup-sehat-hidup-sehat-dapatkah-bisa-mencegah-kanker-serviks/. Diakses pada 5 Januari 2018.

Can I Prevent Cervical Cancer? https://www.webmd.com/cancer/cervical-cancer/understanding-cervical-cancer-prevention. Accessed 5/1/2018.

Can Certain Foods Prevent Cervical Cancer? https://www.livestrong.com/article/275787-foods-to-prevent-cervical-cancer/. Accessed 5/1/2018.

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Serviks Stadium 3: Perkembangan, Angka Harapan Hidup, dan Pengobatan

Perkembangan kanker serviks stadium 3 sudah bukan hanya di dalam serviks, tapi sudah sampai ke area tubuh lainnya. Yuk, cari informasinya lebih lanjut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Kanker Serviks Stadium 2: Perkembangan, Peluang Sembuh, dan Pengobatan

Kanker serviks bisa terus berkembang hingga mencapai stadium 2. Seperti apa tahap perkembangan kanker serviks di stadium ini, dan bagaimana perawatannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Segala Hal yang Perlu Anda Tahu Soal Penyembuhan Kanker Serviks

Setelah pengobatan selesai, Anda akan masuk ke tahap penyembuhan kanker serviks. Apa saja yang perlu diperhatikan selama proses pemulihan kanker serviks?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

6 Pilihan Obat Herbal untuk Kanker Serviks Melihat dari Sisi Medisnya

Selain dengan tindakan medis dari dokter, minum obat herbal juga dinilai berpotensi untuk menghambat perkembangan sel kanker serviks. Apa saja pilihannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020
Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020
Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 08/03/2020
Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 07/03/2020