Esterogen diproduksi oleh ovarium pada masa pra-menopause. Oleh karena itu tingkat estrogen pada wanita dapat dikurangi dengan menghilangkan atau menekan fungsi ovarium. Menghalangi fungsi ovarium juga disebut dengan supresi ovarium yang digunakan untuk mencegah ovarium memproduksi estrogen, baik untuk sementara ataupun secara permanen. Terapi hormonal dapat digunakan untuk mengurangi jumlah hormon alami esterogen di dalam sel dan memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker yang tersisa.

Fungsi ovarium dapat ditekan dengan obat yang disebut dengan gonadotropin releasing hormon atau yang dikenal sebagai luteinizing realizing hormon agonis. Obat ini  mampu mengganggu sinyal dari kelenjar pituitary yang mampu merangsang ovarium untuk memproduksi estrogen misalnya obat supresi ovarium  goserelin atau leuprolide.

Bagaimana cara kerja terapi supresi ovarium?

Obat-obat tertentu mempengaruhi estrogen dengan mengganggu sinyal dari otak dan mengontrol cara kerja ovarium. Salah satunya adalah goserelin yakni obat yang paling umum digunakan. Goserelin merupakan implan kecil yang disuntikkan ke perut pasien setiap 28 hari. Pasien juga kemungkinan bisa hamil meskipun sedang menggunakan goserelin. Oleh karena itu konsultasi diperlukan untuk mengetahui sejauh apa penggunaan goserelin dapat membahayakan perkembangan bayi.

Apa saja efek samping dari penggunaan terapi supresi?

Ovarium mampu memproduksi estrogen selama masa menopause alami dan gejala-gejala menopause akan muncul  ketika ovarium diangkat seperti perasaan panas pada seluruh tubuh, berkeringat pada malam hari, dan sebagainya.

Menopause yang terjadi tiba-tiba memungkinkan pasien mengalami gejala-gejala tersebut. Kekhawatiran wanita yang mengalami menopause dini adalah pengobatan kanker payudara yang berisiko penyakit jantung dan osteoporosis di kemudian hari. Dokter biasanya akan merekomendasikan terapi primer untuk tulang selama menjalani terapi supresi ini.

Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalani pengobatan supresi ini. Beri tahukan juga jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau jika sedang menyusui. Konsultasikan pada dokter tentang pengobatan atau obat herbal yang ingin dikonsumsi dan jika memiliki alergi pada obat-obatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca