Panduan Olahraga untuk Wanita Pengidap Kanker Payudara

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mengidap kanker payudara tidak lantas menghalangi Anda untuk berolahraga. Berdiam diri justru berisiko memperparah kondisi tubuh semakin menurun. Pengidap kanker payudara tentu saja boleh olahraga, asal tahu batasan dan cara amannya. Berikut panduan olahraga untuk orang dengan kanker payudara.

Manfaat olahraga untuk orang dengan kanker payudara

Olahraga punya banyak sekali manfaat bagi kesehatan pengidap kanker payudara. Jika saat ini Anda sedang menjalani pengobatan kanker, olahraga dapat membantu menjaga tubuh tetap fit dan berstamina melewati setiap proses dan tahapannya.

Selain itu, olahraga juga punya banyak manfaat lain untuk Anda seperti:

  • Membantu mengurangi efek samping pengobatan, seperti kelelahan, kenaikan berat badan, osteoporosis, dan limfedema (pembengkakan jaringan lunak pada tangan serta kaki)
  • Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke sebagai komplikasi dari pengobatan kanker payudara
  • Mengurangi risiko kekambuhan kanker
  • Mengurangi kecemasan, stres, depresi, dan memperbaiki suasana hati
  • Mencegah berkurangnya massa otot sebagai efek samping dari pengobatan

Namun, penting untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk meminta sarannya sebelum berolahraga.

Seberapa sering harus olahraga saat punya kanker payudara?

Dilansir dari laman Breast Cancer Care, orang dengan kanker payudara sebaiknya berolahraga minimal 150 menit setiap minggunya. Jangka waktu ini sama dengan orang sehat pada umumnya, yang membedakan hanya jenis olahraga dan intensitasnya saja.

Penting untuk dipahami bahwa orang dengan kanker payudara tidak boleh berolahraga sembarangan. Apalagi sampai memaksakan diri. Pasalnya, ada risiko yang mengintai jika olahraga tidak dilakukan dengan benar.

Jika Anda merasa sangat tidak sehat sehingga sulit untuk berolahraga selama itu dalam seminggu, tidak masalah. Berolahragalah sekuat yang Anda mampu.

Jenis olahraga untuk orang dengan kanker payudara

Dilansir dari laman Breast Cancer berikut beberapa jenis olahraga yang disarankan untuk pengidap kanker payudara:

Latihan aerobik

Aerobik berguna untuk meningkatkan detak jantung, melatih otot, dan melatih pernapasan. Selain itu, olahraga yang satu ini juga meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh. Tak hanya itu, olahraga aerobik juga bisa memperbaiki suasana hati, membuat tidur lebih nyenyak, dan mengurangi stres pada orang dengan kanker payudara.

Berbagai latihan aerobik yang bisa dilakukan yaitu:

  • Jalan santai
  • Jogging atau berlari
  • Mengendarai sepeda
  • Menari
  • Berenang

Latihan fleksibilitas

Latihan fleksibilitas atau peregangan adalah olahraga yang bertujuan untuk menjaga otot dan persendian agar tidak kaku. Otot dan persendian yang kaku bisa membuat rentang gerak Anda menjadi terbatas.

Ketika Anda rajin melakukan olahraga yang satu ini, Anda bisa dengan mudah melakukan gerakan apa pun. Anda tak akan kesulitan atau merasa sakit saat berjalan, duduk, dan membungkuk.

Latihan kelenturan juga membantu mengurangi kekakuan dan perubahan postur yang mungkin terjadi setelah pengobatan kanker payudara. Operasi pengangkatan payudara, rekonstruksi, dan radiasi biasanya menyebabkan kekakuan pada bagian tubuh tertentu.

Selain itu, latihan kelenturan juga bisa membantu meredakan stres dan membuat Anda menjadi lebih rileks.

Beberapa latihan fleksibilitas yang bisa dilakukan yaitu:

  • Yoga
  • Pilates
  • Tai chi

Latihan kekuatan

Latihan kekuatan membantu memperkuat tulang dan memperbaiki postur. Selain itu, olahraga yang satu ini juga membantu memperbaiki keseimbangan tubuh dan lemah otot pascaoperasi.

Latihan kekuatan bisa dilakukan di gym atau di rumah. Anda bisa mencoba angkat barbel dengan beban yang disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Selain itu, push up dan pull up juga jadi latihan kekuatan yang bisa dicoba jika Anda sanggup menjalaninya.

Apa pun jenis olahraganya, pastikan Anda melakukannya sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri jika sudah tidak mampu karena justru bisa semakin melemahkan kondisi Anda.

Tips olahraga untuk orang dengan kanker payudara

Orang dengan kanker payudara wajib berolahraga dengan aman. Berikut tips yang bisa Anda ikuti agar terhindar dari cedera:

Konsultasi ke dokter terlebih dahulu

Sebelum berolahraga seringan apa pun, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dulu ke dokter. Bukan hanya untuk meminta persetujuan.

Anda juga perlu menanyakan apakah ada olahraga atau gerakan yang dianjurkan dan perlu dihindari. Mintalah panduan dari dokter tentang cara olahraga yang aman agar terhindar dari cedera.

Jika Anda memiliki limfedema, tanyakan pada dokter apakah Anda perlu pakaian khusus saat berolahraga atau tidak. Limfedema adalah kondisi saat kaki dan lengan mengalami pembengkakan yang berisi cairan.

Lakukan pemanasan

Pemanasan wajib dilakukan sebelum melakukan olahraga jenis apa pun. Anda bisa melakukan pemanasan dengan berjalan kaki selama 5 hingga 10 menit untuk memanaskan otot. Melakukan peregangan otot juga bisa jadi bagian dari pemanasan yang perlu dilakukan.

Hentikan jika merasa sakit

Jangan gengsi untuk menghentikan olahraga jika ada bagian tubuh yang terasa sakit. Meski baru sebentar, tidak masalah jika Anda menghentikan kegiatan ini dan melanjutkannya di lain waktu. Langsung bicarakan hal ini pada instruktur olahraga Anda, kemudian konsultasikan pada dokter setelahnya.

Sesedikit apa pun gerakan yang Anda lakukan, asalkan rutin kegiatan ini tetap akan bermanfaat untuk Anda. Jangan pernah memaksakan diri untuk terus berolahraga meski ada yang dirasa tak beres karena justru membahayakan tubuh.

Anda juga bisa menggantikan olahraga dengan tetap bergerak aktif di rumah, misalnya dengan melakukan pekerjaan rumah yang dirasa mampu.

Beristirahat sesuai kebutuhan

Kondisi tubuh masing-masing orang berbeda, oleh karenanya jangan memaksakan diri dan beristirahatlah segera saat lelah. Perlu diingat bahwa kondisi tubuh Anda tidak sedang dalam kondisi terbaiknya. Oleh karena itu, menyisipkan waktu istirahat saat olahraga sangat penting meski mungkin Anda merasa kuat-kuat saja.

Lakukan pendinginan

Setelah latihan selesai, cobalah untuk melakukan pendinginan untuk menetralkan kembali suhu tubuh secara perlahan. Anda bisa melakukan pendinginan dengan berjalan santai selama 5 sampai 10 menit. Kemudian, regangkan otot-otot tubuh secara perlahan.

Sebagai orang dengan kanker payudara, jangan sungkan untuk bertanya pada dokter jika ada hal-hal yang masih Anda ragukan sebelum olahraga.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca