Obat untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara: Raloxifene

Oleh

Raloxifene adalah estrogen reseptor modulator yang berfungsi melawan estrogen pada jaringan tubuh, tetapi d isisi lain juga dapat bertindak seperti estrogen. Estrogen dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker payudara. Ralofixene berguna untuk mencegah dan mengobati osteoporosis pada wanita setelah masa menopause. Oleh karena itu, raloxifene hanya diperbolehkan untuk wanita yang sudah mengalami menopause. Untuk mengurangi risiko kanker payudara, pasien dapat melakukan pengobatan selama lima tahun.

Apakah raloxifene mampu mengurangi risiko kanker payudara?

Raloxifene adalah salah satu obat yang dapat menurunkan risiko kanker payudara. Tamoxifen atau raloxifene mampu menghalangi estrogen di dalam sel kanker payudara sehingga dapat mengurangi risiko kanker payudara. Namun, raloxifene tidak mempunyai fungsi seperti estrogen pada uterus.

Peneliatian terakhir menunjukkan bahwa raloxifene menurunkan risiko kanker payudara bagi wanita yang sudah mengalami masa menopause sebanyak 18 sampai 58%. Penelitian lain dibutuhkan untuk mengetahui efek yang lebih lanjut dari penggunaan raloxifene.

Apa saja efek samping dari penggunaan Raloxifen?

Efek samping dari raloxifene di antaranya adalah tubuh merasa panas, kaki kram, pembengkakan pada kaki dan tangan, penambahan berat badan, stroke, pembekuan darah, dan rasa nyeri saat melakukan hubungan intim. Penggunaan  raloxifene memiliki tingkat risiko yang rendah dalam pembekuan darah. Hal ini yang mungkin menjadi pilihan bagi wanita yang sudah mengalami menopause karena pengobatan ini tidak menyebabkan kanker rahim atau osteoporosis.

Efek samping dari raloxifene di antaranya yaitu:

  • Daerah kewanitaan menjadi kering
  • Nyeri otot
  • Kelebihan berat badan

Risiko kesehatan yang behubungan dengan raloxifene sama dengan risiko yang akan muncul pada penggunaan tamoxifen. Raloxifene lebih sedikit berpotensi menyebabkan stroke daripada tamoxifen, namun rata-rata penderita kanker yang melakukan pengobatan ini lebih mungkin berisiko penyakit jantung. Selain itu, raloxifene dapat meningkatkan risiko stroke jika pasien sudah memiliki penyakit jantung atau memiliki faktor pendukung yang menyebabkan penyakit jantung.

Siapa yang dapat menggunakan raloxifene?

Raloxifene bisa digunakan untuk mengurangi risiko invasif kanker payudara setelah melewati menopause. Besarnya risiko kanker payudara ditunjukkan dengan pencapaian angka 1,66 pada model Gail.

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca