Berbagai Kemajuan Terbaru Dalam Pengobatan Kanker Hati

Oleh

Kanker hati adalah jenis umum dari kanker. Sampai saat ini, hanya ada beberapa cara yang efektif untuk mencegah atau mengobati kanker hati. Namun, telah banyak upaya dilakukan dalam penelitian tentang cara-cara baru untuk mencegah dan mengobati kanker hati. Para ilmuwan bekerja tanpa henti untuk menemukan penyebab kanker hati untuk pencegahan lebih baik, dan dokter bekerja untuk meningkatkan pengobatan pada pasien. Telah ada kemajuan besar dalam penelitian kanker hati.

Pengobatan kanker hati

Sekarang ada banyak cara untuk mengobati kanker hati:

  • Reseksi hidup: Operasi pengangkatan semua atau sebagian dari hati
  • Transplantasi hati: Mengganti hati
  • Embolisasi arteri: Menyegel atau memblokir pembuluh darah ke tumor
  • Ablasi radiofrekuensi: Suatu bentuk ablasi tumor (penghancuran tanpa menghapus tumor) yang menggunakan panas untuk menghancurkan sel-sel tumor
  • Injeksi alkohol: Memasukkan alkohol yang merupakan racun bagi tumor melalui jarum. Ini digunakan pada tumor kecil
  • Krioterapi: Sebuah bentuk terapi yang menggunakan suhu dingin untuk membunuh sel-sel kanker
  • Kemoterapi: Menggunakan bahan kimia untuk mengobati kanker
  • Terapi biologik: Menggunakan agen seperti virus untuk membunuh sel-sel kanker
  • Terapi target
  • Perawatan dukungan

Dokter juga mempelajari cara untuk membuat kanker hati lebih mudah diangkat dengan mengecilkannya sebelum operasi. Sudah ada penelitian tentang terapi yang diberikan sebelum operasi, termasuk terapi yang ditargetkan, kemoterapi, ablasi, embolisasi, dan terapi radiasi. Hasil awal telah menjanjikan tetapi hanya terlihat pada sejumlah kecil pasien.

Pengobatan untuk kanker juga berarti mencegah kanker untuk kambuh setelah operasi. Sebagian besar penelitian yang sejauh ini menggunakan kemoterapi atau kemoembolisasi setelah operasi belum terbukti efektif. Namun, sudah ada obat-obatan baru yang menjanjikan dan mungkin lebih efektif. Beberapa obat yang dipelajari meliputi obat target sorafenib (Nexavar) dan menatetrenone, obat yang secara kimiawi mirip dengan vitamin K. Beberapa hasil positif juga telah terlihat dengan radioembolisasi, tapi ini perlu konfirmasi pada studi yang lebih besar.

Operasi telah menjadi pengobatan utama untuk kanker hati. Teknik baru yang dikembangkan untuk membuat baik hepatectomy parsial (mengangkat bagian dari hati) dan transplantasi hati lebih aman dan lebih efektif.

Operasi laparoskopi

Dalam operasi laparoskopi, beberapa sayatan kecil dibuat di perut. Dokter akan memasukkan tabung panjang tipis khusus untuk melihat dan memotong bagian kanker hati. Tidak memerlukan sayatan yang besar di perut, yang berarti sedikitnya terjadi kehilangan darah, nyeri yang lebih sedikit setelah operasi, dan pemulihan lebih cepat.

Adapun saat ini, operasi laparoskopi masih dianggap eksperimental dan digunakan terutama untuk tumor kecil pada bagian-bagian tertentu dari hati yang dapat dengan mudah dicapai melalui laparoskop.

Transplantasi hati

Pasien transplantasi hati harus memenuhi banyak kriteria yang ketat. Untuk alasan ini, hanya beberapa pasien adalah calon transplantasi hati. Beberapa dokter sekarang mencari cara untuk memperluas kriteria tersebut. Salah satu penelitian meneliti pergantian hati dengan sedikit yang lebih besar namun tetap sehat.

Transplantasi hati adalah operasi besar dan ada risiko komplikasi yang berpotensi mengancam nyawa. Diperkirakan sekitar 1 dari setiap 30 orang akan meninggal selama prosedur dan hingga 1 dari 10 orang akan meninggal pada beberapa titik di tahun berikutnya setelah operasi.

Transplantasi hati mungkin cocok untuk Anda jika:

  • Anda hanya memiliki tumor tunggal kurang dari 5cm diameter
  • Anda memiliki tiga atau lebih sedikit tumor kecil, masing-masing kurang dari 3cm
  • Anda telah merespon sangat baik terhadap pengobatan lain, dengan tidak ada bukti pertumbuhan tumor selama enam bulan

Terapi radiasi

Kekhawatiran terbesar untuk terapi radiasi adalah bahwa hal itu akan merusak jaringan sehat. Para peneliti sekarang bekerja fokus pada terapi radiasi terhadap kanker, sehingga jaringan sehat di sekitarnya tidak terpengaruh. Salah satu pendekatan yang dipelajari disebut brachytherapy. Dalam perawatan ini, tabung tipis yang disebut kateter ditempatkan dalam tumor dan kemudian pelet yang mengeluarkan radiasi dimasukkan ke dalam kateter untuk waktu yang singkat. Setelah pengobatan, baik pelet dan kateter dikeluarkan. Hal ini memungkinkan radiasi ditargetkan untuk kanker yang kurang membahayakan pada hati yang normal.

Terapi target

Obat baru sedang dikembangkan yang bekerja secara berbeda dari obat kemoterapi standar. Obat-obatan yang lebih baru menargetkan bagian tertentu dari sel-sel kanker atau bagian di sekitarnya.

Terapi berfokus pada pembuluh darah yang memasok darah untuk tumor. Tumor tumbuh dengan mendapatkan pasokan darah. Sebuah jenis baru dari obat, sorafenib (Nexavar), sudah digunakan pada beberapa jenis kanker hati yang tidak dapat diangkat melalui pembedahan. Obat ini bekerja dengan mencegah pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor. Sorafenib sekarang sedang dipelajari untuk digunakan diawal, seperti setelah operasi atau chemoembolization trans-arterial (TACE). Para peneliti juga mempelajari apakah menggabungkannya dengan kemoterapi dapat membuatnya lebih efektif.

Regorafenib (Stivarga®) adalah obat lain yang ditargetkan dan menjanjikan dalam mengobati kanker hati.

Kemoterapi

Kemoterapi dikombinasikan dengan perawatan lainnya sedang diuji dalam uji klinis. Sejumlah kecil tumor menanggapi kemoterapi. Namun, belum menunjukkan untuk memperpanjang kelangsungan hidup pasien.

Obat kemoterapi, seperti oxaliplatin, capecitabine, gemcitabine, dan docetaxel, sedang diuji. Oxaliplatin telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam studi awal bila dikombinasikan dengan doxorubicin. Oxaliplatin dikombinasikan dengan gemcitabine dan obat dari terapi yang ditargetkan cetuximab (Erbitux®) terbukti efektif.

Terapi virus

Pendekatan terbaru pada pengobatan adalah penggunaan virus, yang dikenal sebagai JX-594. Ini adalah virus yang sama digunakan untuk membuat vaksin cacar, tetapi telah diubah untuk hanya menginfeksi sel-sel kanker dan sel-sel tidak normal. Dalam perawatan ini, larutan yang mengandung virus disuntikkan ke kanker hati. Virus ini kemudian akan masuk ke sel kanker, di mana menyebabkan sel-sel ini mati, atau mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel-sel. Perawatan ini telah diuji pada pasien yang tidak merespon dengan baik terhadap pengobatan lain dan nampak menjanjikan.

Pencegahan kanker hati

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Hal ini lebih efektif untuk menghentikan kanker sebelum dimulai. Vaksinasi dan pengobatan yang lebih baik untuk kanker hati dapat mencegah sekitar separuh dari kasus kanker hati di seluruh dunia. Para peneliti sedang mempelajari cara-cara untuk mencegah hepatitis C atau mengobati infeksi hepatitis sebelum mereka menyebabkan kanker hati. Pengobatan untuk hepatitis kronis juga menunjukkan kemajuan.

Skrining

Para ilmuwan menyarankan penggunaan tes darah untuk mendeteksi kanker hati pada tahap awal daripada menggunakan AFP dan USG. Salah satu tes yang menjanjikan disebut DKK1.

Menentukan risiko kekambuhan setelah operasi

Setelah operasi hati, perhatian utama bagi semua orang yang terlibat adalah risiko kanker berulang, yang berarti kanker akan datang kembali. Mengetahui risiko seseorang akan kanker berulang dapat membantu dokter menentukan tindak lanjut berikutnya atau salah satu pengobatan tambahan untuk menurunkan risiko ini.

Para peneliti sedang mempelajari sel-sel dalam operasi sebagai sampel. Mereka melihat pola gen sel dekat tumor dan mampu memprediksi siapa yang memiliki risiko tinggi. Temuan awal ini perlu dikonfirmasi dalam studi lain sebelum digunakan secara luas.

Kesimpulannya, telah ada kemajuan besar di bidang kanker hati. Prospek lebih baik pada orang-orang yang melakukan transplantasi hati. Secara keseluruhan, sekitar 75 dari 100 orang bertahan hidup selama 5 tahun atau lebih setelah operasi jenis ini.

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca