5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Paling Populer di Dokter Kulit

Oleh

Jerawat bukanlah masalah kulit serius, tapi dapat meninggalkan bekas luka pada kulit yang bisa merusak penampilan Anda. Ketika berbagai cara rumahan untuk menghilangkan bekas jerawat tak lagi mempan, Anda dapat membuat janji di dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan medis.

Menghilangkan bekas jerawat di dokter kulit, bagaimana caranya?

Sementara jerawat biasanya bertahan dari beberapa hari hingga satu minggu, bekas jerawat dapat bertahan seumur hidup. Namun jangan khawatir. Pengobatan bekas luka jerawat yang ada saat ini dapat membantu memperbaiki bentuk dan warnanya. 

Pengobatan bekas jerawat dapat ditentukan berdasarkan beberapa fitur individu:

  • usia
  • kondisi kesehatan
  • riwayat medis
  • jenis bekas jerawat
  • pendapat Anda

Ada beberapa pengobatan di dokter kulit yang digunakan untuk mengobati bekas luka jerawat.

1. Krim pemudar topikal

Jika bekas jerawat Anda merah, krim topikal kortison dapat diresepkan dokter untuk mengurangi kemerahan dan menenangkan iritasi kulit. Krim muka dengan retinoid atau silikon dapat membantu memperbaiki tampilan atau bekas jerawat.

2. Laser resurfacing dan terapi cahaya

Laser resurfacing dan terapi cahaya digunakan untuk meminimalisir penampilan bekas luka jerawat. Ini dapat memudarkan noda abnormal pada kulit, membuatnya tampak berwarna lebih muda, halus, dan sehat. Laser skin resurfacing juga mengangkat lapisan teratas kulit. Dokter kuliy akan membutuhkan sekitar 30 menit untuk melakukan prosedur ini. Keseluruhan sesi akan membutuhkan waktu 2 jam. Kulit baru diproduksi dalam 10 hingga 20 hari. Dan setelah 2 hingga 3 bulan, bekas jerawat dapat sebagian besar memudar.

Beri tahu dokter kulit Anda mengenai obat-obatan yang Anda gunakan. Sebelum prosedur, Anda tidak boleh menggunakan ibuprofen, aspirin, atau vitamin E. Obat-obatan ini dapat memengaruhi pembekuan darah.

Lindungi kulit Anda dengan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih, dan juga pakaian.

3. Cosmetic fillers

Fillers ini disuntikkan ke bawah kulit untuk memberikan kolagen ke area yang bermasalah. Namun, pengobatan ini bersifat sementara. Efeknya dapat menghilang dalam 1 tahun.

4. Chemical peel

Chemical peel digunakan untuk mengobati kerusakan akibat sinar matahari, bekas jerawat. Dalam prosedur ini, dermatologist akan mengoleskan bahan kimia ke kulit Anda, setelahnya, ketika ia mengangkat bahan kimia tersebut, ia juga mengangkat lapisan teratas kulit. Ketika kulit baru terbentuk, bekas luka dapat berkurang dan menjadi tampak samar.

5. Dermabrasi

Dermabrasi digunakan untuk mengobati bentuk abnormal dan perubahan warna pada kulit. Sikat kawat atau roda berlian digunakan untuk mengangkat lapisan teratas kulit. Kulit baru akan terbentuk di tempat yang diobati setelah 5 hingga 7 hari. Setelah 6 hingga 12 hari, bekas jerawat dapat berkurang.

Anda harus merawat kulit dengan seksama setelah prosedur ini.

  • Jagalah kebersihan kulit dengan mencucinya setiap hari dengan air bersih dan pembersih khusus untuk menghindari infeksi. Infeksi dapat meninggalkan bekas jerawat pada kulit.
  • Ganti perban yang menutupi luka. Ini membantu luka tetap bersih dan terhidrasi. Kulit yang lembap sembuh lebih cepat daripada kulit yang kering.
  • Gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV dari matahari.

Meskipun bekas jerawat tidak dapat menghilang sepenuhnya, Anda dapat melakukan pengobatan untuk memperbaiki tampilannya dan membaurkannya dengan kulit di sekitarnya dengan cover-up, make-up foundation, atau alas bedak.

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Lubang Bekas Jerawat

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca