Faktanya, pada tahun 2015 diketahui bahwa terdapat 36,7 juta orang di dunia mengalami HIV/AIDS. Sementara di Indonesia sendiri, ada sekitar kurang lebih 23 ribu orang terdiagnosis HIV/AIDS. Meski semakin banyak orang yang mengalami HIV/AIDS namun sampai saat ini memang belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut. Oleh karena itu, hal yang bisa dilakukan adalah mengurangi gejala yang muncul pada penderita agar mereka hidup lebih nyaman. Berikut adalah herbal untuk HIV yang dapat membantu ODHA untuk mengatasi gejala-gejala kesehatan yang mungkin muncul.

Berbagai macam obat herbal untuk HIV dan AIDS

1. Lidah buaya

Tumbuhan ini bermanfaat untuk mengatasi sembelit yang sering menjadi gejala HIV/AIDS. Tumbuhan ini bisa digunakan dengan cara mengambil ekstraknya. Rebus lidah buaya dan kemudian minum air rebusannya. Namun, segera berhenti mengonsumsinya jika mengalami diare.

2. Daun basil

Daun yang hampir mirip dengan daun kemangi ini dapat digunakan untuk meredakan mual dan membantu melancarkan pencernaan. Selain itu, daun basil juga berperan dalam penyembuhan luka pada mulut. Anda bisa menambahkan irisan daun basil ke dalam makanan Anda ketika gejala mual dan nyeri perut muncul. Untuk luka di mulut, daun basil dapat direbus dan ekstraknya dijadikan obat kumur.

3. Bunga calendula

Biasanya di Indonesia terkenal sebagai tanaman hias. Jenis bunga ini dapat digunakan oleh ODHA sebagai penyembuh luka dan obat anti-bakteri. dalam mengobati luka, calendula dijadikan bahan untuk mengompres bagian tubuh yang terluka. Sedangkan jika penderita mengalami infeksi terjadi pada saluran pencernaan, bagian kepala bunga calendula dapat dijadikan teh untuk mengatasi gejala tersebut.

4. Kapulaga

Kapulaga merupakan rempah-rempahan yang sering kali digunakan sebagai bumbu dari masakan Indonesia. Herbal untuk HIV ini ternyata dapat membantu ODHA untuk mengatasi masalah pencernaan, gejala mual dan muntah, serta meningkatkan nafsu makan. Tak sulit untuk menggunakan kapulaga sebagai obat herbal untuk HIV, bisa dijadikan teh atau hanya dengan mencampurkannya sebagai bumbu masakan.

5. Kayu manis

Kayu manis atau cinnamon bermanfaat untuk meredakan gejala flu, diare, dan mual. Tak hanya itu herbal untuk HIV tersebut bisa diandalkan untuk meningkatkan nafsu makan serta merangsang pergerakan usus. Kayu manis dapat diolah menjadi teh atau dicampurkan ke dalam masakan.

6.  Cengkeh

Cengkeh dapat meningkatkan nafsu makan, membantu mengatasi mual, muntah, dan diare. Biasanya, cengkeh digunakan dalam berbagai masakan, seperti sup hangat.

7. Ketumbar

Ketumbar berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam tubuh – yang menjadi penyebab infeksi. Selain itu, ketumbar juga dapat diandalkan untuk menambah nafsu makan penderita HIV/AIDS, sehingga asupan makannya tercukupi dengan baik.

8. Adas

Herbal untuk HIV ini dapat dimanfaatkan ODHA untuk meningkatkan nafsu makan, mencegah perut kembung, dan mengeluarkan gas. Tambahkan bumbu makanan atau jadikan sebagai teh.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca