Sebagai orangtua, Anda mungkin dihantui oleh kekhawatiran tentang apa jadinya jika anak remaja kesayangan Anda tertular infeksi HIV. HIV mungkin dianggap sebagai subjek yang berat untuk dibahas dengan anak, namun tetap penting untuk mendidik dan membimbing mereka mengenai cara pencegahan infeksi HIV yang dimulai dari diri sendiri.

Bagaimana cara mengajarkan anak tentang pencegahan infeksi HIV?

Berikut beberapa tips dan saran untuk Anda.

Ajak anak berdiskusi soal HIV

Anda dapat membahas tentang HIV dengan anak Anda saat ada berita/acara/film/serial yang menyangkut kasus HIV di TV. Hal ini merupakan cara visual untuk mengajari anak tentang HIV karena anak-anak dapat mendengar serta melihat apa yang terjadi di dunia luar sana sehingga mereka mendapatkan berbagai informasi tentang HIV. Setelah selesai, tanyakan apa yang mereka dapatkan dari berita, dan kemudian Anda dapat menjelaskan lebih lanjut.

Beberapa orang tua memilih waktu tertentu untuk membahas HIV dengan anak-anak. Mereka dapat menggunakan buku atau internet untuk menunjukkan informasi  agar anak-anak mudah mengertinya.

Pilihlah informasi

Informasi yang Anda berikan harus berdasarkan pada usia anak Anda. Sebagai contoh, anak remaja dapat mendengarkan detail mengenai HIV dan praremaja harus mengerti bagaimana penyebaran HIV, dan bagaimana melindungi diri mereka dengan kondom. Selain itu, menjelaskan tentang seks sebelum menjelaskan tentang HIV juga menolong anak agar tidak bingung. Jelaskan secara spesifik agar mereka mengerti dengan benar risiko HIV serta cara terbaik untuk tetap aman.

Bahas tentang cara-cara penularan infeksi HIV

Anak remaja harus mengerti tentang HIV dengan benar agar dapat melindungi diri mereka. Bimbing anak Anda agar berperilaku aman dengan membagikan informasi tentang pencegahan dan bahaya dari infeksi HIV. Biarkan mereka tahu bagaimana cara-cara infeksi HIV terjadi dan beberapa gejala HIV.

Bicarakan dengan remaja tentang pengaruh teman sebaya dan lingkungan sekitar

Penting untuk mengajari anak bagaimana mengatasi situasi berisiko seperti menolak seks bebas dan obat-obatan. Terbukalah pada anak agar mereka mau menceritakan dengan nyaman. Beri tahu mereka bahwa mereka tidak akan dihukum apabila menceritakan hal yang sebenarnya. Begitu Anda mengerti anak remaja Anda, Anda membantu membangun rasa percaya diri anak. Jika mereka memiliki keyakinan tentang siapa mereka dan apa yang mereka sukai, mereka tidak dapat dipengaruhi oleh tekanan dari lingkungan. Hal ini berarti mereka dapat melindungi diri sendiri dari hal-hal buruk yang dapat menyebabkan risiko AIDS.

Perbaiki kesalahpahaman

Wajar apabila anak Anda salah mengerti suatu hal tentang HIV. Anda harus memberi tahu mereka bahwa menghindari infeksi HIV berarti mereka harus menghindari orang dengan HIV/AIDS. Kesalahpahaman tersebut dapat membuat mereka takut, yang mengakibatkan stigma terhadap pasien HIV dan mempengaruhi perilaku mereka. Apabila Anda menyadari mereka memiliki pengetahuan yang salah, segera perbaiki sedini mungkin.

Kadang, sulit untuk Anda mengedukasi remaja untuk menghindarkan mereka dari risiko infeksi HIV. Kebanyakan anak tidak menganggap HIV sebagai suatu isu yang relevan dalam hidupnya. Namun, mengedukasi anak bukanlah tidak mungkin, terlebih dengan beberapa tips di atas. Selain itu, dokter juga dapat memberikan Anda saran untuk membantu Anda mengajari remaja dengan lebih baik.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca