Menurut laporan WHO tahun 2014, ada sekitar 36,9 juta orang yang hidup dengan HIV dan 1,2 juta kematian di antaranya terkait dengan AIDS. Virus HIV yang tidak ditangani dengan baik menyebabkan pengidap HIV mengembangkan Acquired Immune Deficiency Syndrome, alias AIDS.

Berikut adalah beberapa informasi mengenai siklus hidup virus HIV.

Bagaimana tahap perkembangan virus HIV dalam tubuh?

HIV secara bertahap merusak sistem imun dengan menyerang dan membunuh sel CD4 dalam tubuh jenis sel darah putih yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari infeksi.

HIV menggunakan sel CD4 sebagai alat untuk memperbanyak diri dan menyebar ke seluruh tubuh. Proses ini disebut sebagai siklus hidup HIV. Obat-obatan HIV melindungi sistem imun dengan menghambat HIV di berbagai tahap siklus hidup HIV.

Ada 7 tahap dari siklus hidup virus HIV dalam tubuh, meliputi:

  1. Pengikatan (atau penempelan): HIV mengikat pada reseptor di permukaan sel CD4.
  2. Penggabungan: Amplop HIV dan membran sel CD4 bergabung, dimana HIV masuk ke dalam sel CD4.
  3. Reverse transcription: Di dalam sel CD4, HIV melepas dan menggunakan transkriptase terbalik di mana enzim dari HIV mengubah materi genetik yang disebut RNA HIV menjadi DNA HIV. Konversi dari RNA HIV menjadi DNA HIV menyebabkan HIV masuk ke dalam nukleus sel CD4 dan menggabungkannya dengan materi genetik sel, yang disebut sel DNA.
  4. Penyatuan (Integrasi): Di dalam nukleus sel CD4, HIV menghasilkan enzim yang disebut intergrase untuk meleburkan DNA viral menjadi DNA dari sel CD4.
  5. Replikasi: Begitu terintegrasi pada DNA sel CD4, HIV mulai menggunakan CD4 untuk menghasilkan rantai panjang protein HIV. Rantai protein HIV merupakan blok pembangun untuk HIV lainnya.
  6. Perakitan: Protein HIV baru dan RNA HIV berpindah ke permukaan sel dan merakit menjadi HIV yang belum matang (tidak menular).
  7. Bertunas: HIV yang baru dan belum matang menembus sel CD4. HIV yang baru menghasilkan enzim HIV yang disebut protease. Protease berperan untuk memecah rantai panjang protein yang membentuk virus yang belum matang. Protein HIV yang lebih kecil berkombinasi untuk membentuk HIV yang matang.

Peran obat-obatan HIV dalam mencegah virus HIV semakin memburuk

Antiretroviral (ART) adalah salah satu obat HIV yang digunakan untuk mengatasi infeksi HIV dan melindungi sistem imun dengan menghambat HIV pada tahap siklus HIV yang berbeda.

Ada berbagai kelas obat HIV yang berbeda tergantung pada cara mereka melawan HIV. Setiap kelas obat menyerang HIV pada tahap siklus HIV yang berbeda.

Pasien HIV biasanya menggunakan kombinasi obat HIV dari setidaknya 2 kelas obat HIV yang berbeda setiap harinya. Karena obat dari berbagai kelas menghambat HIV pada tahap siklus yang berbeda, ART sangat efektif dalam mencegah HIV dari memperbanyak diri. Memiliki viral load HIV yang lebih sedikit dalam tubuh artinya tubuh Anda bekerja baik dalam melindungi sistem imun dan mencegah virus HIV berkembang menjadi AIDS. Selain itu, ART juga mengurangi risiko dari resistansi obat HIV.

ART tidak dapat menyembuhkan HIV, namun konsumsi rutin dari obat-obatan HIV dapat membantu pengidap HIV hidup lebih lama dan lebih sehat. Obat-obatan HIV juga mengurangi risiko penularan HIV secara seksual.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca