Pilihan Vitamin dan Mineral yang Membantu Turunkan Tekanan Darah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Apabila Anda didiagnosis memiliki tekanan darah tinggi, bukan berarti Anda harus mengonsumsi obat resep secara terus-menerus. Nutrisi yang tepat, diiringi dengan perubahan pola makan untuk penurunan tekanan darah serta perubahan gaya hidup bisa membuat kondisi Anda lebih stabil. Anda juga mungkin memerlukan suplemen vitamin penurun darah tinggi di samping obat-obatan dari dokter. Lalu harus pilih mineral dan vitamin penurun darah tinggi yang mana, ya?

Beragam mineral dan vitamin penurun darah tinggi

1. Kalium

suplemen kalium
Sumber: LiveStrong.com

Kalium alias potassium adalah salah satu dari sejumlah mineral dan vitamin penurun darah tinggi. Mineral ini membantu menyeimbangkan jumlah natrium (dari garam) dalam tubuh sehingga jantung dan tekanan darah tetap terkendali.

Beberapa kondisi dapat membuat Anda kekurangan kalium. Misalnya konsumsi garam berlebihan, diare berkepanjangan atau muntah, dan zat diuretik atau obat kortison seperti alkohol, kopi, dan gula.

Orang dengan gangguan pencernaan mungkin juga memiliki kadar kalium yang rendah. Kalium tambahan tidak dianggap beracun bila dikonsumsi dengan dosis tinggi, kecuali pada individu tertentu dengan masalah ginjal yang mencegah kelebihan ekskresi.

Bila ingin mendapatkan manfaat dari kalium, silakan mengonsumsi 500 sampai 1.000 mg kalium setiap hari selama delapan minggu. Dalam satu studi, tekanan darah turun 10 angka pada lebih dari 40 persen dari peserta penelitian. Sumber terbaik kalium adalah pisang dan buah jeruk. Namun, Anda juga bisa mendapatkan kalium dari makanan berikut:

  • blewah
  • sayuran hijau
  • kentang
  • tomat
  • selada air
  • biji-bijian
  • daun mint

2. Coenzyme Q10 (CoQ10)

suplemen vitamin coq10
Sumber: Healthline

Kekurangan CoQ10 telah banyak ditemukan dengan pasien dengan tekanan darah tinggi. Studi di University of Texas dan di Osaka, Jepang, menunjukkan bahwa dosis harian 45 sampai 60 mg CoQ10 terbukti dapat menurunkan tingkat tekanan darah sebanyak 12 sampai 25 poin.

Para peneliti menyimpulkan bahwa CoQ10 merupakan satu-satunya hal yang diperlukan untuk mengembalikan tekanan darah normal pada pasien dengan hipertensi ringan atau bahkan sedang.

Jika Anda menggunakan suplemen CoQ10, cobalah yang bentuk soft gel. Bentuk kering CoQ10 (atau bentuk lainnya) hanya dapat diserap oleh sel-sel berbasis air. Ketika CoQ10 dilarutkan dalam minyak, zat ini dapat diserap baik oleh sel berbasis air maupun sel berbasis lemak.

Dari sudut pandang efektivitas dosis, peningkatan penyerapan ini berarti bahwa dosis rendah dari bentuk softgel setara dengan dosis yang lebih tinggi dari bentuk kering. 

3. Magnesium

suplemen magnesium
Sumber: Medical News Today

Mineral ini memiliki manfaat yang baik bagi penurunan tekanan darah tinggi, terutama pada pria lanjut usia. Bahkan, dari 615 orang yang diteliti dalam satu percobaan, mereka yang mengonsumsi mineral ini lebih banyak dalam pola makan mereka memiliki tekanan darah yang secara konsisten lebih rendah.

Para peneliti sekarang merasa bahwa 500 mg sehari dari magnesium mungkin diperlukan hanya untuk menggantikan apa yang tubuh lepaskan melalui keringat, stres, konsumsi alkohol berlebih, diuretik, gula, dan fungsi tubuh normal. Sumber alami yang baik dari magnesium meliputi:

  • sayuran hijau segar
  • gandum
  • kedelai
  • jagung
  • apel
  • kacang-kacangan dan biji-bijian kaya akan minyak

Karena pola makan biasa pada umumnya tidak memberikan asupan magnesium yang cukup, Anda mungkin perlu suplemen magnesium, terutama jika Anda memiliki tekanan darah tinggi. Rekomendasi magnesium untuk tekanan darah tinggi adalah 500 mg per hari.

4. Vitamin E dan zat besi

vitamin kesuburan

Vitamin E dan zat besi dapat menjadi salah satu asupan penurun darah tinggi. Pasalnya, zat besi membantu meningkatkan kemampuan pembawa oksigen darah. Sedangkan vitamin E membantu jantung penggunaan oksigen untuk otot lebih efisien, dan keduanya meringankan beban kerja jantung.

Awalnya dosis tinggi dari vitamin E dapat meningkatkan tekanan darah untuk sementara. Para ahli merekomendasikan suplemen bentuk d-alpha tokoferol asetat vitamin E dalam dosis mulai dari 200-1.600 IU per hari. Orang dengan masalah jantung atau sirkulasi darah harus dimulai dengan dosis yang lebih kecil.

Rekomendasi penggunaan 50 sampai 100 IU per hari, secara bertahap meningkat sampai dengan dosis tinggi selama beberapa minggu. Vitamin E bisa menjadi vitamin penurun darah tinggi yang bisa diminum bersamaan dengan atau setelah makan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca