Apakah anak Anda merasa mudah lelah, bahkan setelah melakukan aktivitas yang ringan? Apakah ia sering mengeluh pusing mendadak atau mual? Jika ya, maka anak Anda mungkin mengalami tekanan darah rendah. Tekanan darah rendah yang tidak diobati dapat menyebabkan anak pingsan, cedera, bahkan potensi kerusakan organ-organ vital. Simak serba-serbi tekanan darah rendah pada anak mulai dari penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di bawah ini.

Apa itu tekanan darah rendah?

Tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi ketika tubuh tidak mampu mempertahankan tekanan darah dalam kisaran normal. Ini berarti bahwa jantung, otak, dan bagian lain dari tubuh tidak mendapatkan cukup darah. Tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Jika pembacaan tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg, maka kondisi ini merupakan kasus hipotensi.

Tekanan darah rendah pada anak dapat disembuhkan, tetapi penting untuk mendiagnosis penyebabnya untuk memastikan apa pengobatan yang terbaik.

Apa saja penyebab tekanan darah rendah pada anak?

Tekanan darah rendah pada anak dapat terjadi karena berbagai faktor seperti berikut:

  • Dehidrasi. Dehidrasi terjadi karena jumlah air yang anak konsumsi dan jumlah cairan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan aktivitas tidak seimbang. Kondisi ini mungkin merupakan efek samping dari demam, diare berat, atau berkeringat berlebihan. Kurangnya cairan bisa mengurangi volume darah dan menyebabkan hipotensi.
  • Obat. Obat-obatan tertentu dan suplemen kesehatan dapat melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
  • Anemia. Anemia merupakan penyebab utama dari hipotensi pada anak-anak.
  • Kekurangan adrenalin. Kekurangan adrenalin adalah gangguan dalam produksi dan pelepasan hormon yang diperlukan untuk berfungsinya tubuh. Tekanan darah rendah karena kekurangan adrenalin terjadi karena terlalu sedikit garam atau natrium dalam tubuh.
  • Melakukan gerakan cepat. Hipotensi ortostatik terjadi karena perubahan mendadak dalam posisi tubuh. Ini biasanya terjadi ketika anak tiba-tiba bangkit berdiri setelah berbaring atau duduk cukup lama. Tekanan darah rendah ini hanya berlangsung selama beberapa detik atau menit.
  • Syok. Ini adalah kondisi yang fatal di mana tekanan darah sangat rendah dan tidak bisa menopang tubuh. Hal ini dapat disebabkan oleh volume darah yang rendah, gangguan fungsi jantung, alergi, atau perubahan pembuluh darah berlebihan.

Gejala tekanan darah rendah pada anak

Berikut ini beberapa gejala tekanan darah rendah pada anak yang paling sering terjadi:

  • Kepala pusing
  • Kliyengan
  • Pingsan
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur
  • Linglung
  • Mual atau merasa tidak enak badan
  • Lemah
  • Merasa kedinginan
  • Kulit jadi pucat
  • Merasa haus atau dehidrasi (dehidrasi bisa menjadi penyebab tekanan pada darah menurun)
  • Susah fokus atau berkonsentrasi

Bagaimana cara mendiagosis tekanan darah rendah pada anak?

Dokter anak akan mencoba untuk mencari tahu penyebab tekanan darah rendah pada anak dengan memantau tekanan darah, denyut nadi, laju pernapasan, atau suhu tubuhnya. Dokter mungkin juga menyarankan anak Anda untuk menjalani tes berikut:

  • Rontgen pada perut dan dada
  • Tes metabolik dasar
  • EKG
  • Urinalisis
  • Tes kultur darah untuk memeriksa infeksi
  • Tes untuk memeriksa jumlah darah lengkap

Apa saja perawatan untuk tekanan darah rendah pada anak?

Pengobatan tekanan darah tergantung sepenuhnya pada penyebabnya dan gejala yang mendasarinya. Dalam banyak kasus, tekanan darah rendah dapat diatasi dengan perawatan sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah.

Hipotensi karena dehidrasi relatif ringan dan dapat pulih. Dokter anak akan menyarankan Anda untuk memberikan anak Anda lebih banyak cairan untuk mengatasi dehidrasi.

Jika anak Anda menderita tekanan darah rendah karena obat tertentu, maka dokter akan mengubah dosis atau akan beralih ke obat yang berbeda. Jangan berhenti memberikan obat-obatan kepada anak Anda tanpa berbicara dengan dokter terlebih dahulu.

Hipotensi berat karena syok mungkin memerlukan perhatian medis darurat dalam bentuk:

  • Anak-anak yang menderita syok mungkin perlu lebih banyak cairan
  • Mereka mungkin memerlukan obat-obatan untuk meningkatkan kekuatan jantung dan tekanan darah

Kapan perlu menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika anak Anda memunculkan gejala seperti:

  • Tidak dapat bernapas
  • Pingsan
  • Feses berwarna hitam atau merah tua
  • Mengalami demam tinggi
  • Mengalami nyeri dada dan denyut jantung tidak teratur

Tekanan darah rendah mungkin bukanlah kondisi umum pada anak-anak, tetapi juga bukanlah hal yang mustahil. Anda dapat dengan mudah mengobati tekanan darah rendah pada anak-anak dengan konsultasi ke dokter anak Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca