Apa Saja Manfaat dari Rutin Cek Tekanan Darah?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/05/2020
Bagikan sekarang

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu dari penyebab kematian tertinggi di dunia. Diperkirakan terdapat 1,13 miliar orang yang menderita kondisi ini. Bahkan, hanya 1 dari 5 penderita hipertensi yang dapat mengatasi serta menjaga tekanan darah normal. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mulai rutin melakukan pengecekan tekanan darah agar mendapatkan manfaat yang lebih. Lantas, apa saja manfaat dan pentingnya cek tekanan darah secara rutin untuk kesehatan Anda?

Seberapa penting mengecek tekanan darah Anda?

Hipertensi sering disebut sebagai silent killer alias pembunuh diam-diam. Pasalnya, hipertensi kerap tidak menunjukkan gejala pada penderitanya, tetapi bisa berujung fatal.

Menurut data World Hypertension League (WHL), lebih dari 50% penduduk di seluruh dunia (jumlahnya kira-kira 1 miliar) tak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi.

Banyak orang yang jarang mengecek tekanan darah, sehingga tak tahu bahwa dirinya memiliki hipertensi. Bahkan, tidak sedikit pula yang belum menyadari pentingnya manfaat cek tekanan darah dalam tubuh kita.

Semakin tinggi tekanan darah, semakin besar pula peluang Anda untuk terserang berbagai macam penyakit dan masalah kesehatan. Jika tekanan darah Anda meningkat, pembuluh arteri dan jantung Anda akan menegang.

Seiring dengan berjalannya waktu, ketegangan tersebut dapat mengakibatkan pembuluh darah menebal dan melemah. Hal ini menyebabkan pembuluh darah semakin sempit, sehingga darah pun lebih mudah menggumpal.

Penggumpalan darah berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi hipertensi, seperti serangan jantung, stroke, penyakit ginjal, demensia, dan gangguan kesehatan lainnya.

Bahkan, dalam kasus yang jarang terjadi, pembuluh darah yang melemah dan terlalu tegang mungkin dapat pecah. Kondisi tersebut berisiko menyebabkan kematian.

Rutin mengecek tekanan darah sangatlah penting

Melakukan cek tekanan darah dengan rutin adalah hal yang harus dilakukan setiap orang. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan manfaat, yaitu mengetahui kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda, dari hasil cek tekanan darah.

Memiliki tekanan darah normal menandakan bahwa jantung mampu memberikan suplai darah yang berisi oksigen dan makanan, ke semua organ tubuh dengan baik.

Ketika Anda cek tekanan darah, akan ada dua angka yang tertera pada hasil, yaitu sistolik yang ada di atas dan diastolik yaitu angka di bagian bawah.

  • Sistolik adalah tekanan yang dihasilkan ketika jantung berkontraksi dan mendorong darah ke pembuluh arteri. Saat ini terjadi, darah akan mengalir ke seluruh bagian tubuh.
  • Diastolik adalah tekanan yang terjadi ketika jantung beristirahat. Ketika beristirahat, jantung akan mendapatkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru.

Hasil cek tekanan darah sistolik maupun diastolik harus dipastikan dalam kisaran angka yang normal, jika tidak maka menandakan bahwa jantung Anda bekerja terlalu keras atau bahkan melambat.

Apa saja manfaat dari cek tekanan darah?

Dengan rutin mengukur tekanan darah, baik dilakukan sendiri di rumah maupun di pusat layanan kesehatan, Anda akan mendapatkan manfaat-manfaat berikut:

1. Mendeteksi adanya hipertensi

Manfaat pertama dari cek tekanan darah adalah membantu Anda mendeteksi adanya kemungkinan atau risiko hipertensi.

Anda dapat melakukan pengecekan di pusat layanan kesehatan terdekat. Namun, Anda juga bisa melakukan cek tekanan darah di rumah, untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Menurut iHealth, dalam waktu 24 jam, setiap orang mengalami puncak kenaikan tekanan darah sebanyak 2 kali. Biasanya, tekanan darah akan meningkat pada pukul 6-8 pagi, serta pukul 5 sore hingga 8 malam. Tekanan darah akan naik sebanyak 30-50 mmHg selama jam-jam tersebut.

Pada jam-jam tersebut, umumnya pusat layanan kesehatan belum buka atau justru sudah tutup. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan cek tekanan darah sendiri di rumah pada waktu tersebut agar manfaatnya lebih maksimal.

Manfaat dari cek tekanan darah sendiri pada jam-jam tersebut adalah membantu dokter melihat apakah Anda memiliki risiko prehipertensi atau hipertensi.

Lalu, seberapa sering Anda perlu cek tekanan darah? Jika Anda memang dinilai berisiko mengalami hipertensi, ada baiknya Anda melakukan cek tekanan darah sebanyak 2 kali seminggu. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahuinya lebih pasti sesuai dengan kondisi Anda.

2. Membedakan antara hipertensi dan sindrom jas putih

Beberapa orang mengalami kenaikan tekanan darah hanya pada saat-saat tertentu, misalnya ketika melakukan pengecekan tekanan darah di fasilitas kesehatan karena merasa stres atau tertekan. Kondisi kenaikan tekanan darah ini bersifat sementara dan disebut dengan sindrom jas putih.

Pada kondisi ini, manfaat yang bisa diperoleh dari cek tekanan darah secara rutin adalah membedakan apakah peningkatan tekanan darah yang Anda alami termasuk dalam hipertensi atau hanya sindrom jas putih. Pasalnya, sindrom jas putih ditemukan pada 20% pasien yang terdiagnosis dengan hipertensi. Hal ini tentunya untuk menghindari tindakan medis serta pengobatan yang tidak perlu, yang justru membahayakan Anda.

3. Mengetahui tindakan atau pencegahan yang tepat

Terkadang, beberapa orang merasa tidak perlu mengecek tekanan darahnya karena tidak memiliki gejala hipertensi dan merasa tidak ada manfaat yang bisa diperoleh.

Padahal, manfaat dari melakukan cek tekanan darah adalah Anda dapat mengetahui tindakan serta pencegahan yang sesuai, serta terhindar dari komplikasi-komplikasi kesehatan. Hal ini sangat penting, terlebih lagi jika Anda sudah punya faktor-faktor risiko hipertensi.

Dalam kasus tertentu, apabila Anda mengalami gejala-gejala umum hipertensi, dokter mungkin akan segera meresepkan obat darah tinggi. Namun, diagnosis yang paling tepat biasanya dilakukan berdasarkan faktor-faktor eksternal, seperti tekanan di lingkungan kerja, atau penyakit tertentu.

Hasil cek tekanan darah secara rutin, terutama yang dilakukan sendiri di rumah, akan digabungkan dengan faktor-faktor tersebut. Manfaat yang akan Anda peroleh adalah, dokter dapat membuat diagnosis yang lebih akurat dari hasil cek tekanan darah tersebut.

Selain itu, apabila Anda memang sudah dinyatakan dokter menderita hipertensi, cek tekanan darah secara berkala akan membantu dokter mengetahui tindakan medis yang paling tepat untuk kondisi Anda.

Dikutip dari situs Harvard Medical School, orang-orang yang rutin cek tekanan darah di rumah lebih bisa mengontrol tekanan darahnya. Manfaat ini tentu tidak didapat jika Anda hanya cek tekanan darah saat ke dokter saja.

Anda dapat meminta bantuan dokter atau tenaga medis lainnya untuk memilih tensimeter atau alat cek tekanan darah yang paling sesuai, serta memberikan manfaat yang lebih untuk Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bisa Memicu Hipertensi?

Menurut penelitian di tahun 2018, keadaan post-traumatic stress disorder yang dimiliki seseorang bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Tidur Siang Baik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sebuah studi menyatakan bahwa tidur siang dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Simak selengkapnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

Katanya, makanan tanpa garam tak sedap. Namun, jika makan garam terlalu banyak bikin tekanan darah naik. Lalu, bagaimana cara mengurangi makan garam?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

Ragam Penyebab Pusing Saat Hamil Pada Tiap Trimester

Pusing dan kepala berkunang-kunang hanyalah satu dari banyaknya perubahan yang lazim terjadi saat hamil. Lantas, apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
mengukur tekanan darah anak

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020