Apa Itu Tes Viral Load Hepatitis? Siapa yang Perlu Melakukannya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Jika Anda menjalani pengobatan infeksi virus hepatitis C (HCV), maka dokter memantau viral load Anda lewat tes viral load. Viral load adalah jumlah virus tertentu yang terdapat dalam darah. Berikut penjelasan lebih lanjut seputar viral load hepatitis.

Apa itu viral load?

Viral load hepatitis adalah jumlah partikel virus hepatitis yang mengapung dalam per 1 ml/1cc volume darah. Sejumlah partikel virus ini merupakan salinan materi genetik virus yang beredar di seluruh tubuh. Jumlah virus dalam darah bisa bervariasi antara setiap orang yang terinfeksi, tetapi ini bukanlah indikator prognostik yang membantu dan tidak mengukur tingkat keparahan penyakit hati akibat virus. Tes viral load bisa digunakan untuk memantau tingkat keberhasilan dari pengobatan hepatitis dan menjadi panduan keputusan perawatan kesehatan di masa depan.

Kapan tes viral load diperlukan?

Begitu Anda memulai pengobatan, dokter akan menganjurkan tes lanjutan untuk mengevaluasi pengobatan yang saat ini dijalani. Selain itu, tidak perlu dilakukan tes ulang karena viral load tidak memberi informasi tentang gejala dan fungsi hati. Tes hati lainnya, seperti biopsi, bisa memberikan informasi tersebut.

Siapa yang harus melakukan tes viral load?

Beberapa kelompok yang lebih rentan untuk terinfeksi HCV, misalnya:

  • Pasien dialisis (cuci darah)
  • Anak yang terlahir dari ibu positif HCV
  • Orang yang mungkin telah terkena kontak darah seseorang yang terinfeksi hepatitis C

Apa arti dari negatif atau “tidak terdeteksi”?

Viral load bisa memberikan hasil dari “tidak terdeteksi” sampai ratusan juta. Istilah “tidak terdeteksi” terkadang memiliki arti berbeda dari istilah “negatif,” tergantung dari tes yang digunakan. Jika Anda “negatif,” mungkin tidak terdapat virus hepatitis C dalam darah Anda. Namun, mungkin juga terdapat virus hepatitis C dalam darah Anda, tetapi jumlah virusnya lebih rendah dari batas deteksi tes tersebut, sehingga disebut “tidak terdeteksi.” Dokter bisa memberi tahu tes apa yang digunakan dan menjelaskan artinya pada Anda. Faktanya, viral load kurang dari 615 IU/L (international unit per liter) berarti tidak ada virus hepatitis C yang terdeteksi, atau jumlahnya terlalu rendah untuk dideteksi. Selain itu, viral load lebih dari 800.000 IU/L dianggap tinggi dan kurang dari 800.000 IU/L dianggap rendah.

Apa arti dari tes viral load “positif?”

Jika hasil dari tes kuantitatif RNA HCV Anda positif, dan lab berhasil menentukan jumlah virus dalam darah Anda, maka penting untuk mencatat tidak hanya jumlah virus tetapi juga satuan yang menyertainya. Dalam beberapa infeksi lainnya, semakin tinggi viral load, maka semakin parah penyakit Anda, tetapi ini tidak berlaku dalam hepatitis C. Viral load dalam hepatitis C tidak memiliki kaitan dengan tingkat keparahan penyakit Anda. Namun, viral load menunjukkan seberapa efektif pengobatan Anda. Semakin rendah viral load Anda, maka semakin tinggi pula peluang keberhasilan pengobatan Anda. Viral load didasarkan pada teknologi yang memungkinkan untuk mengukur jumlah yang paling kecil dari RNA virus hepatitis C, bagian pembentuk virus. Laboratorium yang berbeda bisa menggunakan standar yang berbeda untuk menghitung salinan RNA HCV. Konsultasikan pada dokter untuk mengetahui secara pasti arti dari hasil tes Anda. Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca