Atasi Susah BAB Saat Traveling dengan 4 Cara Ampuh Ini

Author: dr. Chrisendy Hakim Dokter Umum

Mengisi hari libur atau cuti kerja dengan bepergian memang jadi salah satu cara untuk melepas stres. Sayangnya, kegiatan ini sering kali menyebabkan susah BAB atau sembelit. Bila tidak diatasi, kondisi ini bisa merusak suasana hati karena gejalanya yang mengganggu. Jangan cemas, simak tipsnya berikut ini.

Kenapa traveling sering menyebabkan susah BAB?

Rata-rata jadwal BAB yang normal adalah 3 kali seminggu, tapi beberapa orang ada yang lebih dari itu. Bila Anda merasa rutinitas buang air besar berkurang dari biasanya, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang sembelit.

Biasanya, kondisi ini terjadi diiringi dengan gejala yang tidak menyenangkan, seperti perut terasa penuh, sakit perut, dan perlu usaha keras untuk mengeluarkan feses dari tubuh. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, salah satunya saat traveling.

Tak sedikit orang yang mengalami kondisi ini saat bepergian jauh. Kondisi ini sebenarnya disebabkan oleh berubahnya rutinitas harian Anda saat traveling, seperti pola makan jadi tidak teratur dan kurang makan serat. Belum lagi Anda lupa minum karena sedang asyik traveling. Tentu saja hal ini semakin membuat Anda susah BAB .

Mungkin ketika ada rasa ingin buang air, Anda malah menahannya karena tidak nyaman jika harus BAB di tengah-tengah perjalanan. Akhirnya, Anda pun mengalami sembelit.

Tidak hanya itu, stres karena harus mempersiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan selama traveling juga dapat membuat Anda semakin susah BAB.

Cara mengatasi susah BAB saat traveling

Cara mengatasi sembelit saat bepergian, sebenarnya tidak berbeda dengan cara yang umumnya dilakukan. Hanya saja, Anda perlu menyesuaikan dengan situasi Anda yang sedang menempuh perjalanan. Mari bahas satu per satu cara ampuh terbebas dari susah BAB saat traveling berikut ini.

1. Makan makanan berserat

Kekurangan serat jadi penyebab umum susah buang air besar. Jadi, selama perjalanan pastikan Anda meningkatkan asupan makanan tinggi serat, contohnya pisang, apel, pepaya, melon, kacang-kacangan, dan sayuran. Anda bisa menyiapkan makanan ini sebagai bekal sebelum bepergian atau membelinya.

Makanan berserat dapat melunakkan tekstur feses sehingga mudah dikeluarkan. Selain itu, serat juga menambah jumlah feses sehingga lebih cepat melewati usus untuk dikeluarkan. Cara mengatasi susah BAB saat traveling ini sangat direkomendasikan karena mudah untuk Anda lakukan.

2. Minum obat pencahar

Cara mengatasi susah BAB saat traveling selanjutnya adalah minum obat pencahar. Anda bisa menggunakan obat pencahar tablet yang praktis dan mudah dibawa ke mana-mana.

Minum obat ini membantu melunakkan feses dan mengaktifkan usus untuk bergerak aktif sehingga mempermudah Anda untuk mengeluarkan feses. Pastikan Anda selalu baca aturan pakai dan minum obat sesuai dosis yang dianjurkan.

Jadi, jangan lupa untuk selalu menyediakan obat ini dalam daftar obat-obatan yang Anda bawa saat bepergian.

3. Banyak minum air

Supaya lebih cepat mengatasi BAB saat traveling, cara yang bisa dilakukan selanjutnya adalah minum yang banyak.

Memang, kebanyakan orang cenderung menahan diri untuk tidak minum air terlalu banyak. Padahal, kebiasaan tersebut justru semakin mempersulit BAB. Jadi, sebaiknya tetap minum yang banyak, karena cairan bisa membantu melunakkan feses sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

Selain itu, minum air juga mencegah Anda dari dehidrasi ringan yang ternyata bisa memperparah sembelit. Selain air putih, Anda juga bisa minum jus buah atau makan sup agar cairan tubuh meningkat.

4. Lakukan peregangan

Cara mengatasi susah BAB saat traveling selanjutnya adalah olahraga. Sayangnya, keterbatasan ruang gerak tidak memungkinkan Anda untuk melakukan aktivitas ini selama di perjalanan. Namun, sebagai penggantinya lebih baik Anda tetap melakukan beragam peregangan.

Misalnya saja, gerakan peregangan yang paling praktis dan mudah dilakukan seperti forward lunges. Caranya, posisikan satu kaki maju ke depan, turunkan pinggul Anda hingga kaki belakang hampir menyentuh lantai. Tahan selama 5 detik dan lakukan pengulangan sebanyak 5 kali untuk tiap kaki.

Semakin sering dan banyak peregangan yang dilakukan, ternyata dapat merangsang pergerakan usus. Hal ini akan memungkinkan feses terdorong dengan cepat, mudah dikeluarkan, dan membuat perut Anda lega.

Atau, Anda juga bisa melakukan olahraga yang mudah di sela-sela jadwal jalan-jalan. Contohnya berjalan santai atau jogging pada pagi hari di sekitar tempat Anda menginap.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 5, 2019 | Terakhir Diedit: Desember 6, 2019

dr. Chrisendy Hakim Dokter Umum

dr. Chrisendy Hakim adalah seorang general practitioner yang berpraktik di Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

dr. Chris memiliki passion yang sangat besar dalam promosi kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dr. Chris yang dikenal aktif bekerja sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menjadi pembicara, shooting sebagai Host, serta menjadi Event Organizer di berbagai event seminar kesehatan awam di kota-kota besar se-Indonesia.

dr. Chris juga sering diundang sebagai moderator di symposium dan workshop untuk kalangan dokter, dan juga aktif berperan serta dalam beberapa organisasi dan komunitas kesehatan.

Prinsip yang dipegang dr. Chris yaitu pengobatan dokter akan lebih optimal apabila diiringi dengan kesadaran masyarakat itu sendiri dalam upaya pencegahan terhadap penyakit.

Selain itu dr. Chris juga memiliki ketertarikan di bidang kesehatan ibu dan anak karena setiap insan yang terlahir di dunia ini pasti dimulai dari sang ibu. Jadi alangkah baiknya kita memberikan pelayanan kesehatan maupun penyuluhan yang optimal  dan holistik untuk para wanita yang kelak juga akan menjadi ibu bagi sang anak supaya kualitas hidupnya dapat ditingkatkan sehingga dapat optimal dalam mengasuh sang anak. Kemudian, kesehatan sang anak juga penting kita perhatikan secara komprehensif karena seorang anak merupakan generasi penerus bangsa dan negara kita tercinta.

Selengkapnya
Artikel Terbaru