4 Gejala yang Muncul Ketika Anda Mengalami Maag Akut

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Istilah “maag” tampaknya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Menurut Mayo Clinic, maag atau yang dikenal dengan istilah medis dispepsia menandakan berbagai gejala pada saluran pencernaan. Seseorang bisa mengalami maag akut, namun tidak menyadarinya. Lantas, seperti apa gejala atau ciri-ciri maag akut? Mari cari tahu informasinya berikut ini.

Apa saja gejala maag akut?

Maag memang terdengar cukup umum, yang sering dikaitkan dengan masalah pencernaan. Sayangnya, banyak orang mengartikan maag sebagai suatu penyakit tertentu, padahal nyatanya bukan.

Ya, maag adalah sebuah istilah yang merujuk pada sekumpulan gejala akibat penyakit tertentu terkait sistem pencernaan. Itu sebabnya, maag disebabkan oleh berbagai masalah pencernaan, seperti gastritis (radang lambung), GERD (refluks asam lambung), tukak lambung, maupun sindrom iritasi usus besar (IBS).

Bila maag disebabkan oleh gastritis, gejalanya bisa menjadi akut. Ini menandakan bahwa gejalanya muncul secara tiba-tiba dengan tingkat nyeri yang lebih kuat, namun dapat sembuh dengan cepat.

Lebih jelasnya, pahami beberapa gejala atau ciri-ciri maag akut yang umumnya terjadi, yaitu:

1. Mual dan muntah

Perbedaan mual tanda hamil dan maag

Mual dan muntah merupakan salah satu ciri-ciri maag, baik itu pada maag kronis maupun maag akut akibat gastritis. Setiap kali Anda merasakan mual, saat itu juga rasa ingin muntah muncul.

Setelah berhasil muntah dan mengeluarkan isi perut, biasanya Anda akan merasa jauh lebih lega. Ciri-ciri maag akut yang satu ini juga dapat muncul ketika porsi makanan dalam sekali makan terlalu banyak.

Padahal mungkin saja, sebenarnya jumlah tersebut memang biasa Anda makan sehari-hari. Namun, karena sedang mengalami gejala maag akut, porsi makanan tersebut tampak berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan biasanya.

Hal inilah yang kemudian membuat Anda merasa mual dan ingin muntah. Itulah mengapa ciri-ciri maag akut yang satu ini biasanya semakin terasa usai makan.

2. Nyeri perut

obat maag kronis

Nyeri atau sakit perut sebagai ciri-ciri maag akut karena gastritis biasanya terasa di bagian perut mana pun. Ini yang membedakannya dengan gejala maag kronis akibat gastritis, yang cenderung kerap muncul di bagian atas perut.

Seperti gejala maag pada umumnya, nyeri perut akibat maag akut karena gastritis ini juga bisa dipicu oleh peningkatan produksi asam pada lambung. Jumlah asam yang meningkat tersebut akan memenuhi seluruh bagian perut, sehingga membuat Anda mengeluhkan gejala berupa sakit atau nyeri perut.

Perlu diketahui, bahwa tingkat keparahan serta lama waktu keluhan ini berlangsung bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang mengalami sakit perut parah, sampai tidak sanggup melakukan kegiatan apa pun.

Sementara beberapa lainnya, masih bisa menahan keluhan ini dan gejalanya cepat membaik.

3. Perut kembung

perut kembung

Masih ada hubungannya dengan nyeri perut pada gejala maag akut karena gastritis sebelumnya. Penumpukan asam pada sistem pencernaan juga bisa menimbulkan rasa kembung dan penuh dengan gas.

Dalam beberapa kasus, Anda bisa mengalami rasa seperti terbakar pada perut. Kondisi ini yang kemudian membuat Anda mengalami nyeri di seluruh bagian perut.

Lambat laun, tidak menutup kemungkinan asam dari lambung ini akan mengalir naik ke atas hingga menyebabkan nyeri pada ulu hati dan dada. Dalam istilah medis ciri-ciri maag akut ini dikenal dengan nama heartburn.

Kalau sudah begini, biasanya gejala maag akut bisa jadi bukan hanya disebabkan oleh gastritis saja. Akan tetapi, dapat juga dipicu oleh refluks asam lambung alias GERD. Gastroesophageal reflux disease atau disebut GERD, adalah kondisi ketika asam pada sistem pencernaan naik ke atas hingga mencapai kerongkongan.

Rasa nyeri seperti terbakar dapat muncul di ulu hati, dada, maupun kerongkongan. Hal ini dikarenakan lapisan tersebut telah mengalami iritasi.

4. Perut terasa penuh setelah makan

gejala maag akut

Normalnya, perut memang akan terasa kenyang atau begah setelah makan. Namun, rasa kenyang yang Anda alami sebagai gejala maag akut berbeda dengan biasanya.

Ini bisa terjadi karena perut Anda dipenuhi oleh sejumlah asam lambung dan gas, yang kadang membuatnya terasa kembung. Perut yang mengandung asam dan gas ini seolah sudah membuat Anda merasa kenyang, apalagi jika ditambah dengan masuknya makanan dan minuman.

Padahal, mungkin saja sebenarnya makanan dan minuman yang Anda konsumsi tidak begitu banyak. Ketimbang saat sedang tidak mengalami gejala maag akut ini, porsi makan Anda biasanya bisa jauh lebih banyak.

Karena perut yang terasa sangat penuh dan kekenyangan setelah makan, akibatnya Anda mengeluhkan sakit dan ketidaknyamanan pada perut. Rasa tidak nyaman ini biasanya muncul di sekitar bagian atas perut, bawah tulang rusuk, atau bahkan seluruh bagian perut.

Apakah gejala maag akut sama pada setiap orang?

Kemunculan gejala maag akut karena gastritis bisa bervariasi pada masing-masing orang, bahkan tidak ada urutan tahapan gejala yang timbul. Terkadang, beberapa orang mungkin mengalami ciri-ciri maag akut berupa gangguan pencernaan yang ringan.

Ambil contoh, penurunan nafsu makan, mudah merasa kenyang, hingga perut sakit dan tidak nyaman. Berbagai gejala tersebut bisa segera sembuh dengan minum obat maag akut dan menghilangkan faktor penyebabnya, sebelum berkembang semakin parah.

Dalam beberapa kasus, gejala seperti muntah darah dan feses berwarna hitam juga bisa muncul bersama gejala yang ringan, atau sebagai perkembangan kondisinya.

Kapan harus ke dokter jika mengalami gejala maag akut?

Sebenarnya, kemunculan gejala maag akut karena gastritis dalam tahap yang ringan bisa ditangani di rumah. Akan tetapi, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter jika maag akut berkembang dan menunjukkan ciri-ciri berikut:

  • Gejala tersebut bertahan lebih dari satu minggu, dan tidak kunjung membaik.
  • Keluhan nyeri perut semakin memburuk, sampai mengganggu aktivitas dan membuat Anda susah tidur.

Dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan serangkaian tes kesehatan, seperti tes darah, tes pendeteksian bakteri melalui feses maupun napas, dan tes pencitraan untuk melihat kondisi saluran pencernaan.

Selanjutnya, dokter akan menegakkan diagnosis dan memberikan perawatan yang sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, ciri-ciri maag akut yang akut muncul akibat infeksi bakteri H. pylori, pengobatannya akan difokuskan dengan pemberian antibiotik.

Lalu dikombinasikan dengan perawatan rumahan, seperti menjaga kebersihan diri, memilih makanan yang tidak memberatkan kerja lambung atau tidak memicu naiknya asam lambung, dan menjaga pola makan tetap sehat.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 19, 2019 | Terakhir Diedit: Februari 28, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca