3 Hal Seputar Mata Juling yang Harus Anda Tahu

Oleh

Mata juling alias strabismus adalah kondisi di mana posisi kedua mata tidak sejajar, yang menyebabkan tatapan orang tersebut tidak tertuju pada satu obyek di waktu bersamaan. Salah satu sisi mata dapat terbalik ke arah luar, dalam, atas, atau ke bawah seperti terdistraksi untuk melihat ke arah lain. Pada banyak kasus, kedua mata akan terbalik secara bergantian. Familiar dengan kondisi ini?

Mata juling disebabkan oleh faktor genetik orangtua

Mata juling biasanya terjadi pada orang yang memiliki kontrol otot mata lemah atau yang memiliki rabun dekat parah. Dalam banyak kasus, tidak ada penyebab pasti dari kondisi mata ini. Mata juling dapat terjadi sepanjang waktu atau hanya di waktu-waktu tertentu, seperti saat dilanda stres, setelah banyak membaca, atau akibat suatu penyakit yang mendasarinya. Selain karena aktivitas sehari-hari, mata juling yang baru timbul di usia dewasa bisa jadi pertanda awal stroke.

Beberapa orang dilahirkan dengan posisi mata yang tidak selaras secara alami. Hal ini disebut dengan mata juling bawaan. Mata juling biasanya berkembang pada bayi dan anak-anak, paling sering dimulai pada usia tiga tahun, namun tidak jarang pula remaja dan dewasa bisa memiliki kondisi ini di satu titik dalam hidupnya.

Mata pada beberapa bayi mungkin akan tampak terlihat miring, tetapi nyatanya sepasang mata tersebut menatap ke arah yang sama. Kondisi ini disebut sebagai pseudostrabismus alias mata juling palsu. Munculnya kondisi ini pada bayi mungkin diakibatkan oleh tambahan lapisan kulit yang menutupi sudut dalam mata atau proporsi batang hidung bayi yang lebar.

Pada beberapa kasus, posisi kedua mata yang tidak selaras adalah hasil dari gangguan pada sistem saraf, terutama kumpulan sistem saraf yang mengontrol otot mata yang mungkin disebabkan oleh tumor atau kelainan genetik.

Namun, jangan pula sepelekan mata juling. Memang, penampilan mata yang terlihat juling pada bayi akan menghilang dengan sendirinya seiring perkembangan bentuk wajah — namun, jika kondisinya tidak kunjung membaik, mata juling bisa berlanjut hingga dewasa jika tidak ditangani. Dokter harus memeriksakan setiap anak yang berusia 4 bulan atau lebih jika kondisi mata julingnya tidak mengalami perubahan sama sekali.

Kondisi mata juling yang tidak diobati bisa mengakibatkan daya penglihatan buruk permanen pada sisi mata yang terpengaruh. Kondisi ini disebut amblyopia alias mata malas.

Mata juling artinya memiliki penglihatan ganda? Tidak selalu

Pada masing-masing mata terdapat enam buah otot yang berfungsi untuk mengontrol pergerakan mata. Otot-otot ini menerima sinyal dari otak yang mengarahkan ke arah mana bola mata harus bergerak.

Pada mata normal, kedua mata bekerja bersamaan sehingga keduanya mengarah ke satu obyek yang sama. Saat terjadi masalah pada kendali pergerakan mata, otak akan menerima dua gambar yang berbeda. Pada awalnya, hal ini akan menciptakan penglihatan ganda dan kebingungan. Ketika posisi mata yang tidak selaras ini pertama kali terjadi pada usia remaja atau dewasa, orang tersebut bisa memalingkan kepalanya dengan cara yang tidak biasa guna melihat ke arah tertentu dan menghindari penglihatan ganda.

Tetapi, otak anak memiliki petunjuk monokular yang cukup untuk bisa mengerti obyek mana yang terletak di depan obyek lainnya. Hal ini terbukti saat Anda menonton film biasa pada layar datar, di mana Anda tidak akan mendapati masalah untuk membedakan struktur tiga dimensi. Seiring waktu, otaknya akan belajar untuk tidak mengacuhkan gambar yang diproyeksikan dari sisi matanya yang terbalik dan menciptakan blind spot di depan salah satu mata, sehingga ia akan melihat masing-masing obyek hanya satu kali. Namun demikian, kemampuan adaptasi diri ini akan menghilang seiring bertambahnya usia. Jika seseorang memiliki mata juling sejak kecil dan tidak ditangani secepatnya, kemampuan mata untuk melihat tiga dimensi (stereopsis) tidak dapat berkembang.

Maka sebenarnya, tidak ada kebingungan dan kecacatan nyata yang diidap oleh pemilik mata juling, kecuali untuk tugas-tugas khusus yang membutuhkan konsentrasi ekstra pada daya pandang.

Mata juling bisa diobati

Mata juling dapat berdampak negatif pada psikologis dan mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, karena kondisi ini mengganggu komunikasi kontak mata normal dengan lawan biacaranya sehingga sering menyebabkan rasa malu dan canggung saat berinteraksi dengan orang lain.

Untuk menangani mata juling, Anda harus terlebih dulu berkonsultasi pada dokter mata. Pengobatan non-bedah mungkin akan direkomendasikan untuk tahap awal terapi, bertujuan untuk memastikan bahwa mata yang terbalik tersebut tidak berkembang menjadi amblyopic (mata malas). Jika kecenderungan tersebut hadir pada kondisi Anda, dokter akan meresepkan kacamata khusus guna ‘memaksa’ kinerja mata malas (dengan penutup mata atau metode lainnya) sampai penglihatan mata yang selaras bisa tercapai. Pada kasus mata juling yang disebabkan oleh rabun dekat kronis, kacamata tersebut dapat mengobati kondisi ini hingga sembuh tanpa harus menjalani pembedahan otot mata.

Tujuan utama dari terapi penglihatan (termasuk menggunakan kacamata) adalah untuk memastikan bahwa kondisi mata malas mendapatkan latihan visual sebelum anak mencapai usia delapan tahun atau lebih, atau sebelum kehilangan daya penglihatan permanen terjadi.

Prosedur pembedahan untuk mengoreksi mata juling dilakukan untuk menguatkan atau melemahkan pengaruh satu atau lebih otot penggerak mata. Idealnya, prosedur ini dilakukan saat masa kanak-kanak jika anak Anda didiagnosis oleh mata juling. Jika prosedur ini dilakukan saat dewasa, Anda akan menjalani prosedur di bawah pengaruh anestesi lokal (mata akan terasa mati rasa, namun Anda tetap sadar akan sekeliling).

Penguatan otot berarti pengangkatan sebagian kecil dari salah satu ujung saraf untuk kemudian dipasang kembali di lokasi yang sama. Hal ini akan membuat otot mata lebih pendek, yang akan menarik posisi mata ke arah sisi otot tersebut. Pengenduran otot dilakukan untuk memindahkan otot ke belakang atau membuat irisan kecil di otot. Hal ini akan berdampak pada pelemahan otot, yang memungkinkan mata juling bergerak pindah menjauh dari sisi otot tersebut.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca