9 Nasihat Orangtua Tentang Kesehatan Mata yang Ternyata Salah Total

Oleh

Mata merupakan salah satu panca indra yang paling penting dalam kehidupan manusia. Untuk itu, kesehatan mata merupakan hal yang perlu dijaga; karena dengan mata yang sehat, Anda dapat menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan yang begitu luar biasa, dan dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda.

Sayangnya, kita sering kali diberikan informasi yang salah tentang kesehatan mata. Bahkan tak jarang dari teman-teman dan keluarga dekat yang memang kurang sudah turun temurun diberi informasi yang sifatnya hanya mitos tanpa bukti ilmiah yang jelas.

Untuk itu, jika Anda ingin memiliki kesehatan mata yang optimal, jangan sampai Anda tidak dapat membedakan mana informasi yang benar atau salah.

Mitos paling umum seputar kesehatan mata

Berikut ini adalah beberapa mitos dan fakta tentang kesehatan mata yang mungkin sudah sering Anda dengar:

1. Ingin mata sehat? Makan wortel yang banyak

Faktanya, wortel memang memiliki kandungan vitamin A yang tinggi, sehingga konsumsi wortel benar dapat memberikan asupan vitamin A pada tubuh. Namun, vitamin A tidak hanya dapat ditemukan pada wortel saja, melainkan juga pada susu, keju, telur, dan hati. Kandungan vitamin A yang ada pada wortel pun nyatanya lebih banyak berperan pada metabolisme sel-sel saraf yang ada di retina. Sehingga, jika ada anggapan bahwa dengan mengonsumsi wortel dapat mengurangi jumlah minus/plus/silinder, tentunya pendapat tersebut kurang tepat. Karena, dengan atau tanpa wortel, Anda dapat memiliki kesehatan mata yang optimal jika memiliki pola makan yang baik.  

2. Menonton TV terlalu dekat dapat merusak mata

Duduk terlalu dekat dengan TV tidak sepenuhnya dapat merusak mata, melainkan dapat mengakibatkan kepala pusing. Hingga saat ini juga belum ditemukan bukti kuat yang menyebutkan bahwa menonton TV terlalu dekat dapat merusak mata. Yang ditemukan dalam penelitian justru adalah, banyak anak menonton TV dari jarak dekat karena memang mata mereka sudah bermasalah, sehingga jika mereka duduk dengan jarak jauh dari TV, mereka tak dapat melihat dengan jelas.

3. Membaca di tempat gelap dapat merusak mata

Sama halnya dengan duduk terlalu dekat dengan TV, membaca di tempat gelap tidak dapat merusak mata. Membaca di tempat gelap hanya dapat menyebabkan mata menjadi tegang dan cepat lelah karena untuk melihat di tempat gelap, mata harus berakomodasi maksimal agar dapat melihat obyek dengan jelas.

4. Kacamata atau softlens dapat membuat minus/plus/silinder bertambah

Faktanya, mata Anda tidak akan menjadi rusak atau bertambah parah hanya karena menggunakan kacamata atau lensa kontak. Bertambahnya minus/plus/silinder disebabkan oleh jarak retina ke lensa semakin panjang seiring bertambahnya usia, bukan karena menggunakan kacamata atau softlens.

5. Mata minus tidak dapat disembuhkan

Faktanya, 90% kerusakan pada mata dapat dicegah dan diobati. Saat muncul gejala seperti penglihatan kabur atau sakit mata, Anda harus segera berkonsultasi kepada dokter mata. Sehingga, setelah diketahui keadaan mata dan penyebabnya, Anda dapat segera mengobati keadaan tersebut.

6. Melihat pemandangan hijau dapat menyehatkan mata

Sayangnya, pendapat tersebut kurang tepat. Karena, melihat pemandangan hijau hanya dilakukan sebagai cara untuk relaksasi mata, bukan untuk mengobati masalah pada mata seperti minus/plus. Seperti otot lainnya, otot mata butuh untuk relaksasi, terlebih jika mata terlalu sering digunakan untuk melihat satu fokus yang sama dalam waktu lama karena dapat menyebabkan mata lelah. Jadi jika mata Anda sedang lelah, Anda bisa melihat pemandangan hijau untuk membuatnya lebih rileks.

Selain melihat pemandangan hijau, Anda juga dapat mengubah fokus mata ke titik terjauh untuk melakukan relaksasi mata.

7. Pemanis buatan akan membuat mata Anda lebih sensitif pada cahaya

Faktanya, mengonsumsi pemanis buatan bukan merupakan faktor utama yang dapat membuat mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya, melainkan ada faktor lainnya seperti antibiotik, pil KB, obat hipertensi, maupun obat obesitas.  

8. Menggunakan lampu tidur dapat merusak mata

Faktanya, menggunakan lampu tidur tidak dapat merusak mata. Ternyata, menggunakan lampu tidur justru dapat membantu Anda belajar untuk fokus dan mengembangkan keterampilan koordinasi mata ketika bangun tidur.

9. Ke dokter mata hanya jika ada keluhan/masalah pada mata

Faktanya, setiap orang diharapkan dapat secara rutin memeriksakan mata; ada atau tidak ada keluhan/masalah pada mata. Dengan ini, berbagai masalah serius pada mata, meskipun tidak ada gejala, dapat terdeteksi segera dan ditangani sebelum masalahnya telanjur serius.

BACA JUGA:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca