Apakah Diare Saat Hamil Muda Itu Berbahaya Bagi Janin?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Diare saat hamil adalah salah satu masalah yang umum dialami oleh wanita mulai dari trimester pertama. Wanita hamil dikatakan terkena diare ketika mengalami tiga kali buang air besar yang encer dalam satu hari. Lantas, apa saja penyebab diare saat hamil muda? Apakah ini akan membahayakan janin dalam kandungan? Temukan jawabannya pada ulasan berikut ini.

Penyebab diare saat hamil muda

diare-kronis

Para ahli mengungkapkan bahwa diare saat hamil muda adalah kondisi yang umum terjadi. Biasanya, hal ini disebabkan oleh:

1. Perubahan hormon

Dilansir dari Livestrong, menurut Utah Department of Health, diare saat hamil muda lebih banyak disebabkan oleh perubahan hormon. Pasalnya, produksi hormon kehamilan dapat memperlambat saluran pencernaan. Itulah mengapa wanita yang sedang hamil muda cenderung mengalami diare.

Walaupun cukup mengganggu dari sisi ibu hamil, perubahan hormon ini justru bermanfaat bagi janin. Sebab, lambatnya saluran pencernaan ibu hamil akan memudahkan janinnya saat menyerap nutrisi yang dibutuhkan. Alhasil, pertumbuhan janin menjadi lebih maksimal.

2. Perubahan pola makan

Banyak wanita yang melakukan perubahan pola makan yang cukup drastis ketika mereka tahu bahwa mereka sedang hamil. Biasanya, ibu hamil akan memperbanyak makan sayur dan buah untuk memenuhi asupan serat harian – juga minum air putih untuk melancarkan pencernaan.

Memang, hal ini bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan janin tapi di sisi lain, perubahan pola makan secara tiba-tiba ini juga dapat ‘mengagetkan’ sistem pencernaan ibu hamil. Ini sebabnya, ibu hamil jadi rentan terkena diare di trimester pertama.

Selain itu, ibu hamil cenderung lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Mungkin saja makanan yang sudah sering Anda makan sebelumnya tidak menimbulkan gejala apa pun, namun memakannya saat hamil justru membuat Anda sakit perut atau diare.

3. Vitamin kehamilan

Mengonsumsi vitamin prenatal saat hamil jelas sangat baik untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Sebab, vitamin prenatal mengandung zat besi, folat, dan kalsium yang dibutuhkan untuk mencegah cacat bayi dan hilangnya kepadatan tulang pada ibu hamil. Namun nyatanya, vitamin ini juga dapat memberikan efek samping berupa sembelit dan diare.

Ibu hamil dianjurkan untuk berhenti minum vitamin prenatal selama beberapa hari untuk meredakan gejala diare. Segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

4. Infeksi parasit atau virus

Menurut Women’s Healthcare Topics, wanita hamil rentan terkena virus atau parasit usus selama kehamilan. Ketika virus atau parasit usus berhasil masuk dan menginfeksi organ pencernaan, maka inilah yang menyebabkan timbulnya diare saat hamil muda.

Untuk memastikan penyebabnya, segera konsultasikan ke dokter saat Anda mulai mengalami diare saat hamil di trimester awal.

Apakah masalah diare saat hamil muda berbahaya untuk janin?

perkembangan kehamilan 2 minggu

Diare saat hamil umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Walau terkesan sepele, kondisi ini dapat berubah menjadi masalah serius jika tidak ditangani sesegera mungkin.

Pasalnya, diare yang terjadi secara terus-menerus dapat membuat volume air ketuban berkurang akibat keluarnya cairan selama diare. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan janin menjadi terganggu, bahkan berisiko keguguran.

Maka itu, ibu hamil dianjurkan untuk perbanyak minum air putih, jus buah, atau air kaldu untuk mengganti elektrolit yang hilang selama diare. Air putih dapat membantu mengisi kembali cairan yang hilang selama diare, sedangkan minum jus buah dapat membantu menambah asupan kalium yang penting untuk ibu hamil. Sementara itu, air kaldu bermanfaat untuk mengisi kembali asupan natrium yang dibutuhkan.

Jika diare saat hamil tak kunjung hilang, segera konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jika diare disebabkan oleh adanya bakteri atau parasit dalam tubuh ibu hamil. Perubahan apa pun yang terjadi pada diri Anda selama kehamilan, pastikan untuk selalu berkonsultasi ke dokter untuk menjaga kesehatan kandungan Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca