5 Perubahan Gaya Hidup Jika Anda Mengidap Pradiabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Anda pasti sudah tak asing lagi dengan penyakit diabetes. Namun, apakah Anda pernah mendengar istilah pradiabetes atau prediabetes? Pradiabetes atau yang lebih sering disebut prediabetes adalah kondisi di mana kadar gula Anda lebih tinggi dari biasanya namun belum dikatogerikan ke penyakit diabetes. Orang yang telah didiagnosis prediabetes harus mengubah gaya hidupnya, karen jika tidak, prediabetes Anda pasti akan berlanjut jadi diabetes tipe 2, dan risiko Anda terkena penyakit jantung serta serangan stroke pun semakin meningkat tajam. Lantas bagaimana caranya? Simak tipsnya dalam artikel ini. 

Apa itu prediabetes?

Pradiabetes atau prediabetes adalah suatu kondisi  di mana seseorang memiliki kadar gula yang di atas normal tetapi belum bisa didiagnosis sebagai diabetes. Sederhananya, seseorang yang mengidap pradiabetes bisa disebut sebagai calon penderita diabetes tipe 2. Mengapa demikian? Karena mereka yang saat ini berada dalam kondisi pradiabetes akan berisiko tinggi menderita diabetes tipe 2.

Pradiabetes dapat memengaruhi orang dewasa dan anak-anak. Meski begitu, kondisi ini dapat dinormalkan tanpa memerlukan obat, atau hanya dengan melakukan perubahan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan sehat, perbanyak aktivitas fisik, dan menjaga berat badan.

Perubahan gaya hidup untuk prediabetes

1. Terapkan pola makan sehat

Salah satu kunci perubahan gaya hidup untuk pradiabetes adalah menerapkan pola makan sehat. Pola makan memegang peranan penting untuk mengendalikan gula darah Anda agar tidak berkembang ke diabetes tipe 2. Anda dapat mengubah pola makan dengan mengurangi asupan karbohidrat sederhana seperti terigu, nasi putih, roti, atau mi.

Perbanyaklah asupan sayur dan buah-buahan, serta protein tanpa lemak. Jangan lupa, kurangi juga asupan gula Anda dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari. Bila perlu, gunakan pemanis rendah kalori dan bebas gula yang lebih sehat untuk Anda.

2. Menurunkan berat badan

Obesitas adalah faktor risiko diabetes yang paling besar. Itu sebabnya, jika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, berusahalah untuk menurunkan berat badan sampai Anda mencapai berat badan yang ideal. Meski tidak mudah, penurunan beberapa kilogram berat badan Anda sudah dapat membuat perbedaan besar.

Menurunkan sekitar 7 persen dari total berat badan dengan cara mengubah pola makan yang lebih sehat sudah bisa menurunkan risiko Anda terkena penyakit diabetes sampai 58 persen. Oleh karena itu, pertahankan gaya hidup sehat guna menurunkan risiko Anda kena diabetes di kemudian hari. 

3. Aktif bergerak

Selain yang sudah disebutkan di atas, aktif bergerak juga bagian dari perubahan gaya hidup untuk prediabetes yang wajib dijalani. Rutinlah melakukan olahraga.

Tidak perlu olahraga intensitas tinggi, Anda dapat melakukan jalan cepat paling tidak 30 menit selama 5 hari seminggu. Selain dapat membantu mencegah kenaikan gula darah setelah makan, otot Anda yang aktif setelah olahraga juga akan menggunakan insulin lebih efisien. 

4. Tidur yang cukup

Tingkat stres yang tidak terkendali erat kaitannya dengan kurang tidur. Nah, hal ini tentu akan berdampak buruk pada proses metabolisme tubuh Anda. Masalahnya, prediabetes adalah kondisi yang sangat berkaitan dengan metabolisme seseorang.

Tidak hanya itu, orang yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam selama sekitar 6 tahun berisiko 4 kali lebih besar mengalami pradiabetes karena lonjakan gula darah di atas normal. Kurang tidur juga meningkatkan risiko Anda mengalami resistensi insulin sehingga kadar gula darah naik.

5. Berhenti merokok

Jika Anda perokok aktif, mulai berhenti merokok. Ini karena merokok dapat meningkatkan risiko terkena diabetes di kemudian hari. Berdasarkan berbagai penelitian, diketahui bahwa merokok lebih dapat berisiko terkena diabetes sebesar 50 persen atau lebih dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan perokok berat mempunyai risiko diabetes lebih tinggi lagi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 24/04/2020 . 3 mins read

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . 4 mins read

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . 4 mins read

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 mins read
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 mins read
kopi filter mengurangi risiko diabetes

Kopi Filter Berpotensi Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 4 mins read
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 mins read