Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani Operasi Plastik Jika Punya Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Operasi plastik bisa jadi jalur pintas untuk mendapatkan bentuk wajah yang selama ini diimpikan. Prosedur ini juga mungkin sewaktu-waktu diperlukan bagi orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu untuk memperbaiki penampilannya. Misalnya korban luka bakar atau orang dengan diabetes yang mengalami luka diabetes cukup parah di bagian tubuhnya. Khususnya bagi diabetesi, operasi plastik tidak boleh sembarangan dilakukan tanpa persiapan guna menghindari risiko komplikasi berbahaya. Berikut sejumlah persiapan operasi plastik yang perlu Anda ketahui jika punya diabetes.

Bolehkah orang diabetes menjalani operasi plastik?

Diabetes membuat tubuh Anda memiliki gula darah berlebh akibat ginjal yang tidak mampu memproduksi cukup hormon insulin. Tingginya kadar gula darah bisa mengakibatkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah luka yang tak kunjung sembuh karena dinding pembuluh darah arteri mengeras dan menyempit serta terjadinya kerusakan saraf untuk mengirimkan sinyal rasa sakit menuju otak.

Semua jenis operasi termasuk operasi plastik membutuhkan sayatan. Sayatan ini nantinya akan menjadi luka. Pada orang sehat, luka sayatan sederhana bisa saja mengalami komplikasi. Terlebih jika dilakukan pada pasien diabetes yang kemungkinan besar lebih rentan terhadap perkembangan luka diabetes.

Dikutip dari Livestrong, operasi plastik boleh dilakukan kepada orang dengan diabetes asalkan mereka memantau dan mengontrol ketat kadar gula darah mereka. Anda juga perlu lebih dulu menjalani tes HbA1c untuk menilai kendali kadar glukosa dalam jangka panjang, terutama dalam dua atau tiga bulan sebelumnya. Hasil tes harus menunjukkan angka kurang dari 7 persen jika Anda ingin melakukan operasi plastik. Lebih dari itu, artinya kadar glukosa darah Anda dalam dua hingga tiga bulan terakhir terlalu tinggi dan tidak terkendali sehingga dapat meningkatkan risiko komplikasi selama di atas meja operasi.

Selain itu, operasi plastik dapat memengaruhi bagaimana tubuh merespon insulin. Maka ada baiknya ahli bedah plastik Anda bekerja sama dengan dokter perawatan diabetes Anda agar mereka bisa membuat rencana operasi yang minim komplikasi. Salah satu caranya adalah dengan sesegera mungkin memberikan obat diabetes setelah operasi selesai untuk menekan risiko luka operasi yang tak kunjung sembuh.

pertanyaan yang haru diketahui sebelum operasi plastik

Risiko operasi plastik pada pasien diabetes

Seperti yang telah dijelaskan di atas, salah satu risiko terbesar bagi penderita diabetes yang ingin menjalani operasi adalah luka yang sulit sembuh. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Oktober 2013 dalam jurnal Plastic and Reconstructive Surgery menemukan bukti bahwa pasien diabetes dengan kadar gula darah yang sangat tinggi (lebih dari 200 mg/dl) cenderung mengalami komplikasi luka bedah yang sulit sembuh setelah operasi.

Terbukanya kembali luka jahitan/sayatan operasi terjadi pada 44 persen pasien diabetes dengan kadar gula darah di atas 200 mg/dl. Sementara itu, orang yang kadar gula darahnya normal (sekitar 100 mg/dl atau hasil gula darah sewaktu 140 mg/dl) risikonya hanya sekitar 19 persen.

Selain itu, peningkatan kadar hemoglobin A1c (HbA1C) juga dapat meningkatkan risiko pasien mengalami luka diabetes yang sulit sembuh. Tingkat HbA1C tinggi menandakan pasien mengalami kesulitan untuk mengelola diabetesnya. Terbukanya kembali luka setelah operasi pada orang dengan kadar HbA1C tinggi bisa tiga kali lebih besar dibandingkan dengan orang sehat.

Oleh karena itu, penting bagi pengidap diabetes untuk selalu berkonsultasi dulu pada dokter sebelum melakukan berbagai prosedur medis untuk meminimalisir risiko komplikasi yang bisa memperparah kondisi kesehatan Anda, yang bahkan bisa mengancam jiwa.

Untuk itulah persiapan operasi plastik yang matang sangat diperlukan pada orang-orang yang punya diabetes.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca