Kebanyakan orang menganggap bahwa diabetes adalah penyakitnya orang gemuk, tapi nyatanya orang yang bertubuh kurus pun juga sama-sama berisiko diabetes apabila pola makannya tidak dijaga. Apa penyebab badan kurus juga bisa kena diabetes?

Penyebab diabetes pada orang kurus

Hampir sebagian besar kasus diabetes tipe 2 dialami oleh orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. Namun bukan berarti orang kurus sama sekali terhindar dari risiko terkena penyakit diabetes. Menurut Christoper Case, MD, ahli endokrin di Jefferson City, genetik alias faktor keturunan adalah dalang penyebab badan kurus bisa terkena diabetes.

Studi menunjukkan bahwa risiko diabetes bisa melonjak hingga 3 kali lipat pada orang yang memiliki anggota keluarga dekat dengan diabetes, seperti orangtua atau saudara kandung, ketimbang mereka yang keluarganya tidak punya riwayat diabetes.

Diabetes yang dpengaruhi oleh faktor genetik merupakan diabetes tipe 1, yang bisa diidap oleh seseorang semenjak lahir. Diabetes tipe ini tidak mengenal status gizi dan dapat menyerang orang kurus maupun gemuk. Penyebab dari diabetes tipe 1 adalah kelenjar pankreas yang tidak mampu memproduksi hormon insulin yang cukup bagi tubuh. Akibatnya, gula darah berlebih tidak bisa diolah menjadi energi sehingga makin melonjak.

Selain itu, orang kurus ternyata juga bisa punya lemak tubuh yang berlebihan, terutama di perut. Lemak perut alias lemak viseral adalah jenis lemak yang paling berbahaya. Lemak ini bisa menyebabkan peradangan yang memengaruhi organ hati dan pankreas yang membuat produksi insulin tubuh jadi melemah. Tak jarang, akhinya orang kurus yang berperut buncit pun bisa terkena diabetes tipe 2.

Tips mencegah diabetes, tapi masih bisa tetap makan enak

Diabetes dapat dialami siapapun, termasuk orang yang bertubuh kurus atau memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal.

Meski begitu, diabetes bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Berikut adalah empat hal dasar yang bisa mencegah Anda terkena risiko diabetes, terlepas dari apapun bentuk tubuh Anda — gemuk, kurus, normal.

1. Batasi asupan karbohidrat

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Sayangnya, nasi merupakan sumber karbohidrat sederhana terbesar. Semakin banyak asupan karbohidrat Anda, semakin banyak lemak yang menumpuk dalam tubuh, dan semakin tinggi pula gula darah Anda.

Inilah yang dapat meningkatkan risiko diabetes Anda. Maka, batasi asupan karbohidrat berlebih. Coba ganti dengan makan karbohidrat seperti nasi merah yang lebih kaya serat, atau Anda bisa memilih roti gandum dibandingkan roti tawar biasa.  

2. Cerdas pilih camilan sehat

#HidupEnak memang tidak lengkap tanpa adanya camilan untuk dikonsumsi di waktu senggang. Namun awas, camilan yang tidak tepat bisa mengancam kesehatan Anda.

Tak perlu khawatir diabetes jika Anda suka ngemil. Kuncinya adalah pilih camilan yang sehat dan kaya akan protein, gizi, dan serat. Konsumsi juga buah-buahan dengan kandungan gula yang rendah seperti apel, jeruk, dan pisang. Buah tersebut memiliki kadar indeks glikemik yang rendah. Di mana bisa membantu Anda terhindar dari risiko kelebihan kadar gula dalam darah.

Camilan mengandung gizi tersebut bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Sehingga keinginan makan terus menerus akan terhalangi karena Anda memilih camilan yang sehat dan baik untuk tubuh.

3. Membatasi asupan lemak dalam makanan

Seperti yang sudah disinggung di atas, lemak jugalah yang menjadi penyebab badan kurus rentan terkena diabetes. Maka, Anda harus batasi asupan lemak tidak sehat seperti lemak jenuh dan lemak trans.

Gantinya, pilih makanan berlemak yang enak namun tetap sehat untuk tubuh. Anda bisa memilih sumber lemak sehat seperti makan ikan, makan buah alpukat, kacang-kacangan, dan menggunakan minyak zaitun untuk pilihan minyak sehat.

4. Jangan lupa terapkan hidup sehat

Setelah menghindari dan membatasi asupan makan tidak sehat. Anda bisa mencoba memulai hidup sehat seperti berhenti merokok dan minum-minuman beralkohol. Anda juga bisa mulai ikut gabung di klub kebugaran atau aktivitas olahraga sehat yang bisa membuat aktif bergerak.

Dengan begitu, lemak dann diabetes bukanlah menjadi suatu yang Anda takuti untuk mencegah risiko diabetes. Karena sejatinya hidup enak dimulai dari diri sendiri dengan memulai pola hidup yang sehat.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca