Pengobatan Diabetes: Insulin Pintar

Oleh

Jika Anda mengidap diabetes tipe 1, mengelola gula darah merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari Anda. Atau, Anda sering memantau kadar glukosa darah dan memutuskan berapa banyak insulin yang Anda butuhkan dan kapan Anda membutuhkannya. Hal ini bisa menjadi sulit dan ada sedikit potensi menimbulkan kesalahan. Namun, bagaimana jika ada jenis insulin yang bisa Anda suntikkan dan tidak perlu Anda pikirkan setiap saat, bahkan untuk memenuhi asupan insulin untuk beberapa minggu dalam suatu waktu?

Para peneliti sedang bekerja pada sebuah solusi yang banyak orang sebut sebagai “insulin pintar” atau smart insulin. Jenis insulin ini bisa beredar dalam aliran darah Anda ini, mengubah dirinya pada saat gula darah Anda tinggi, dan menarik diri ketika gula darah Anda dalam zona aman.

Insulin ini masih dalam tahap perkembangan, tetapi insulin pintar adalah jalan yang menjanjikan dari penelitian yang bisa merevolusi pengobatan diabetes.

Untuk siapa insulin pintar diciptakan?

Diabetes tipe 1 biasanya didiagnosis pada anak-anak atau usia dewasa awal. Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Orang dengan diabetes tipe 1 bergantung pada terapi insulin untuk hidup.

Mengelola penyakit ini membutuhkan pemantauan kadar glukosa darah secara terus-menerus dan menghitung berapa banyak insulin yang dibutuhkan. Meskipun hanya satu hari Anda ceroboh atau melakukan perhitungan dosis insulin yang salah, ini dapat menyebabkan kadar glukosa meroket atau menurun. Di lain sisi, hal tersebut dapat memiliki efek serius pada tubuh.

Dalam jangka pendek, gula darah rendah dapat menyebabkan gejala seperti kegoyahan, pusing, kebingungan, dan sebagainya. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan komplikasi termasuk penyakit saraf, ginjal, dan kerusakan mata. Mengelola gula darah dengan pemeriksaan gula darah rutin dan suntikan insulin membutuhkan perhatian konstan.

Hal tersebut adalah kondisi yang dapat dibantu oleh kehadiran insulin pintar. Insulin yang bisa merasakan kadar glukosa dan bisa menghitung dosisnya sendiri dengan benar akan secara signifikan mengurangi beban orang-orang yang bergantung pada terapi insulin untuk hidup.

Bagaimana cara kerjanya?

Agar berhasil, insulin pintar harus mampu mencapai dua hal. Ia harus dapat merasakan kadar glukosa dalam aliran darah dan menanggapinya dengan melepaskan jumlah yang tepat dari insulin ketika benar-benar diperlukan, dan berhenti ketika tidak diperlukan. Insulin ini juga harus bekerja sepanjang hari tanpa diet, olahraga, stres, atau kegiatan sehari-hari. Jika dapat mencapai hal-hal tersebut, insulin tersebut dapat menjaga kadar glukosa dalam zona aman.

Meskipun insulin pintar belum menjadi kenyataan bagi penderita diabetes, para peneliti telah membuat beberapa kemajuan. Misalnya, para ilmuwan telah mengembangkan sebuah bentuk injeksi obat. Inti obat ini terdiri dari insulin. Ketika kadar gula darah naik, nanopartikel yang mengelilingi insulin memecah dan memungkinkan pelepasan insulin ke dalam tubuh.

Pada tahun 2013, peneliti mempelajari tentang efek “pintar”sistem insulin pada tikus. Hasilnya, diterbitkan dalam ACS Nano, menunjukkan bahwa ia mampu menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat hingga 10 hari.

Masa depan pengobatan

Menurut sebuah laporan pada studi ACS Nano yang diterbitkan oleh North Carolina State University, peneliti tengah berdiskusi untuk menguji sistem insulin untuk percobaan kepada manusia. Organisasi-organisasi lain juga bekerja pada penelitian insulin pintar. Namun, sejauh ini, belum ada yang memecahkan teka-teki insulin pintar.

Orang dengan diabetes tipe 1 terus mengelola kondisi mereka setiap hari. Namun, pengobatan yang lebih efektif, dan dapat dikontrol sendiri mungkin akan segera terwujud.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca