Jenis Keju yang Baik dan Sehat untuk Penderita Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Penderita diabetes harus lebih hati-hati dalam mengonsumsi berbagai jenis makanan. Tidak semua makanan boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes. Salah mengonsumsi makanan bisa meningkatkan gula darah dan memperburuk kondisi penyakit diabetes. Untuk itu, penderita diabetes disarankan untuk membatasi makanan yang mengandung gula tinggi dan kalori tinggi. Bagaimana dengan keju? Apakah penderita diabetes boleh makan keju?

Apakah penderita diabetes boleh makan keju?

Keju merupakan salah satu produk susu yang kaya akan lemak dan kalori. Sehingga, Anda mungkin akan berpikiran bahwa keju tidak baik untuk penderita diabetes. Tapi, jangan salah sangka terlebih dahulu. Penderita diabetes boleh makan keju.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa keju bermanfaat untuk para penderita diabetes. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition tahun 2012 menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi keju sebanyak 55 gr atau sekitar 2 iris keju per hari dapat menurunkan risiko diabetes sebesar 12%.

Kandungan protein yang tinggi pada keju dapat membantu orang dengan diabetes merasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi keinginannya untuk makan berlebihan atau makan makanan yang tidak sehat.

Keju juga merupakan makanan dengan indeks glikemik yang rendah, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Makanan dengan indeks glikemik rendah membuat tubuh lebih lama dalam melepaskan glukosa (gula) ke darah sehingga tidak akan memicu peningkatan gula darah yang berarti. Sehingga, keju bisa menjadi camilan sehat para penderita diabetes.

Keju untuk penderita diabetes

Walaupun penderita diabetes boleh makan keju, tapi jangan sembarangan dalam memiliki keju untuk penderita diabetes. Dalam memilih keju untuk penderita diabetes, sebaiknya perhatikan hal-hal di bawah ini terlebih dahulu.

  • Pilih keju yang rendah lemak. Keju biasanya mengandung lemak dan kalori tinggi. Keju dengan kandungan lemak tinggi bisa mengandung lemak mencapai 40%. Hal ini tentu tidak baik untuk penderita diabetes. Untuk itu, sebaiknya pilih keju yang rendah lemak untuk dikonsumsi dan jangan berlebihan dalam mengonsumsinya. Konsumsilah keju dengan makanan lain (bukan mengonsumsi keju sendirian), dengan roti misalnya.
  • Hindari keju yang banyak mengalami proses pengolahan. Biasanya keju olahan mengandung garam tinggi dan hal ini tidak baik bagi penderita diabetes. Orang dengan diabetes harus menjaga asupan garam kurang dari 2300 mg per hari. Asupan garam tinggi dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga dapat memperburuk diabetes yang berhubungan dengan masalah jantung.

Beberapa jenis keju dengan kandungan garam tinggi dan harus Anda hindari adalah:

  • String cheese
  • Keju feta
  • Keju edam
  • Keju halloumi

Sedangkan, keju yang mempunyai kandungan garam lebih rendah dan bisa menjadi pilihan Anda adalah:

  • Keju cottage rendah garam
  • Keju mozzarella
  • Krim keju
  • Keju emmental
  • Keju wensleydale

Namun ingat, jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi keju, 1-2 iris keju atau satu porsi keju sudah cukup bagi Anda. Dengan begitu, mengonsumsi keju tidak akan memperburuk kondisi penyakit diabetes Anda. Makan banyak keju hanya akan membuat asupan kalori, lemak, dan garam Anda menjadi berlebihan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca