5 Kebaikan Makanan Tinggi Serat untuk Orang Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Bila Anda terkena diabetes, terutama diabetes tipe 2, Anda wajib menambahkan makanan tinggi serat pada menu makanan Anda. Menurut sebuah penelitian terbaru, konsumsi serat dapat membantu mengurangi penumpukan lemak viseral (lemak perut) dan mengendalikan kadar gula darah. Lantas, apa saja manfaat makanan tinggi serat untuk penderita diabetes? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa saja manfaat yang bisa didapatkan oleh diabetesi dari makanan tinggi serat?

1. Meningkatkan sensitivitas insulin

Sejumlah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi lebih banyak serat selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan dapat mengurangi resistensi insulin. Hal ini disebabkan karena serat makanan memiliki efek antiradang dengan menurunkan kadar protein C-reaktif dalam darah yang menandakan peradangan sistemik.

Saat Anda mengonsumsi makanan berserat, serat memproduksi asam lemak rantai pendek di dalam saluran pencernaan. Proses ini akan menghambat pemecahan lemak tubuh menjadi asam lemak bebas. Asam lemak bebas inilah yang menyebabkan terjadinya resistensi insulin pada otot rangka. Karena itulah, makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan resistensi insulin dengan meningkatkan sensitivitasnya.

2. Memperlambat pelepasan glukosa ke aliran darah

Menurut Amy Kranick, seorang ahli gizi sekaligus ahli diabetes bersertifikat dari Vanderbilt University Medical Center di Nashville, serat dapat membantu mengendalikan gula darah dengan cara tertentu, seperti dilansir dari laman Everyday Health.

Serat terdiri dari dua jenis, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Konsumsi makanan yang mengandung serat larut dapat membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga pemecahan karbohidrat menjadi glukosa menjadi lebih lama. Pada saat yang bersamaan, pelepasan glukosa ke dalam darah pun cenderung lebih lambat.

3. Membuat Anda kenyang lebih lama

Konsumsi makanan tinggi serat dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Pada awalnya, makanan tinggi serat akan membuat perut lebih buncit karena strukturnya lebih tebal daripada asupan makanan lainnya. Namun Anda tidak perlu cemas dulu. Sebab setelah itu, tubuh akan mengirimkan sinyal penekan nafsu makan ke otak.

Proses pencernaan makanan tinggi serat akan berjalan lebih lambat sehingga nutrisinya juga diserap lebih lambat. Sel-sel dinding usus kemudian akan melepaskan hormon penyebab rasa kenyang. Akibatnya, Anda cenderung tidak merasa lapar dan terhindar dari kebiasaan ngemil yang dapat memicu gula darah tinggi.

Suatu penelitian membuktikan bahwa makanan tinggi serat membuat Anda mengunyahnya lebih menyeluruh ketimbang jenis makanan lainnya. Maka tidak heran jika Anda lebih meresapi waktu makan Anda dan menjadi lebih mudah kenyang.

4. Mendorong bakteri di usus untuk menyerap lebih banyak kalori

Diet tinggi serat dapat membuat mikroba yang hidup di usus menyerap lebih banyak kalori dari makanan yang Anda makan. Karena porsi makanan lebih banyak diserap oleh bakteri di usus, ini memungkinkan Anda untuk memasukkan lebih sedikit kalori ke dalam tubuh lewat makanan. Akibatnya, Anda jadi lebih mudah mengurungkan niat untuk makan berlebihan.

5. Mengendalikan berat badan

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa diet tinggi serat membuat perut kenyang lebih lama. Artinya, ini dapat membantu mencegah kelebihan lemak dalam tubuh. Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa semakin banyak serat yang dikonsumsi, maka semakin rendah pula berat badan dan lemak tubuhnya.

Beberapa penelitian lainnya turut memberikan hasil yang serupa. Penderita obesitas yang menjalani diet tinggi serat merasakan penurunan berat badan secara moderat. Walaupun tidak terlalu signifikan, penurunan berat badan sekecil apapun ternyata bermanfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Apa saja makanan tinggi serat yang baik untuk penderita diabetes?

Penderita diabetes harus benar-benar mengatur asupan makanannya agar gula darahnya tetap stabil. Para diabetesi sebaiknya membatasi jumlah karbohidrat dan menggantinya dengan lebih banyak asupan serat. Banyak sumber makanan tinggi serat yang memiliki kandungan gula, lemak, dan kalori yang lebih rendah, sehingga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat.

Sumber makanan tinggi serat yang baik untuk penderita diabetes adalah sebagai berikut:

  • Buah-buahan, seperti buah beri, buah-buahan sitrus (jeruk dan lemon), dan pir.
  • Sayuran berwarna oranye, contohnya ubi jalar, labu, kentang, dan wortel.
  • Sayuran hijau, misalnya brokoli, kubis, lobak, dan bayam.
  • Gandum utuh, seperti pasta, beras merah, dan sereal.
  • Kacang-kacangan, contohnya kacang kedelai, kacang polong, dan kacang lentil.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca