Komplikasi Diabetes Bisa Sebabkan Kerusakan Urat Tendon

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda memiliki diabetes dan sering mengeluh sakit saat bergerak, bisa jadi itu karena urat tendon Anda mengalami kerusakan. Tendon sendiri adalah sekumpulan jaringan lunak yang menghubungkan jaringan otot dengan tulang. Lantas, mengapa diabetes bisa sebabkan kerusakan tendon? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

Ini penjelasan kenapa diabetes bisa sebabkan kerusakan tendon

Kerusakan tendon pada diabetes tipe 1 dan 2 terjadi karena satu zat yang disebut dengan Advenced Glycation End Products (AGE), yaitu zat yang terbentuk saat protein dan lemak bercampur dengan gula dalam aliran darah Anda.

Normalnya tubuh akan memproduksi AGE secara lambat dan stabil. Namun, apabila Anda memiliki diabetes, gula ekstra yang terkandung dalam darah Anda justru mempercepat produksi AGE yang pada akhirnya bisa memengaruhi tendon Anda.

Tendon sendiri terbuat dari protein yang disebut dengan kolagen. Sementara zat AGE ini membentuk ikatan dengan kolagen yang bisa mengubah struktur tendon dan memengaruhi fungsinya sebagaimana mestinya. Jika ini terjadi, tendon Anda akan menebal dibanding pada kondisi normal. Akibatnya, tendon jadi tidak bisa menahan beban sebanyak dulu.

Berikut ini beberapa masalah tendon yang mungkin saja bisa Anda alami apabila diabetes Anda tidak terkontrol dengan baik:

  • Sakit bahu (frozen shoulder). Kondisi ini menyakitkan yang membuat Anda tidak bisa menggerakkan bahu, sehingga jangkauan gerak bahu menjadi sangat terbatas. Penyebabnya karena kapsul yang mengelilingi tendon dan ligamen pada bagian bahu Anda mengalami penebalan, pembengkakan dan pengetatan sehingga menimbulkan kekakuan serta nyeri.
  • Carpal tunnel syndrome. Kondisi yang membuat jari tangan Anda mengalami sensasi kesemutan, mati rasa, nyeri, dan daya genggam yang lemah. Gejalanya sering meningkat jika tangan diputar atau digerakkan. Kondisi ini terjadi karena saraf median tertekan atau terhimpit.
  • Kontraktur dupuytren. Suatu keadaan di mana jaringan di bawah kulit menciptakan semacam benang tebal yang dapat menarik satu atau lebih jari tertekuk ke dalam. Seringnya kontraktur dupuytren menyerang jaris manis dan kelingking. Jika tidak segera ditangani, tangan Anda kan menjadi sulit digunakan dan bahkan bisa menyebabkan kecacatan.

Kerusakan tendon sangat menyakitkan sehingga bisa menghambat Anda untuk bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, jika Anda sudah melakukan operasi untuk memperbaiki kerusakan tendon, tendon bisa robek dan mengalami kerusakan lagi. Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga orang dengan diabetes yang menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan tendon bisa saja mengalami kerusakan lagi di kemudian hari.

Lantas bagaimana cara mencegah kondisi ini?

Cara terbaik untuk menghindari masalah urat tendon adalah mengendalikan diabetes Anda. Kontrol gula darah Anda dengan bantuan diet, olahraga, dan disiplin minum obat-obatan yang sudah diresepkan dokter.

Tidak hanya itu, jika Anda memiliki kelebihan berat badan, berusahalah untuk menurunkan berat badan Anda agar menjadi lebih ideal. Selain akan mengurangi tekanan pada tendon Anda, memiliki berat badan ideal juga akan memperbaiki kesehatan Anda secara keseluruhan.

Namun, apabila Anda sudah terlanjur mengalami kerusakan tendon, biasanya dokter akan memberikan perawatan yang meliputi:

  • Pemberian obat penghilang rasa sakit ataupun obat pelemas otot.
  • Terapi fisik dan olahraga yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Pakai splint, yaitu sejenis alat bantu yang digunakan untuk menyokong dan membantu memulihkan anggota badan yang patah, terkilir, atau cedera otot.
  • Dokter Anda mungkin juga akan menyarankan suntik steroid ke sendi Anda yang bermasalah untuk mengurangi nyeri tendon. Akan tetapi, Anda harus paham jika steroid dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dalam jangka pendek. Itu sebabnya, tanyakan kepada dokter Anda terlebih dulu apakah manfaat pengobatan ini lebih besar daripada risikonya atau tidak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit