Tanda-tanda Awal Prediabetes yang Harus Anda Waspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Prediabetes merupakan peringatan awal dari penyakit diabetes. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah mulai melebihi batas normal, namun belum terlalu tinggi untuk dapat dikategorikan sebagai penyakit diabetes.

Kalau tidak segera diantisipasi, kondisi prediabetes bisa menjadi diabetes yang sangat rawan terhadap komplikasi berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, pembuluh darah, ginjal, saraf, dan mata. Itu sebabnya, kenali tanda-tanda awal prediabetes sejak dini untuk mengurangi risiko terkena diabetes sepenuhnya.

Apa penyebab prediabetes?

Sampai saat ini penyebab pasti prediabetes masih belum diketahui. Namun, para ahli meyakini jika faktor genetik dan riwayat keluarga berperan penting terhadap terjadinya prediabates.

Selain itu, prediabetes seringnya dipicu karena pola makan sehari-hari yang tidak sehat, seperti tinggi gula, tinggi kalori, tinggi lemak, dan kurang serat. Minim aktivitas fisik – atau jarang bergerak dan berolahraga juga bisa menjadi faktor penyebab tambahan kondisi ini.

Seseorang yang mengalami prediabetes, membuat tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Terkadang hal ini menyebabkan penumpukkan gula yang terlalu banyak beredar di aliran darah. Nah, kadar gula yang tinggi dalam darah ini bisa menyebabkan komplikasi kesehatan serius, terutama kerusakan pada pembuluh darah, jantung, dan ginjal.

Apa saja gejala awal prediabetes?

Kebanyakan orang tidak menyadari jika mereka sedang mengalami salah satu gejala prediabetes. Dalam kebanyakan kasus, ketika seseorang mulai menyadari adanya gejala, kondisi tersebut telah berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Tapi, ada beberapa gejala paling umum yang bisa jadi indikasi awal prediabetes, yaitu:

Jika Anda mengalami salah satu dari kondisi yang sudah disebutkan di atas, Anda harus waspada. Terlebih jika Anda memiliki riwayat keluarga pengidap diabetes dan darah tinggi serta kelebihan berat badan. Segeralah mengecek kadar gula darah Anda untuk memastikan kondisi ini.

Yang harus dilakukan jika Anda mengalami prediabetes

Penderita prediabetes memiliki risiko lebih besar mengidap diabetes type 2. Meski begitu, dengan melakukan antisipasi dan penanganan yang tepat risiko ini bisa diminimalisir.

Menerapkan gaya hidup sehat merupakan salah satu cara untuk mencegah komplikasi diabetes yang lebih serius. Ada beberapa perubahan gaya hidup yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

1. Menurunkan berat badan

Studi telah menunjukkan bahwa penurunan berat badan yang sederhana – 5 persen sampai 7 persen dari berat tubuh Anda – dapat mencegah atau menunda perkembangan diabetes. Misalnya, jika Anda adalah orang yang beratnya 90 kilogram, kehilangan sekitar 10 kilogram dari berat badan awal Anda dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes.

2. Kurangi asupan karbohidrat Anda

Karbohidrat adalah nutrisi yang paling banyak mempengaruhi gula darah dalam tubuh. Anda bisa mengurangi gula darah dan menurunkan berat badan dengan mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat.

Hindarilah mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih, pasta, nasi, dan keripik, soda, dan jenis makanan atau minuman yang kaya gula. Sebaliknya, perbanyaklah asupan makanan yang non-tepung seperti biji-bijian, gandum, kacang polong, jagung, kentang, gandum, nasi merah, dan kacang merah.

3. Melakukan diet diabetes

Prinsip diet diabetes pada dasarnya bagaimana Anda mengatur porsi kebutuhan gizi dan nutrisi yang seimbang agar tidak membuat kadar gula darah melonjak dengan cepat. Kurangi makanan yang mengandung gula tinggi, dan pilihlah pemanis rendah kalori dan bebas gula untuk mencegah diabetes dan mengontrol asupan kalori.

Jangan lupa, perhatikan juga porsi makannya. Konsultasikan ke dokter atau ahli gizi terlebih dahulu untuk membantu mengetahui kebutuhan nutrisi harian Anda.

4. Aktivitas fisik

Aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga berat badan Anda tetap terkendali, tapi juga membantu Anda memanfaatkan insulin dengan lebih baik. Insulin merupakan hormon alami dalam tubuh yang berfungsi untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Selain itu, hormon ini juga berperan untuk membantu mengontrol kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh. Anda bisa melakukan olahraga kardio atau latihan beban secara rutin setidaknya 3 kali dalam seminggu selama 30 sampai 45 menit. Jika Anda tidak punya cukup waktu untuk berolahraga, lakukanlah aktivitas fisik sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, berenang, berkebun, atau hal lainnya yang Anda sukai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . 4 mins read

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . 4 mins read

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . 4 mins read

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Fakta Unik 27/03/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 mins read
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 mins read
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 mins read
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . 3 mins read