Kadang, masalah sulit hamil bukan karena Anda atau pasangan terlahir tidak subur. Bisa saja kesuburan Anda hanya sedang menurun akibat suatu penyakit yang Anda derita, atau karena obat yang Anda minum untuk mengobati penyakit tersebut. Salah satu penyakit yang bisa menjadi penyebab susah hamil adalah diabetes. Kenapa begitu?

Diabetes menurunkan gairah seksual

Diabetes yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf dan pembuluh darah. Penderita diabetes juga lebih rentan terhadap penyakit jantung. Adanya masalah pada jantung dapat menyebabkan aliran darah menuju area-area sensitif dan organ intim jadi terhambat. Aliran darah yang tidak lancar dan ditambah dengan kerusakan saraf membuat Anda lebih sulit untuk terangsang hingga bahkan menyebabkan gairah seksual menurun sebelum waktunya.

Pada pria, diabetes berpotensi menyebabkan masalah disfungsi ereksi (baik itu sulit mencapai ereksi atau sulit untuk mempertahankannya) dan sulit orgasme (sulit ejakulasi). Bahkan, 1 dari 3 pria yang terkena diabetes mengalami disfungsi ereksi alias impotensi. Sementara itu, wanita rentan terkena infeksi vagina yang menyebabkan hubungan seksual bisa terasa sangat menyakitkan. Wanita pun bisa lebih sulit terangsang dan orgasme akibat kerusakan saraf yang memengaruhi klitoris, tombol seks wanita.

Diabetes pun bisa menyebabkan gula darah rendah alias hipoglikemia. Biasanya ini disebabkan oleh efek samping dari beberapa obat diabetes, misalnya sulfonylurea, tolbutamide, chloropropamide, atau metoprolol. Suntikan insulin juga bisa menyebabkan kadar gula darah menurun drastis. Hipoglikemia pun bisa terjadi saat Anda sedang berhubungan seksual. Pasalnya, aktivitas seks bisa dianggap sebagai olahraga. Sakit kepala, pusing, gelisah, susah fokus, hingga gemetaran yang menjadi akibat hipoglikemia dapat menghentikan gairah seks di tengah jalan sehingga Anda tidak lagi minat untuk melanjutkan bercinta.

Diabetes penyebab susah hamil, benarkah?

Penurunan gairah seksual akibat diabetes bisa memengaruhi kesempatan Anda untuk sukses hamil. memiliki kadar glukosa dalam darah yang terlalu tinggi atau rendah dapat menyebabkan Anda merasa lebih lelah atau lesu, sehingga Anda tidak bergairah untuk berhubungan seksual. Semakin jarang Anda berhubungan seks, tentu peluang hamil juga semakin mengecil.

Diabetes juga diduga kuat dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sperma pria. Kerusakan DNA adalah faktor risiko utama dari kelainan sperma yang dapat berujung pada ketidaksuburan. Ketika kita membicarakan kelayakan sperma untuk membuahi sel telur, ada tiga faktor yang berperan, yaitu jumlah sperma, bentuk sperma, dan gerakan sperma. Jika ada satu saja kelainan sperma dari ketiga faktor tersebut, maka Anda berisiko risiko tinggi terhadap masalah kesuburan atau bahkan kemandulan.

Sebuah penelitian, dilansir dari Web MD, menemukan bahwa volume air mani dari pria diabetes lebih sedikit daripada laki-laki sehat yang tidak mengidap diabetes. Laki-laki yang memiliki diabetes juga lebih berisiko untuk memiliki jumlah sperma rendah.

Pada wanita, diabetes yang tidak diobati dapat meningkatkan risiko Anda mengalami menopause dini. Tubuh Anda telah mengalami resistensi insulin. Bila Anda sudah resisten terhadap insulin, tubuh tidak bisa banyak menyerap gula yang ada dalam darah. Sehingga, kadar gula dalam darah semakin meningkat.

Padahal, hormon insulin tidak hanya berfungsi untuk memecah gula, tapi juga memengaruhi produksi hormon yang dibutuhkan oleh sistem reproduksi dan ovulasi Anda. Salah satunya adalah hormon estrogen yang ikut berperan dalam gairah seksual dan proses pematangan sel telur. Secara tidak langsung, penurunan hormon estrogen dapat menurunkan kualitas sel telur wanita.

Lantas, bagaimana menangani kondisi ini jika ingin hamil?

Belum ada bukti medis kuat yang menyatakan bahwa diabetes mutlak menjadi penyebab susah hamil. Tidak semua orang yang memiliki diabetes otomatis tidak akan bisa punya anak.

Jika Anda menderita diabetes dan berencana untuk hamil, hal yang terpenting untuk dilakukan adalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang menangani penyakit Anda dan dokter kandungan. Diabetes memang tidak bisa disembuhkan, namun bukan berarti kondisi ini tidak bisa dikontrol. Dengan melakukan perencanaan dan persiapan yang matang, kesempatan untuk mendapatkan buah hati pun menjadi lebih tinggi.

Mengendalikan diabetes sebelum merencanakan kehamilan juga penting untuk memastikan kehamilan Anda nantinya selalu berjalan sehat dan bayi yang Anda kandung pun juga demikian.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca