Apakah Toner Bisa Digunakan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pada rangkaian perawatan kulit, toner digunakan setelah mencuci muka dan sebelum menggunakan serum atau pelembap. Penggunaan toner kian populer karena memiliki beberapa manfaat, di antaranya mengembalikan kelembapan kulit hingga dinilai efektif untuk menghilangkan bekas jerawat.

Mengingat banyaknya jenis toner yang beredar di pasaran, apakah semua jenis toner memang efektif untuk memudarkan bekas jerawat?

Ampuhkah toner untuk menghilangkan bekas jerawat?

cara alami menghilangkan bekas jerawat minyak biji anggur

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Anda perlu memahami terlebih dulu jenis bekas jerawat seperti apa yang terdapat pada wajah Anda.

Umumnya, terdapat tida jenis bekas luka akibat jerawat, yakni bekas jerawat atrofi, ice pick, dan hipertrofi.

Bekas jerawat atrofi tampak seperti lubang di kulit dengan tepi yang halus. Bekas jerawat ice pick biasanya lebih dalam dengan tepi yang curam.

Sementara itu, bekas jerawat hipertrofi berada di permukaan kulit serta tampak tebal seperti benjolan.

Untuk mengetahui apakah toner efektif untuk menghilangkan bekas jerawat, Anda perlu mencermati komposisinya.

cara pakai toner

Pilihlah toner yang mengandung eksfoliator kimia berupa glycolic acid. Senyawa ini bekerja dengan menghilangkan lapisan sel kulit mati sehingga bekas jerawat yang tadinya tampak gelap menjadi lebih cerah.

Kendati demikian, glycolic acid hanya efektif untuk mengatasi bekas jerawat halus yang terlihat gelap.

Toner mengandung glycolic acid, atau bahkan produk perawatan kulit lain yang dijual bebas di apotek tidak cukup ampuh untuk mengatasi bekas jerawat yang lebih dalam.

Bekas jerawat seperti ini dapat bertahan pada kulit wajah hingga bertahun-tahun. Penggunaan toner saja tidak cukup sehingga prosedur medis sering kali diperlukan untuk menghilangkan bekas jerawat yang bertahan pada kulit secara permanen.

Perlukah menghentikan penggunaan toner?

toner astringent wajah
Sumber: Verywell Health

Walaupun toner tidak begitu efektif untuk menghilangkan bekas jerawat yang dalam, penggunaannya tetap penting agar jerawat tidak bermunculan pada kulit wajah.

Produk ini membantu mencegah timbulnya jerawat dengan cara sebagai berikut:

1. Menyeimbangkan pH kulit

pH menentukan tingkat keasaman pada kulit Anda. Rentang nilai pH berkisar antara 0-14, dengan nilai 7 menunjukkan pH netral.

Kulit yang pH-nya netral memiliki kadar minyak normal sehingga tidak rentan terserang infeksi dan jerawat. Tanpa jerawat, kulit Anda akan tetap cerah dan sehat.

2. Melembapkan dan menutrisi kulit

Kulit wajah kehilangan kelembapannya setelah Anda membersihkannya dengan sabun. Manfaat lain dari toner adalah melembapkan kulit sehingga kelembutan dan kelenturannya terjaga.

Tak hanya itu, kandungan vitamin dan mineral pada toner juga penting untuk memelihara kesehatan kulit wajah.

3. Membasmi penyebab jerawat

menutupi jerawat

Meskipun tidak semua toner bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat, produk ini bisa membantu Anda menghilangkan penyebabnya.

Toner mampu membantu membersihkan wajah Anda dari tumpukan minyak, sel kulit mati, bakteri, hingga polutan dari lingkungan sekitar.

Meskipun tersedia berbagai macam toner, tidak semuanya efektif untuk menghilangkan bekas jerawat. Hanya toner yang mengandung glycolic acid yang diklaim mampu memudarkan bekas jerawat.

Itu pun hanya jenis bekas jerawat tertentu. Bekas jerawat yang terlalu dalam tetap tak dapat dihilangkan dengan toner.

Jadi, langkah terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan mencegah timbulnya jerawat. Gunakan toner secara rutin setiap hari agar kelembapan dan kebersihan wajah Anda selalu terjaga.

Agar manfaatnya menjadi optimal, selalu ikuti saran pemakaian dan jangan menggunakannya secara berlebihan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca