Hati-hati, Berat Badan Berlebih Bisa Memperburuk Gejala Psoriasis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Obesitas tidak hanya meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Jika Anda memiliki penyakit psoriasis, berat badan berlebih bisa memperburuk gejala yang timbul. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang obesitas dengan lingkar perut besar memiliki risiko dua kali lipat mengalami kekambuhan psoriasis yang lebih parah.

Penyakit psoriasis tidak bisa sembuh, hanya datang dan pergi alias kambuhan

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada kulit. Kulit yang mengalami psoriasis terasa kering dan gatal, pecah-pecah, nyeri, dan panas seperti terbakar, bahkan hingga bisa berdarah.

Penyakit psoriasis tidak bisa disembuhkan karena bersifat kambuhan, terlebih ketika dipicu oleh faktor risiko tertentu. Keparahan psoriasis sangat tergantung pada setiap individu. Pada beberapa orang, psoriasis akan tampak sebagai iritasi ringan; sementara pada orang lainnya, psoriasis akan dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup.

Kenapa obesitas bisa memperparah gejala psoriasis?

Penyebab psoriasis sampai saat ini belum diketahui. Walaupun demikian, beberapa faktor risiko psoriasis bisa memperparah gejalanya — misalnya luka pada kulit, infeksi, dan penggunaan obat-obatan.

Baru-baru ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa risiko psoriasis meningkat dengan peningkatan berat badan dan lingkar perut. Penelitian yang melibatkan 33.734 orang yang diikuti selama 10 tahun ini menunjukkan bahwa berat badan dan lingkar perut yang berlebih dapat meningkatkan risiko psoriasis hingga dua kali lipat. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa pasien psoriasis yang mengalami obesitas ternyata merasakan gejala yang lebih parah.

Peneliti menduga bahwa jaringan lemak, terutama lemak perut (lemak visceral), memproduksi zat kimia adipokin yang memicu peradangan kronis. Beberapa adipokin yang terlihat meningkatkan kondisi peradangan kronik, seperti leptin, visfatin, dan resistin ditemukan dalam jumlah yang lebih banyak pada orang-orang dengan psoriasis. Sebaliknya, adipokin yang bersifat anti-radang (adiponektin) berjumlah lebih sedikit.

Selain itu, makrofag (sel imun) di dalam jaringan lemak juga turut meningkatkan produksi zat kimia yang menyebabkan proses peradangan pada psoriasis, seperti IL-6 dan TNF-α. Tingginya zat kimia yang menyebabkan peradangan tersebut diduga meningkatkan resistensi insulin, menyebabkan gangguan metabolisme lemak, hipertensi, serta meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Kesimpulan

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko kekambuhan penyakit psoriasis. Semakin banyak berat badan dan semakin lebar lingkar perut Anda, semakin tinggi pula risiko psoriasis. Oleh karena itu, penderita psoriasis dapat mengurangi berat badan sebagai langkah untuk mencegah psoriasis yang dialami bertambah parah serta mengurangi frekuensi kekambuhan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 6, 2018 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca