5 Pilihan Obat Dermatitis untuk Meredakan Gatal dan Gejala Lainnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang April 5, 2020
Bagikan sekarang

Peradangan kulit yang disebabkan dermatitis dapat menimbulkan gejala mengganggu. Gejala utama dermatitis adalah ruam kulit kemerahan yang tampak kering bersisik dan bengkak, juga sangat gatal. Kulit yang terdampak dapat terasa sakit atau nyeri ketika disentuh, dan mungkin memiliki lepuhan-lepuhan kecil. Cari tahu pilihan obat dan cara mengobati berbagai gejala dermatitis di artikel ini.

Cara mengobati dermatitis dengan obat dokter

Penyebab dermatitis sebetulnya belum dapat dipastikan. Oleh karenanya, dunia kedokteran juga belum menemukan obat maupun cara mengobati yang sepenuhnya mujarab menyembuhkan dermatitis.

Sampai saat ini, pengobatan dilakukan sebatas untuk mengendalikan gejala. Pengobatan yang direkomendasikan dokter dapat sekaligus membantu Anda menjaga kesehatan kulit dengan menekan kemungkinan kambuhnya penyakit.

Namun, jenis obat yang digunakan sangat tergantung pada jenis dermatitis yang Anda alami dan seberapa parah gejala yang ditunjukkan.

Berikut ini adalah pilihan jenis obat yang umum digunakan untuk mengobati dermatitis:

1. Emolien

Emolien adalah pelembap kulit nonkosmetik yang bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan menjaga kulit tetap lembap sehingga tidak mudah teriritasi. 

Pelembap emolien biasanya tersedia dalam bentuk krim, salep, losion, atau gel. Dokter akan meresepkan sediaan emolien yang tepat sesuai dengan kondisi kulit Anda. Pasalnya, setiap jenis dan kondisi kulit yang berbeda dapat memunculkan reaksi yang berbeda pula terhadap komposisi dalam produk yang digunakan.

Cara mengobati dermatitis dengan emolien mudah, cukup dengan mengoleskan obat tipis-tipis hanya pada area kulit yang terdampak. Oleskan secara hati-hati ke arah tumbuhnya folikel rambut. Jangan menggaruk atau menggosok kulit dengan kasar. Hal ini selain dapat bisa kulit terasa semakin gatal, juga menghalangi folikel rambut untuk melepaskan udara ke permukaan kulit.  

Pakai obat setidaknya 3 kali sehari saat kulit masih dalam keadaan lembap, misalnya setelah mandi. Kulit yang lembap bekerja paling efektif untuk menyerap obat.

Emolien juga bisa dilarutkan dengan air dan digunakan sebagai “sabun” untuk membersihkan tubuh atau “shampo” untuk membersihkan kulit kepala.

Penggunaan obat ini sebaiknya tidak dihentikan sekalipun gejala dermatitis telah mereda. Cara mengobati dermatitis seperti ini dapat menjadi langkah pencegahan atas kambuhnya peradangan kulit. 

2. Salep steroid

Pemakaian emolien cukup efektif sebagai cara mengobati gejala dermatitis bagi sebagian orang. Namun ketika gejala sudah parah, misalnya ruam kemerahan dan rasa gatalnya makin intens, Anda mungkin perlu tambahan obat lain.

Salep steroid adalah obat dermatitis yang biasanya digunakan bersamaan dengan emolien. Obat dermatitis ini efektif meredakan ruam kemerahan dan peradangan pada kulit sehingga menghilangkan rasa gatal dan perih.

Dokter mungkin meresepkan lebih dari satu jenis salep steroid, tergantung pada gejala dermatitis yang Anda alami. Dermatitis dengan gejala parah atau yang terjadi pada area kulit yang lebih sensitif, seperti eksim pada penis, membutuhkan kandungan steroid yang lebih kuat. 

Cara mengobati dermatitis dengan salep steroid adalah dengan mengoleskannya 1-2 kali dalam sehari pada bagian kulit yang terdampak. Pastikan Anda mengoleskannya dengan jari tangan yang bersih. Oleskan obat selalu dalam dosis yang tepat dan ikuti aturan pakai yang telah dijelaskan dokter. 

Tidak ada aturan khusus apakah salep steroidi perlu dioleskan setelah atau sebelum penggunaan emolien. Anda hanya perlu memberikan jeda setidaknya 30 menit di antara penggunaan keduanya. 

Penggunaan salep steroid hanya dibolehkan untuk sementara. Maka ketika gejala dermatitis Anda sudah mereda, hentikan pemakaian obat ini. Pemakaian steroid dalam jangka panjang yang tidak diperlukan dapat meningkatkan risiko efek samping berupa penipisan kulit.

2. Fototerapi

Terapi sinar UV atau fototerapi merupakan cara lainnya untuk mengobati dermatitis di dokter. Fototerapi efektif sebagai cara mengobati gejala dermatitis yang sulit dikendalikan dengan pemakaian emolien dan salep steroid. 

Pengobatan ini dilakukan dengan menembakkan sinar narrowband ultraviolet atau UV-B dan UV-A pada kulit untuk meningkatkan produksi vitamin D dan sistem perlawanan bakteri. 

Menyimpulkan isi artikel ilmiah yang diterbitkan dalam ISRN Allergy, rutin menjalani 3-5 kali sesi fototerapi per minggu selama 1-2 bulan efektif meredakan gejala dermatitis. Namun, fototerapi sebaiknya juga dikombinasikan dengan penggunaan obat dermatitis seperti salep steroid. 

Kendati lebih cepat meredakan gejala, fototerapi bisa menyebabkan penuaan dini pada kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Maka itu sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit sebelum Anda berkomitmen menjalani terapi secara rutin.

3. Imunosupresan

Peneliti telah memelajari bahwa peradangan kulit khas dermatitis berkaitan dengan masalah pada fungsi sistem kekebalan tubuh.

Mereka berpendapat bahwa sistem imun yang bereaksi secara berlebihan dapat memicu gejala. Oleh karena itu, dokter mungkin akan memberikan obat jenis imunosupresan yang bekerja mengendalikan sistem imun.

Obat dermatitis ini bertujuan untuk menghentikan rasa gatal, menyembuhkan kerusakan kulit, dan mengurangi risiko terjadinya infeksi kulit.

Jenis imunosupresan ada banyak, tapi yang biasanya digunakan sebagai obat dermatitis adalah:

Dalam kebanyakan kasus, cara mengobati dermatitis dengan imunosupresan biasanya diberikan pada orang yang memiliki gejala dermatitis taraf sedang hingga parah.

5. Pil atau injeksi steroid

Obat berupa pil steroid oral (diminum) atau injeksi (suntikan) akan diberikan dokter ketika gejala dermatitis semakin tambah parah. Jenis steroid yang biasa digunakan untuk ini adalah prednisone

Kendati demikian, pengobatan lewat jalur oral maupun injeksi sebenarnya tidak direkomendasikan untuk gejala dermatitis ringan. Pasalnya, gejala masih bisa kambuh setelah obat berhenti dipakai, dan mungkin malah bertambah parah.

Terlebih ketika steroid digunakan dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan efek samping yang serius, seperti infeksi bakteri dan virus, penipisan kulit, jerawat, rambut rontok, penurunan tekanan darah, dan lain-lain.

Cara mengobati dermatitis dengan steroid lewat jalur oral maupun injeksi biasanya hanya ditujukan untuk gejala dermatitis akut dengan kondisi peradangan yang parah. Steroid juga hanya boleh digunakan dalam jangka waktu pendek dalam pengawasan dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Metode Perawatan untuk Meredakan Gatal dan Perih di Kulit Akibat Dermatitis Kontak

Rasa gatal dan sensasi perih yang mengganggu akibat dermatitis kontak alergi atau iritan diatasi dengan mudah lewat sejumlah perawatan di rumah.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala

6 Jenis Obat untuk Mengatasi Eksim Kering dan Basah

Peradangan oleh eksim bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau luka terbuka yang basah. Apa saja jenis obat yang tepat untuk eksim kering dan basah?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala

6 Rekomendasi Obat Tradisional untuk Atasi Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik bisa diobati menggunakan sampo antijamur atau obat steroid, tapi terdapat obat tradisional yang bisa membantu meredakan gejala.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala

6 Jenis Dermatitis dan Macam-Macam Gejala yang Ditimbulkannya

Peradangan kulit akibat dermatitis muncul dalam berbagai jenis. Bagaimana perbedaan gejala, penyebab, dan pengobatan macam-macam dermatitis?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala

Direkomendasikan untuk Anda

Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang April 13, 2020
Jenis Sampo dan Perawatan Kulit Kepala yang Tepat untuk Dermatitis Seboroik

Jenis Sampo dan Perawatan Kulit Kepala yang Tepat untuk Dermatitis Seboroik

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang April 13, 2020
Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang April 12, 2020
3 Pilihan Obat Dermatitis Seboroik yang Efektif Atasi Kulit Kepala Gatal Bersisik

3 Pilihan Obat Dermatitis Seboroik yang Efektif Atasi Kulit Kepala Gatal Bersisik

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang April 12, 2020