Kenapa Lenting Cacar Air Terasa Sangat Gatal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Cacar air adalah penyakit menular yang umum terjadi pada anak. Selain menyebabkan demam dan sakit kepala, kulit akan melenting berwarna kemerahan. Bukan hanya pada tangan, ruam merah ini hampir muncul di semua bagian tubuh. Kulit yang melenting terasa gatal dan bisa melepuh kapan saja. Lanta, kenapa ya lenting cacar air terasa sangat gatal?

Tahap munculnya ruam cacar air pada kulit

Cacar air atau dikenal dengan varisela adalah infeksi virus menular yang menyebabkan kulit melenting dan terasa gatal. Lentingan merah pada kulit ini disebut juga dengan vesikel.

Varisela biasanya muncul dalam waktu 10 hingga 21 hari setelah tubuh terkena virus. Sebelum vesikel muncul, satu atau dua hari sebelumnya, pasien biasanya merasakan berbagai gejala, seperti demam, sakit kepala, tubuh terasa lelah dan kehilangan selera makan.

Ruam varisela ini memiliki beberapa tahapan, yaitu muncul muncul bintik berwarna merah pada kulit. Bintik tersebut akan melenting berisi cairan dan mengeras.

Kemudian, dalam beberapa hari akan pecah dan menyebabkan luka. Dalam kasus parah, vesikel bisa menyebar ke seluruh tubuh, sampai ke area tenggorokan, mata, selaput lendir uretra, anus dan juga vagina.

Kenapa ruam cacar air terasa gatal?

cacar air adalah

Ruam varisela yang muncul di sekujur tubuh, cukup mengganggu karena terasa sangat gatal. Kondisi ini membuat pasien jadi sangat gemas untuk menggaruknya. Namun, menggaruk vesikel bisa menimbulkan lecet pada kulit yang sulit hilang. Namun, kenapa benjolan tersebut terasa sangat gatal?

Saat bintik merah sudah mulai melenting berisi cairan bening, akan ada zat kimia yang dilepaskan pada kulit.  Zat kimia tersebut dapat mengaktifkan saraf yang membuat Anda gatal.

Saraf-saraf di lapisan kulit yang terkena zat tersebut, akan mengirimkan sinyal pada otak, bahwa ada benda asing yang menyentuh kulit. Otak akan mengolah pesan dan memerintahkan tangan untuk menyingkirkan zat kimia tersebut pada kulit. Itulah sebabnya vesikel terasa sangat gatal dan Anda jadi sangat bersemangat untuk menggaruknya.

Kapan rasa gatal pada ruam akan menghilang?

anak cacar air

Meski sangat ingin menggaruknya, Anda tidak dianjurkan untuk melakukan hal tersebut. Pasalnya, garukan akan menyebarkan kuman dari kuku tangan ke kulit yang lainnya. Akibatnya, ruam jadi menyebar ke bagian tubuh lainnya. Bahkan, bisa menyebabkan ruam jadi terluka.

Cobalah untuk menahannya, karena rasa gatal akan mulai berkurang dalam tiga atau empat hari. Dalam seminggu lebih, vesikel yang sudah pecah dan menjadi koreng sudah tidak terasa gatal lagi.

Supaya rasa gatal berkurang dan Anda bisa menghindari luka pada ruam, ikuti beberapa langkah berikut ini:

  • Pastikan memotong kuku dan mengikir ujungnya supaya tidak terlalu tajam dan melukai ruam
  • Jaga kebersihan tangan dengan rutin cuci tangan
  • Berendam air hangat selama 20 hingga 30 menit untuk menjaga kulit tetap bersih dan meredakan rasa gatal
  • Gunakan sabun bayi untuk membersihkan tubuh dan lebih aman bagi kulit Anda yang sedang sensitif
  • Keringkan tubuh dengan menepuk-nepukkan handuk berbahan lembut
  • Pilih pakaian longgar yang berbahan lembut
  • Oleskan losion untuk mengurangi rasa gatal serta membantu lepuhan jadi lebih cepat kering
  • Minum obat yang sudah diresepkan oleh dokter
  • Hindari tubuh berkeringat dengan menjaga suhu kamar tetap stabil

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Penyebab utama penyakit cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster. Bagaimana infeksi memengaruhi keparahan penyakit? Bisakah sembuh dengan sendirinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 20 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Obat Tradisional yang Membantu Penyembuhan Cacar Air Secara Alami

Selain pengobatan medis, obat tradisional yang berasal dari beberapa bahan alami turut membantu proses pemulihan cacar air. Bagaimana cara membuatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 16 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit

Apa Saja Perbedaan Cacar Air dan Campak?

Cacar air dan campak sama-sama menimbulkan ruam merah di kulit. Meski tampak mirip, keduanya berbeda. Apa saja perbedaan cacar air dan campak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dermatologi, Health Centers 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Obat Cacar Air, Dari Obat-obatan Medis Hingga Perawatan Di Rumah

Dengan minum obat, gejala cacar air yang mengganggu bisa segera diatasi, termasuk lenting lebih cepat mengering tanpa berisiko menyebabkan infeksi bakteri.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 19 Maret 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit infeksi pada anak

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Vaksin cacar air

Vaksin Cacar Air (Varisela), Ketahui Manfaat dan Jadwal Pemberiannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit
Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Jenis cacar

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit