5 Penyebab Leher Bayi Kemerahan dan Apa yang Bisa Ortu Lakukan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bayi memiliki kulit yang sangat jauh berbeda dengan orang dewasa. Tidak hanya tekstur kulit yang lebih halus dan lembut, tapi kulit bayi umumnya juga lebih sensitif dan rentan terhadap masalah. Jika Anda perhatikan, si kecil mungkin kerap kali risih dan merasa tidak nyaman karena timbul ruam kemerahan di bagian-bagian lipatan tubuh, termasuk leher salah satunya. Lantas, apakah leher bayi merah ini merupakan kondisi yang harus dikhawatirkan atau tidak?

Apa penyebab leher bayi merah?

Ruam kemerahan yang tampak jelas di leher bayi sebenarnya merupakan kondisi umum pada bayi di rentang usia empat sampai lima bulan. Bila kemudian Anda menemukan leher bayi merah dan ini cukup mengganggu aktivitas si kecil, beberapa hal ini mungkin jadi penyebabnya:

1. Iritasi kulit

Kebanyakan bayi biasanya tampak menggemaskan, bukan? Terlebih karena badannya yang gemuk dan pipinya yang tembam. Meski lucu, ini bisa menjadi salah satu faktor leher merah bayi. Pasalnya, bayi yang berbadan gemuk biasanya memiliki leher yang berlipat-lipat pula.

Lipatan di leher ini nantinya akan memicu kelembapan, ditambah dengan gesekan terus-menerus ketika bayi menggerakkan kepala dan badannya. Semua hal ini lama-lama berperan dalam menimbulkan iritasi kulit, yang ditandai dengan munculnya rasa gatal dan kemerahan di leher buah hati Anda.

2. Infeksi jamur

Selain akan menyebabkan iritasi kulit, kondisi kulit yang lembap serta produksi keringat berlebih di area lipatan leher bayi juga akan menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan jamur. Infeksi akibat perkembangan jamur ini adalah salah satu penyebab paling umum ketika tiba-tiba leher bayi merah.

3. Biang keringat

Miliaria, atau yang lebih akrab dikenal sebagai biang keringat, sebenarnya bisa menyerang siapa pun. Namun, kelenjar keringat di usia anak-anak biasanya masih mengalami perkembangan, sehingga lebih rentan terkena biang keringat.

Saluran keringat, yang seharusnya berperan sebagai tempat pengeluaran keringat, justru tersumbat sehingga membuat keringat yang ada di bawah kulit tidak dapat keluar dengan lancar. Akhirnya, muncullah biang keringat bersama dengan rasa gatal dan kemerahan di leher si kecil.

4. Tanda lahir

Berbeda dengan penyebab yang telah dijelaskan sebelumnya, penyebab leher bayi merah yang satu ini tidak menimbulkan gejala atau keluhan apa pun. Anda hanya akan melihat corak abstrak berwarna kemerahan di kulit si kecil, yang ternyata adalah tanda lahir.

Jangan panik dulu, karena ini merupakan kondisi normal yang tidak perlu dikhawatirkan. Pelebaran pembuluh darah di bawah lapisan kulitlah yang memicu munculnya tanda lahir kemerahan. Kondisi ini biasanya akan memudar dalam hitungan minggu atau bulan setelah kelahiran, meskipun ada beberapa bayi yang mengalaminya seumur hidup.

5. Eksim

Eksim adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bercak merah, bersisik, kering, hingga mengelupas. Eksim pada bayi biasanya akan berlangsung sejak kelahiran sampai usianya menginjak satu tahun. Penting untuk memerhatikan beberapa pemicu eksim, meliputi penggunaan produk perawatan kulit, bahan pakaian, air liur, serta kulit bayi yang kering.

merawat kulit bayi

Bagaimana cara mengatasi kemerahan di leher bayi?

Sebagian besar kasus kemerahan di leher bayi akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Namun, memang dalam masa-masa ini Anda mungkin akan dibuat kewalahan karena si kecil tampak sangat rewel dan tidak nyaman dengan kondisinya.

Jika ini terjadi, sebaiknya mulai dengan memakaikan bayi baju berbahan katun agar lebih mudah menyerap keringat. Pertimbangkan juga untuk menggunakan detergen khusus baju bayi saat mencuci semua pakaiannya.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak Anda bila Anda berencana menggunakan krim atau lotion guna meredakan kemerahan dan gatal di leher bayi. Apalagi bila usia si kecil masih kurang dari enam bulan.

Sebab tidak menutup kemungkinan bayi memiliki alergi yang justru dapat memperparah masalah kulitnya. Anda bisa membantu menenangkan peradangan di kulit bayi dengan memberinya kompres dingin di area kulit yang bermasalah. Tepuk-tepuk hingga area tersebut kering setelah selesai kompres dingin.

Di sisi lain, yang paling penting dari itu semua adalah senantiasa menjaga kebersihan kulit si kecil. Pastikan Anda rajin memandikannya secara teratur, mengganti seluruh pakaiannya, menggunakan perawatan kulit yang tepat, serta hal-hal lainnya yang bisa membantu merawat dan mencegah masalah pada kulit leher bayi dan bagian tubuh mana pun.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca