Kenapa Batuk Terlalu Keras Bikin Mual dan Ingin Muntah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Mual, muntah, dan batuk merupakan bentuk mekanisme pertahanan yang dipicu oleh tubuh dalam upaya untuk menjaga organisme berbahaya yang berpotensi menyerang tubuh. Sayangnya, saat mual, muntah dan batuk terjadi bersamaan, biasanya hal ini merupakan tanda dari suatu kondisi medisi tertentu. Lantas apa penyebab batuk sampai muntah? Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab batuk sampai muntah

Sebenarnya tubuh kita memang dilengkapi dengan refleks batuk, artinya jika ada benda asing yang masuk atau ada sesuatu di saluran napas, akan merangsang reseptor batuk yang ada di sana sehingga timbul batuk dengan tujuan untuk mengeluarkan benda asing tersebut.

Tidak jarang jika seseorang mengalami batuk yang terlalu kuat dapat menyebabkan muntah karena adanya tekanan di perut. Oleh karena itu penyebab bantuk sampai muntah pada dasarnya sama dengan penyebab batuk parah yang tidak terkendali. Namun ada juga beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan Anda batuk sampai muntah akibat dari infeksi ataupun non infeksi penyakit tertentu. 

Penyebab karena infeksi

Infeksi saluran pernafasan yang menyebabkan batuk juga bisa menyebabkan muntah. Berikut ini adalah beberapa kondisi medis akibat infeksi menular yang menyebabkan batuk sampai muntah.

  • Pertusis (batuk rejan) adalah infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis. Batuk yang parah merupakan gejala fase kedua dari penyakit ini bahkan bila tidak ada gejala lainnya.
  • Tuberkulosis paru adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Ini adalah penyakit paru kronis yang serius yang bisa menyebabkan kematian. Kehilangan berat badan, keringat malam dan batuk berdarah adalah beberapa gejala lainnya.
  • Influenza (flu) adalah infeksi virus yang bisa menyebabkan batuk kering. Biasanya tidak cukup parah untuk memicu muntah. Namun, gastroenteritis virus kadang kala terjadi dengan atau segera setelah flu dan muntah merupakan gejala umum gastroenteritis.
  • Bronkitis akut adalah infeksi saluran pernapasan yang umum yang melibatkan bronkus dan disebabkan oleh virus atau bakteri. Seringkali timbul dengan atau segera setelah flu. Batuk produktif yang terus-menerus terkadang menyebabkan muntah pada kasus yang parah.

Penyebab karena non-infeksi

Ada beberapa kondisi medis non-infeksi dan kebiasaan pola hidup sehari-hari yang ternyata juga bisa menyebabkan batuk sampai muntah, yaitu:

  • Asma adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan dalam saluran pernapasan. Peradangan ini membuat saluran pernapasan bengkak dan sangat sensitif. Gejala asma selain sesak napas umumnya timbul batuk yang terkadang membuat penderitanya sampai susah tidur. 
  • Post nasal drip terjadi ketika ingus yang berlebihan terakumulasi pada bagian belakang tenggorokan dan menyebabkan perasaan ingin muntah. Kondisi ini dapat menyebabkan batuk atau sakit tenggorokan kronis.
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit saluran pernapasan ireversibel yang sering dikaitkan akibat merokok tembakau. Batuk terus-menerus merupakan gejala utama dari bronkitis kronis.
  • Penyakit gastroesophageal reflux (GERD) yaitu kondisi di mana asam lambung mengalir ke sepanjang esofagus atau kerangkongan (saluran yang menghubungkan mulut ke lambung), yang dapat menyebabkan rasa terbakar di dada atau gejala lainnya. 
  • Mengonsumsi obat tekanan darah seperti ACE inhibitor yang terkadang menyebabkan batuk kronis yang parah. Obat ini biasa digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung.
  • Merokok tembakau secara berlebihan dalam waktu singkat dapat menyebabkan batuk akibat iritasi pada saluran pernapasan. Tingginya kadar nikotin dan zat kimia lainnya di aliran darah bisa menyebabkan mual yang akan membuat Anda muntah.

Bagaimana cara mencegah agar tidak batuk sampai muntah?

Cara sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan tidak merokok. Tidak merokok adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan Anda. Jangan lupa untuk sering cuci tangan dan menghindar kontak langsung dengan orang yang sakit, akan membantu Anda terhindar dari banyak kuman yang menyebabkan pilek, flu, dan penyakit lainnya yang menimbulkan batuk, mual, dan muntah sebagai gejala.

Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah selalu menjaga kebersihan lingkungan Anda agar terbebas dari alergi, debu, dan iritasi kimia.

Muntah akibat batuk yang tidak sengaja memang tergolong bukan suatu indikasi dari penyakit serius yang membutuhkan darurat medis. Namun jika batuk sampai muntah disertai dengan gejala lain seperti batuk darah, kesulitan bernafas atau nafas terlalu cepat, bibir, wajah, atau lidah berubah biru atau berwarna gelap, memunculkan gejala dehidrasi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 17, 2017 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca