Obat Batuk Sebenarnya Tak Bisa Menyembuhkan Batuk Anda

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/04/2020
Bagikan sekarang

Saat Anda batuk, apa yang Anda lakukan? Langsung membeli obat di apotek terdekat dan kemudian meminumnya? Pasti Anda berharap obat batuk yang Anda minum bisa membuat kondisi Anda lebih baik. Tapi apa yang Anda dapat? Batuk tak kunjung hilang walaupun sudah minum obat. Mungkin, obat yang Anda minum salah atau memang tidak ampuh menyembuhkan batuk.

Ya, beberapa penelitian menyatakan jika obat batuk sebenarnya tidak mampu membuat batuk Anda hilang. Mengapa? 

Kenapa obat batuk tidak ampuh menyembuhkan batuk?

Obat batuk di warung adalah andalan semua orang yang sedang diserang batuk. Tetapi, beberapa penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa obat warung tidak ampuh membuat batuk reda. Mengapa?

Pada dasarnya, batuk adalah bentuk dari respon tubuh yang normal. Ketika Anda batuk, tubuh sedang berusaha mengeluarkan zat asing di dalam tenggorokan yang bisa mengganggu kesehatan Anda. Batuk disebut-sebut gejala yang paling sering dan banyak terjadi. Bahkan menurut survei, terdapat 30 juta lebih orang yang pergi ke dokter dan mengeluhkan gejala batuknya.

Lalu kenapa obat batuk tidak benar-benar bisa membuat Anda sembuh dari batuk? Batuk yang Anda alami bisa disebabkan oleh beberapa hal. Sebagian besar gejala batuk disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Sementara, obat batuk yang ada di pasaran tersebut tidak bekerja untuk mematikan dan mengalahkan virus. Kebanyakan obat hanya akan membuat gejala batuk Anda mereda.

Memilih obat batuk berdasarkan fungsinya

Jangan hanya karena sudah tidak tahan dengan gejala batuk yang dirasakan, Anda membeli dan minum obat batuk apapun yang ada di toko obat dengan embel-embel ‘paling ampuh’.

Meski terlihat sama, obat-obat batuk tersebut pada dasarnya berbeda-beda jenis dan kegunaannya.

Agar tidak makin parah dan justru ampuh menyingkirkan batuk, berikut jenis obat batuk beserta fungsinya di dalam tubuh:

  • Ekspektoran, yaitu obat yang berguna untuk membuat mukus atau lendir di tenggorokan berkurang dan membuat Anda lebih mudah untuk batuk. Oleh karena itu, obat jenis ini lebih cocok diminum oleh orang yang mengalami batuk berdahak, agar dahaknya lebih mudah untuk dikeluarkan.
  • Supresan, merupakan obat bekerja meredakan batuk dengan cara menghalangi tubuh melakukan refleks batuk. Bahan obat yang dapat melakukan hal tersebut adalah dextromethorphan, yang bisa Anda lihat di bahan atau komposisi obat yang Anda beli. Jenis obat ini cocok untuk meredakan batuk kering yang Anda rasakan.
  • Kombinasi beberapa obat. terkadang, ada merek obat yang tidak hanya mengandung ekspektoran atau supresan saja. obat tersebut terdiri dari kedua bahan tersebut, bahkan ada juga komposisi obat-obatan lain seperti dekongestan. Dekongestan ini berguna untuk meringankan gejala pilek dan meredakan saluran napas yang tersumbat.

Apabila Anda masih terus mengalami batuk setelah tidak ampuh minum obat, sebaiknya langsung periksakan diri ke dokter agar mendapatkan tindakan yang tepat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020