Benarkah Minum Sirup Obat Batuk Bisa Bikin Cepat Hamil?

Oleh

Pada pertengahan tahun 1980-an, sempat beredar kabar bahwa minum sirup obat batuk bikin cepat hamil. Tak sedikit orang yang percaya dengan teori ini dan mencobanya hingga saat ini. Pasalnya, mengusahakan kehamilan memang bukan hal yang mudah. Sementara itu, teori bahwa obat batuk bisa meningkatkan kesuburan kedengaran begitu mudah dan sederhana. Namun, apakah benar obat batuk bisa meningkatkan kesuburan wanita? Simak saja jawabannya berikut ini.

Dari mana datangnya anggapan sirup obat batuk bikin cepat hamil?

Salah satu kandungan yang cukup kuat dalam sirup obat batuk adalah ekspektoran bernama guaifenesin. Fungsi kandungan tersebut adalah meningkatkan produksi air liur dan lendir pada saluran pernapasan Anda. Dengan begitu, dahak yang terjebak di tenggorokan dan saluran pernapasan pun jadi semakin encer sehingga mudah dikeluarkan.

Berangkat dari teori tersebut, guaifenesin juga diyakini mampu mengencerkan lendir serviks pada masa ovulasi. Karena itu, sel sperma akan lebih mudah dan cepat bergerak menuju sel telur. Sementara kalau lendir serviks Anda terlalu tebal dan padat, sel sperma akan sulit menembusnya dalam perjalanan menuju sel telur. Inilah mengapa banyak orang percaya sirup obat batuk bikin cepat hamil.

Apakah sudah teruji klinis?

Sejauh ini, baru ada satu studi klinis yang menguji keampuhan sirup obat batuk dalam meningkatkan kesuburan. Dalam penelitian yang dilakukan pada tahun 1982 tersebut, dilaporkan bahwa kehamilan yang terjadi setelah minum obat batuk lebih tepat jika disebut sebagai kebetulan atau efek plasebo. Plasebo sendiri berarti obat “kosong” yang tidak akan menyebabkan perubahan apa pun pada tubuh, tapi bisa menciptakan sugesti dalam pikiran bahwa obat pasti ampuh untuk mengatasi masalah kesehatan Anda.

Efek samping dan risiko overdosis minum obat batuk

Para ahli kandungan tidak menyarankan Anda untuk minum obat batuk supaya bisa lebih cepat hamil. Bila sirup obat batuk memang bisa mengencerkan lendir serviks Anda, Anda masih membutuhkan lendir serviks yang tidak sedikit. Padahal, sirup obat batuk tidak bisa meningkatkan kadar lendir serviks yang terlalu kering.

Selain itu, kandungan lain dalam sirup obat batuk seperti antihistamin justru bisa membuat lendir serviks Anda kering dan berkurang kadarnya. Hal ini tentu semakin menyulitkan proses pembuahan.

Belum lagi ada berbagai efek samping jika Anda overdosis atau tidak cocok dengan sirup obat batuk yang Anda minum. Efek samping yang mungkin muncul dari konsumsi obat batuk antara lain alergi, sulit bernafas, mual, muntah, pusing, dan muncul ruam. Menurut para ahli dan tenaga kesehatan, risiko yang mungkin harus ditanggung masih lebih besar daripada potensi manfaatnya untuk kesuburan Anda.

Yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesuburan

Jika Anda dan pasangan memang sedang mengusahakan kehamilan, lebih baik tetaplah menjaga pola hidup sehat, hindari penyebab stres, berhenti merokok, rutin berolahraga, dan makan makanan bergizi seimbang.

Bila muncul kekhawatiran bahwa salah satu atau Anda berdua tidak subur, segera konsultasikan dengan dokter kandungan. Dengan begitu, Anda dan pasangan jadi bisa menentukan pilihan dan langkah selanjutnya.  

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca